Brother Is My Love

Brother Is My Love
SUDAH PAKEK BLENDER.



WIJAYA COMPANY


Sebuah acara penyambutan CEO baru yaitu Jonathan wijaya.


"Selamat siang semuanya. Kepada kariawan kariawan wijaya company. Saya DION WIJAYA selaku CEO wijaya company, hari ini resmi mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai CEO di wijaya company ini. Dan akan di gantikan dengan putra semata wayang saya yaitu Jonathan wijaya." Begitulah kata demi kata yang diucapkan oleh dion wijaya. Dan semua pun bertepuktangan, dan ada yang penasaran dengan putra dari ceo perusahaan wijaya.


"Dan kepada anak saya, Jonathan wijaya di persilakan" kata papa dion lagi.


Tak lama setelah itu Jonathan pun naik keatas panggung. Dan dengan di iringi tepuk tangan yang sangat meriah.


Seorang pria tampan, memiliki posture tubuh yang bagus, kulit putih bersih, dengan rahang yang keras, dan mengunakan setelan jas berwarna abu gelap, dan membuat penampilannya begitu sempurna. Banyak kaum hawa kagum dengan seorang Jonathan wijaya, dan tidak hanya remaja bahkan ibu ibu pun ikut isteris.


"Hallo" sambutnya saat berada di atas panggung. Dan dengan sigap para wanita menjawab.


"Hyyy" Katanya serentak. Yayan yang ada di pojok kanan ingin sekali tertawa, akan tindakan bosnya itu.


"Si bos bisa aja bermuka dua, pakek ngegombal lagi di atas panggung. Itu lagi kariawan wanita pada ketipu senyuman manis si bos. Belom tau glaknya kayak buaya kelperan." Batinya sambil menahan tawanya yang melihat kariawan wanita pada riuhh akan senyuman bosnya.


"Saya Jonathan wijaya. Dan mulai hari ini.. saya akan bergabung di wijaya company menggantikan ayah saya sebagai CEO. Dan saya mita... mohon kerja samanya." Kata Jonathan sambil membukukan badannya.


Setelah itu Jonathan memeluk sang ayah, Dan di iringi tepuk tangan.


"Selamat bergabung nak!! Papa srahkan semuanya kepadamu, dan jadilah pemimpin yang baik" pesan papanya kepada Jonathan.


Setelah penyambutan itu... Jonathan di ajak sang papa menuju ruangan ceo yang terletak di lantai 30.


"Lihat nak, papa sudah mendekor ulang ruangan ini. Bagaimana kamu suka?" Tanya papa dion.


"Iya pa jo suka" jawannya dan melihat sekelilingnya. Dia melihat di sana, tertulis begitu jelas CEO JONATHAN WIJAYA. Dia tersenyum begitu tipis hampir tidak terlihat.


"Jonathan selamat kamu sudah menjadi pemimpin di wijaya company" Kata mama tia. Walu tidak di anggap mama tia tetep sabar. Karna dia yakin, sebeku apapun hati anak tirinya itu nanti pasti akan mencair, seperti gunung es.


"Iya" sautnya singkat.


"Baiklah jo! Lakukanlah yang terbaik, papa percaya padamu, dan jangan kecewakan papa." Kata papa dion. Jonathan hanya mengangukaan kepalanya tanpa menjawab.


"Kalu begitu papa sama mama pamit pulang. Ohhh ya..." sambil menunjuk seseorang yang asing baginya.


"Siapa kamu? Apa kamu sekertaris anak saya. " Tanyanya kepada yayan.


"Siapa namamu? . " Tanyanya lagi.


"Saya yayan tuan." Jawabnya sedikit takut.


"Siapa?" Tanya papa dion lagi.. yayan bingung


"Apa tadi kurang jelas" batinnya.


"Yayan tuan" katnya lagi.


"Saya tau nama kamu yayan. Tapi yayan siapa? Yang lengkap dong. Apa kamu tidak punya nama belakang?" Kesal papa dion.


"Ohhh iya tuan saya yayan putra. Umur saya 25 tahun." Katanya dengan tegas.


"Nah begitu, kalok jawab itu harus tegas jangan lempe gitu, dan saya tidak nanya umur kamu, ngapain kamu bilang." Katanya lagi


"Siap tuan biar lengkap" jawabnya dengan tegas. Papa dion pun geleng geleng sambil keluar dari ruangan Jonathan, dan tidak lupa menggandeng tangan istrinya.


"Ahhh anak sama papa sama sama bikin pusing" batin yayan.


"Bos mama anda cantik ya? Awet muda polos lagi. Pantesan papa bos gak perbaling" kata yayan kepada Jonathan. Yayan tidak tau bahwa bosnya itu punya ibu tiri.


"Apa kamu pernah melihat ibumu ngulek sambel?" Tanya Jonathan sambil memainkan pulpennya.


"Pernah bos.. itu dulu. Sekarang sudah pakek blender. " Katanya binggung. Karna kenapa bosnya bertanya seperti itu.


"Mau saya blender mulut kamu? Tanya jonantan dengan tatapan membunuh.


Seketika yayan langsung menutup mulutnya.


"Ma-aaf bos.. saya salah" katanya penuh sesal. Tidak lupa membungkukan badannya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Selmat malam😴


Salam dari mimin.