Brother Is My Love

Brother Is My Love
AYO KITA KEKAMARMU



Pagi pun tiba, Ardelia siap siap untuk memulai harinya. Berenang adalah salah satu hobinya, mengunakan tengtop dan celan pedek membuat Ardelia semakin cantik dan seksi.


Saat Ardelia mulai menyelam dan dia tidak sengaja melihat seseorang sedang berendam dalam kolam itu. Jonathan iya Jonathan kakak tirinya sedang ada dalam kolam yang sama dengannya.


Dan saat itu juga Ardelia kembali naik kepinggir kolam. Tapi keinginan dari mana tiba tiba Jonathan menarik lengan Ardelia, dan membuat Ardelia kembali masuk dalam kolam.


"AAAHHHHKKKK"


Serangan mendadak dari Jonathan membuat Ardelia kehilangan keseibangannya dan lupa mengatur pernapasaannya karna kaget.


Jonathan panik saat mengetahui adik tirinya itu seperti orang tenggelam, Jonathan buru buru membantu Ardelia mengangkat tubuh ramping itu naik kepinggir kolam.


Rasa takut mulai Jonathan rasakan. Sedangkan Ardelia terus batuk batuk, dan Jonathan menepuk nepuk punggung Ardelia.


Merasa Ardelia sudah semakin membaik, tiba tiba Jonathan menarik ardelia kedalam pelukannya dan mengucapakan.


"Maaf... Maafkan saya." Katanya penuh sesal dan tanpa sadar mencium puncak kepala adiknya itu.


Ardelia kaget? Jekas. Bagaimana tidak, Jonathan kakak tirinya mengucap kata sakral itu utuknya.


"Nak apa yang terjadi? Jonathan apa yang kamu lalukan?" Tanya sang papa kawatir


"Pa Adel tidak papa, ini juga bukan salah kak Jonathan kok. Malahan kak Jonathan yang nolongin Adel." Saut Ardelia


Ardelia sengaja mengatakan itu, karna dia tidak ingin ada keributan lagi.


"Ya sudah kalian gati baju dulu habis itu sarapan mama sudah siapin." Kata mama Tia.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Ardelia sudah membersihkan badannya dan menganti bajunya dengan kaos berwarna putih serta celana pendek yang memperlihatkan kaki jenjang dan mulus itu.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Rasanya seperti mimpi!! (MAAF.... MAAFKAN SAYA). Kata itu selalu terbayang dalam otak Ardelia.


"Apa aku gak salah denger? Masak iya seorang JONATHAN WIJAYA mengatakan kata maaf sihh? Lebih lebih sama aku lagi." Ardelia binggung sendiri dan memutuskan untuk turun kebawah.


Saat Ardelia tiba disana, semua orang sudah menunggunya termasuk Jonathan.


"Wahhh ada sandwich nihh. Maa Adel mau sandwichnya yahh." Katanya kepada mamanya.


"Apa pun untukmu sayang, ambilah sesukamu." Sautnya


"Maaf tuan dan nyonya menggangu sarapannya, itu di depan ada tamu untuk tuan Jonathan." Katanya.


"Siapa." Tanya Jonathan.


"Aduhhh maaf tuan saya lupa menanyakan namanya, tapi yang jelas dia seorang wanita." Sautnya lagi.


"Temui saja dia jo, mungkin ada yang penting." Suruh papanya.


Jonathan pun meninggalkan sarapannya dan pergi menemui tamunya itu.


Saat Jonathan sudah sampai di depan pintu. Tiba tiba wanita itu berbalik dan memeluk Jonathan hingga terdorong masuk kedalam rumah.


"Hukkk hukkkk hukkk."


Ardelia kaget dengan adegan itu. Bagaimana tidak! siapa yang berani memperlakukan Jonathan seperti itu? Bahkan wanita itu dengan berani ingin mencium Jonathan, seperti layaknya wanita yang ada di clab malam.


"Baby i miss you and i love you." Kata wanita itu.


Jonathan terus menghindar saat dirinya ingin di cium, dan berusaha melepaskan pelukan itu.


"Sayang kamu gak kangen sama aku? Bukannya kamu suka di cium dan di peluk? Apa apa kamu malu karna banyak orang disini? Kalok gitu ayok kita kekamarmu aja." Ajaknya


Kini bukan hanya Ardelia terbatuk batuk, tapi juga mama dan papanya, dan jangan lupa para pelanyan yang menundukan kepalanya karna menyembunyikan tawa mereka.


"HAHAHA." Tawa Ardelia.


Ardelia tidak kuat menahan tawanya, melihat adegan drama ini benar benar lucu menurutnya. Muka Jonathan merah menahan malu, sedangkan yang wanita terus ingin mencium Jonathan.


"Ma Adel tidak kuat lagi, Adel mau masuk kamar aja." Katanya dan terus tertawa.


"JESSIE"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Ada yang baru nihhhh😊😊


JANGAN LUPA LIKE AND COMMENTNYA YAHHH


Sayang kalian😘😘