
Dion mneghampiri darren yang sedang berbaring ria sedangkan dia kelelahan mencari identitas seorang gadis
"Aiishhh aku lelah sekali"
"Bacakan" dengan malas dion memberitahukan informasinya "maaf darren Dan tuan muda tercinta identitasnya ditutup aku tidak bisa mencarinya Hanya beberapa yang kudapat.
"Dia bersekolah di starling highs chool sekolah milikmu sendiri, sekarang dia kelas 11 umurnya 16 tahun, namanya fara imbrand, dan dia tinggal di sekitaran perumahan wanita itu saja yang kudapat
Tentang keluarganya tidak ada yang tau, Dan tentang asal usulnya aku juga tidak tau, aku sudah menjelajahi semua website tapi tidak menemukannya seolah-olah seperti ada yang menyembunyikan identitasnya".
"Apakah indentitas pendaftaran masuk sekolahnya tidak Ada ?"
"Ada tapi itu bukan orang tua aslinya, melainkan orang tua palsunya dan tentang orangtua palsunya ini sudah meninggal 3 tahun lalu.
aku sampai menyuruh teman akrabku hacker terkenal itu untuk membantu mencari identitasnya, tapi tidak sedikitpun yang ditemukannya aneh bukan?"
"Hm sepertinya seru"
"Hei apa kau gila ?, ingat umurmu yang sudah tua itu bagaimana bisa kau jatuh cinta pada bocah Kau seperti pedofil " Dion yang ingin menyadarkan darren.
"Siapa yang jatuh cinta pada gadis ingusan itu cih"
"Gengsimu terlalu tinggi darren, ingat kau sudah tua"
"Kau yang tua, usiamu 28 dan aku lebih muda 2 tahun dari mu ck"
Kesal darren.
"Ya ya ya" ucap dion dengan malas.
"Apa jadwal kerjaku tidak ada disekolah itu ?"
"besok Ada jadwal disana, sekolah mengundang anda selaku pemilik sekolah untuk melakukan sosialisasi tentang menjadi pengusaha hebat "
Darren hanya tersenyum kecil tak Ada yang menyadari kalau dia sedang tersenyum
(Author mau liat senyumnya dong darren pelit bngt si, masa senyum di irit iritin is is is)
"antar aku pulang dan selesaikan pekerjaan Ku"
"cih waktu berhargaku harus hilang karna mu"
kesal dion
"antar aku pulang sekarang"
skip pulang
______________________________________________
"hai sayangnya mommy sedang apa?"
"aku sedang duduk mom lihat lah" memperlihatkan dirinya sedang bersantai itu
"bagaimana perusahaanmu apa baik-baik saja?"
"semuanya baik mom, apa kabar mommy dan daddy?"
"kami sangat baik, anak mommy kapan pulang, mommy sanggat merindukanmu"
"aku tak bisa pulang, masih banyak pekerjaan yang menyibukan yang menunggu Ku"
"baiklah jaga dirimu baik baik sayang, jangan lupakan mencari menantu cantik untuk ku"
darren hanya diam saja menatap mata mommynya dengan hanphone.
"dimana daddy?"
"daddy mu sedang tidur sayang lihatlah"
ucap mommy yang sedang memperlihatkan daddynya sedang tidur di paha sang mommy sambil memeluk posesif perut mommynya seperti anak kecil.
darren memaklumi daddynya seperti itu,daddynya memang sangat posesif pada mommynya, banyak pelayan yang direkrut daddynya untuk mengerjakan pekerjaan rumah agar sang putri tidak melakukan pekerjaan rumah
istrinya hanya diperbolehkan makan,tidur istrahat,mengurus dirinya dan anaknya serta menghabiskan uang dalam ATM .
"apa daddy tidak bekerja?"
" daddy mu pergi sebentar lalu pulang lagi, katanya merindukan mommy lalu dia berkata lagi uang ku sudah banyak aku hanya ingin bersamamu" darren hanya bisa diam mendengarkan mommynya berbicara, daddynya benar-benar sangat mencintai momnynya
"Darren sayang umurmu Sudah 26 tahun apa belum menenukan calon menantu untuk mommy nak?" ucap mommynya sedih
"belum mom aku hanya ingin bekerja dulu"
"baiklah puaskan dulu dirimu, tapi jangan lama-lama mommy dan daddymu sudah tidak muda lagi"
"iya mom"
"baiklah sayang jaga dirimu mommy dan daddy selalu menyayangimu, mommy tutup telfonnya sayang bye "
"iya mom"
darren mengingat gadis kecil yang ditemuinya hampir tertabrak itu
"hei gadis kecil kau membuat ku penasaran kenapa identitasmu disembunyikan ?" ucap darren sambil bersandar pada sofa nyamannya.