Brother Is My Love

Brother Is My Love
BAYANG BAYANG KEMARIN



CUP


Jonathan mengecup puncak kepala Ardelia, dan ikut berbaring di semelah adik tirinya.


Mereka berdua pun tidur terlekap, menuju ke alam mimpi dengan suara gemricik air hujan membuat tidur mereka sangat nyaman. Seperti lantunan lagu air hujan turun dari langit, dan membasahi bumi.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jonathan terjaga dari tidurnya akibat suara ponsel berbunyi. Bunyi ponsel itu milik Ardelia yang menandakan alarm.


"Setengah lima, untuk apa dia bangun sepagi ini." Katanya


Jonathan pun mengganti waktu alarm menjadi jam enam pagi, dan langsung meninggalkan Ardelia. Jonathan pun tidak lupa menyelimuti adiknya.


Jonathan pergi ke apartment miliknya yang di tempati oleh Yayan sekertarisnya.


"Buka pintunya." Begitulah katanya.


Yayan dengan cepat membuka pintu apartment, walaupun sedikit bingung dengan kedatangan bosnya pagi pagi buta.


"Apa ada yang bisa saya bantu bos?" Tanya yayan.


"Tidak.. pergilah lanjutkan tidurmu." Katanya lagi.


"Baik bos, jika ada yang anda butuhkan silakan beri tau saya." Sautnya.


"Hem."


Yayan pun pergi dari hadapan Jonathan. Dan membiarkan bosnya itu melakukan yang dia inginkan.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Pagi pun tiba dengan cahaya matahari yang sudah menyinari alam semesta. Bumi pun masih basah akibat air hujan kemaren. Sedangkan di sebuah apartment, pria tampan sedang mengunakan setelan jas kerja dengan di bantu sekertarisnya. Senyuman di bibirnya membuat dirinya semakin tampan, tidak tau kenapa hari ini hatinya begitu senang, hingga sekertarisnya pun binggung akan keadaan bosnya.


"Apa terjadi sesuatu bos? Saya rasa anda sangat senang hari ini." Tanya Yayan


Jonathan kembali tersenyum, dan dia pun memgatakan sesuatu.


"Apa jadualku hari ini?" Tanyanya balik tanpa menjawab pertanyaan Yayan tadi.


"Ahh iya... Nanti jam 3 sore ada pertemuan penting dengan Mr wiliam dan beberapa perusahaan yang akan ikut mendapatkan proyek ini bos. Seperti yang bos ketahui tander ini bernilai ratusan meliyar bos." Katanya.


"Baiklah saya rasa... kita harus memenagkan proyek ini." Kata Jonathan.


"Pasti bos kita harus memenangkannya, tapi lawan kita juga hebat hebat bos." Kata Yayan lagi.


"Kau beragukan ku?" Kata Jonathan dengan sorot mata mematikan.


"Tidak tidak bos bukan itu maksud saya tap...."


"Sudahlah ayuk berangkat saya tidak ingin terlambat." Kata Jonathan memotong perkataan Yayan.


Yayan hanya mengelengkan kepalanya. Menghadapi sikap bosnya yang sangat plin plan dan kadang kadang menguras emosi.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


"Ardelia apa yang kamu lakukan? Tanya Mike atasan Ardelia.


"Ehh tuan Mike.. hehe maaf saya benar benar gugup kali ini." Katanya


"Lohhh bukannya kamu sudah sering melakukan persentasi? Kenapa masih gugup hem?" Tanya Mike lagi.


"Iya... tapi ini kan lain tuan. Bayangkan saja ini Mr wiliam perusahaan luar negeri yang sangat terkenal. Pesaing kita juga sangat hebat hebat, apa tidak papa jika nanti kalah karna saya Tuan?" Tanya Ardelia.


"Soal kalah menang itu sudah biasa Adel, yang terpenting kita usaha dulu. Jikalau kita memang kalah... angap saja bukan rejeki kita." Saut Mike menyemagati Ardelia.


"Iya tuan.. Trimakasih." Sautnya sambil tersenyum.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


HOTEL


Di semuah hotel bintang lima!! Sudah berlangsung perang kepintaran dan kecerdikan. Berbagai perusahaan sedang beradu memperebutkan perhatian Mr wiliam sebagai seorang klien.


Proyek yang bernilai ratusan milyar membuat perusahaan besar semangat ingin mendapatkannya.


Tiba saatnya Ardelia yang mencari perhatian Mr wiliam. Ardelia begitu mahir dan membuat Mr wiliam tersenyum padanya. Sedangkan Jonathan juga ikut memperhatikannya, dan senyuman tipis mengiasi wajahnya.


Jonathan terus memerhatikan Ardelia, bayang bayang kemarin malam membuat jatungnya menghangat, dan ada sedikit debaran di sana.


Di sini hanya perusahaan sanjaya yang menggunakan sekertarisnya untuk persentasi, bahkan perusahaan wijaya pun Jonathan yang turun tangan.


"Baiklah saya sangat puas dengan ide ide tuan dan nyonya sekalian. Tapi sayangnya saya harus melilih salah satunya." Kata Mr wiliam.


"Hem... Dan saya akan memutuskannya sekarang. Selamat untuk.... SANJAYA COMPANY sebagi pemenangnya." Kata Mr wiliam lagi.


Ardelia sangat senang dan hampir berteriak, tapi dia buru buru menetralkan dirinya dan hanya memegang tangan tuan Mike.


"Selamat Tuan Sanjaya, semoga kita bisa bekerjasama dengan baik. Dan satu lagi pacar anda sangat cantik dan juga pintar, saya sangat suka dengan persentasinya." Kata Mr wiliam sambil menyalami Mike.


"Doakan saja Mr wiliam, semoga cepat menjadi istri saya." Jawab Mike dan membuat Mr wiliam tertawa.


"Hahaha... anda sangat lucu sekali. Baiklah saya akan doakan. Nona Ardelia selampat atas kemenangannya." Kata Mr wiliam sambil menyalami Ardelia.


"Trimakasih Mr wiliam, suatu kehormatan bagi saya bisa bertemu dengan Mr wiliam." Saut Ardelia dengan ramah dan tidak lupa dengan senyuman yang menawan.


Semua orang bertepuk tangan atas kemenangan sanjaya company, dan tidak lupa mengucapkan selamat.


Saat Mr wiliam meninggalkan ruangan itu, dan di ikuti dengan berapa petinggi perusahaan lainnya yang ikut serta memperebutkan proyek Mr wiliam.


"AAAAAHHHHHKKKK"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


DUHHHH DI APAAN TUHHH AMEPEK BERTERIK GITU??


YUKK DUKUNG AUTHOR TERUS YAHHH, JANGAN LUPA LIKE AND COMMENTNYA... BIAR AUTHORNYA TAMBAH SEMANGATπŸ˜˜πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰