
Iya kali ini yang berbicara ardelia yang membuat sang papa tertawa.
"Adel mungkin kakakmu lagi diet haha" canda papa dion. Sedangkan Adel dia hanya senyum senyum.. bukan irit makan maksud dia, tapi irit bicara. Sebenarnya adel kasian melihat mamanya seperti ini. Tapi dia tidak bisa berbuat apa.
"Ohhh iya adell, apa besok kamu kekantor?" Tanya papa dion.
"Kayaknya gak dehh pa, soalnya adel ada pemotretan di luar dengan crew" jawabnya. Memang ada apa pa? " tanyanya balik
"Papa cuma mau besok kamu hadir dalam menyambut CEO baru yaitu Kak Jonathan. Dan ada sesuatu juga yang ingin papa sampaikan juga" kata papa dion.
"Ohhh Kayaknya gak bisa pa, aku juga ada pertemuan di kampus, untuk persiapan wisuda nanti. Lagian kalok gak ada aku juga gak ngaruh kan pa" jawab adel. Ardelia ngerti akan posisinya dia juga sadar, ada tidak ada dirinya di sana itu tidak berpengaruh bagi keluarga wijaya.
"Ya sudah jika memang seperti itu" saut papa dion dengan lemas. Sebenarnya papa dion ingin mengumumkan bahwa ardelia adalah anak tirinya dari pernikahan keduanya dengan mama tia.
Suasanan hening hanya ada suara pertengkara antara sendok dan garpu.
"Jonathan.. papa sampai lupa memberitaumu, bahwa ardelia ini.. bekerja di perusaan wijaya. Dia adalah seorang model di sana, dan juga membantu di bagian keuangan. Berkat dia banyak lohh perusahaan yang mau bekeja sama dengan kita" Katanya sambil membanggakan anak gadisnya itu..
Sedangkan ardelia dia tersipu malu akan perkataan papanya.
" Ahhhh papa bisa aja" katanya sambil menyelipkan rambutnya kebelakang telinga. Eetttt tidak lupa dengan senyuman yang malu malu..
"Haha membang benarkan? Kamu pintar, berbakat, dan juga cantik iyakan Jonathan? Tanya papanya ke Jonathan sambil menghadap kejonathan.
"Saya sudah selesai, saya permisi" kata Jonathan lalu pergi kekamarnya.
Semua yang ada disana bengong akan tindakan Jonathan, termasuk ardelia. Senyuman yang terpancar begitu indah seperti matahari yang bersinar cerah sekarang sirna seketika seperti awan hitam yang siap mengeluarkan petirnya.
"Sialan si kadal kardus itu. Jika aku tidak takut dengannya sudah ku subek subek mulutnya dari tadi" batinya sambil memacok macokan garpunya di atas piring sampai kedua orang tuanya kaget.
"Dell kamu apaan sihh garpu kok di mainin aneh kamu ini". Omel mamanyaaa.
"Udahhh ahhh bantuin mama beresin ini dan cepat tidur. Dan ingat jangan main game" . Imuhnya lagi.
"Iyah ma iya" sautnya.
ππππππ
Saat di kamarnya ardelia kembali mengingat kejadian tadi.
"Dasar kadal gak punya otak, pergi gitu aja saat papa nanya kecantikan gwe. Harusnya dia bilang dong ( iya pa adel memang cantik) gitu kek, malah pergi gitu aja.... ihhhhh sebel sebel sebel" amuknya dan melampyasan ke gulingnya.
FLASHBACK
PRAAAAANGGG....
"Maaaaaafff kak adel tidak sengaja" gugup adel. Kali ini ardelia benar benar membuat kesalahan. Niat ingin berbuat baik tapi malah membawa masalah, dan membuat Jonathan mengamuk karna buku tugasnya kesiram minuman.
"Lihat apa yang kamu perbuat ahhh" marahnya
"Maaaaff kak adel cuma mau membawakan kakak minuman" . Tapi adel kepeleset kak" katanya takut takun.
"Tidak bisakah kamu tidak menggangguku? Sudah cukup kehadiran kamu dan ibumu membuat aku tertekan, dan membuat aku kesal dengan kebaikan palsu kalian. Papaku bisa menerima kalian, tapi tidak denganku. Dasar wanita penggoda dan parasit" makinya yang mebuat ardelia menangis dan sakit. Hatinya sakit saat ada yang memaki ibunya.
"Tidak kak... Kakak jangan berbicara seperti itu.. kenapa kakak membenci adel? Apa salah adel kak?" Tanyanya sambil menangis..
"Apa kakak malu punya adik kayak adel? Tapi kak adel kan cantik gak jelek" imuhnya lagi.
"Iya kamu jelek jelek, ibumu juga jelek.. yang mebuat aku muak melihat kalian" jawabnya sabil pergi meninngalkan ardelia.
"Sayang... kamu kenapa hemm? Tanya mamanya sambil mengusap air mata ardelia.
"Ma apa bener adel jelek" tanyanya
"Tidak sayang adel cantik bahkan sangat cantik" hibur mamanya.
"Tapi tadi kata kak jo adel jelek, sampai sampai dia muak melihat adel" adunya sambil menirukan Jonathan tadi.
"Mungin kak Jo asal bicara, karna dia lagi banyak tugas. Jadi gak boleh nangis, nanti beneran gak cantik lagi lohh. Senyum dong anak mama" kata mamanya sambil menghibur ardelia.
"Iya ma". Sautnya sambil tersenyum.
FLASHBACK OFF
"Sebel banget kalok ingat masalalu. Mending mimpi indah aja dah" Katanya sambil memejamkan mata.
ππππππ
Halloo sedikit info ya. Mimin lupa ngasih tau tentang nama ardelia.
Gini ya: Nama lengkapnya ARDELIA PUTRI ATMAJA, tapi di atas ada tertera nama adel. Itu adalah saat ARDELIA kecil dia tidak bisa berbicara R. Jadi R'nya di buang deh kelaut ππ (canda laut). Jadi keterusan deh sampek sekarang hingga ke mamanya juga ikut memangil adel.. (author pun). ππ Selamat membaca ya... salam dari akuuu