
"Hay kenapa kalian pada bengong?" Tanya mama Adel. "Adel ini kak Jonathan ayok sambut kedatangannya dong hemm" ,, Katanya kamu Kangen dengan kak Jonathan.
Adel pun kaget dengan apa yang di katakan mamanya..
"ihhhh siapa yang kangen dengannya? kurang Kerjaan aja.. udah ahhh,, adel mau mandi" . Adell pun naik ke lantai dua dan masuk kamar, dan tidak lupa dengan menutup pintunya dengan keras sampai menimbulkan suara yang membuat semua orang kaget, termasuk athorππ
"Nak maafin adel ya!! Mungkin dia lagi banyak pikiran" kata mama Adel. Tapi Jonathan tidak peduli dengan itu, dan masih tetap bersikap dingin dan muka yang datar.
"Jonathan papa rindu denganmu nak" . Sambil memeluk sang anak dan menepuk punggungnya seperti layaknya pria sejati.
"Aduhhh udah dong kangen kangenannya buat mama sedih juga" . Sebenarnya mama tia tau, Jonathan masih tidak bisa menerima kehadiranya. Tapi dia bersikap biasa saja. Dia mengerti! mungkin ini masih Sangat menyakiti hati Jonathan.
"Ini mama sudah siapkan mimuman dan cemilan. Kalian memgobrollah mama akan siapkan makan malamnya" timbalnya lagi.
πππππππ
"Jo bagaimana kabarmu?" Tanya papanya sambil meminum kopinya.
"Seperti yang papa lihat, bagaimana denganmu" tanyanya balik. Jonathan masih kesal dengan papanya.
Sabil tersenyum papanya menjawab, " papa kurang sehat jo, makanya papa nyuruh kamu pulang dan teruskan usaha keluarga wijaya. Jika bukan kamu siapa lagi", imbuhnya lagi.
"Bukanya papa punya anak perempuan?" Tanyanya.
"JONATHAN WIJAYA, apa kamu tidak bisa berdamai dengan masalalu? Dan tatap masa depan okh? Jo... kamu sudah dewasa, dan mengertilah akan keadaan, dan ini bukan salah mereka. Apa kamu mengerti akan cinta? Cita bisa membuat kamu bahagia, dan cinta juga bisa membuat kamu sengsara, dan papa juga tau, kamu sudah megalaminya",, sidir papanya yang membuat Jonathan kaget seketika. Yang nyindir hanya cengar cengir.
"A-pa papa tau tentang itu?" Tanyanya panik.
Papanya pun mengangguk dan berkata, "papa selalu mengawasimu jo, apapun itu. Jadi belajarlah menerima mereka. Papa mencintai mama tia jo, dan papa juga harus bertagungjawab akan anaknya! ya itu ARDELIA" .. kata papanya lagi sambil menepuk pudak sang anak..
"ohhh ya dan lagi. Hmmm kamu tampan, seharusnya bisa dapat yang lebih montok dong hahahaaa" .. ledek papanya sabil masuk kedalam rumah.
PAPA,,,,, triak Jonathan.. tapi yang di triaki malah semakin tertawa.
Jonathan saat di kota M pernah menjalani hubungan asmara dengan teman kampusnya. tapi wanita itu malah selingkuh dengan seorang anak pengusaha yang tak lain teman Jonathan sendiri.
ππππππ
"Apa apaan sihh si mama, ngomong gak ada ahlak kayak gitu.. aku kan jadi malu. Ehh tunngu,, lagian si si PRIA KADAL itu ngapain balik lagi sihh kesini? Udahhh bagus dia gak balik balik, kan tentram hidup ini hihihi.. Tapi... kalok dilihat dia ganteng juga yaaa, ganteng banget lagi" katanya sambil senyum senyum.. tiba tiba kesadarannya kembali..
"ihhh Ngapain sihh gwe ngebayangin dia kurang Kerjaan banget sihh, gila kali gwe" .. saking asinya sediri tiba tiba mamanya memangill.
"Dell ayouk turun makan malam dulu.. Nanti pingsan lagi" triak mama tia.
"Iya ma bentar lagi pakek baju" jawabnya.
ππππππ
DI RUANG MAKAN
"Wahhh banyak makanan nihh" kata adel, smbil duduk di samping mamanya.
"Iya dong ini sekalian menyambut kedatangan kakakmu, Iya kan jo?" tanya mama tia... Tapi tidak dengan Jonathan, dia masih diam dan tetap menikmati makanannya. Mama tia tidak menyerah dia harus bisa mengambil hati anak tirinya itu..
"Jonathan ayouk tambah Lagi nak! Sini mama abilkan" ,, baru ingi menaruh nasi di piring Jonathan. Dengan cepat Jonathan menolaknya.
"Tidak usah" ,,, sautnya
"Irit banget".
ππππ
Hallo teman teman.. Mungkin novel ini akan ada beberapa Flashback nya ya.. biar nyambung gitu ceritanyaππ
Β
**SELAMAT MEMBACA**
Β