Become Your Love Expert

Become Your Love Expert
Rencana jahat 1



Friska teduduk lemas, karena ia juga masih syok, kaget dengan peristiwa yang menimpa suaminya. Kemarin saja Albert membuat nya berbunga bunga dan kini membuatnya jantungan, karena memang peristiwa Seperti itu sudah kehendak yang maha kuasa.


Papa Robert sudah membawa istrinya ke ruang perawatan khusus dan kini sedang diperiksa oleh Dokter. Ia juga khawatir dengan keadaan menantu nya yang mungkin jauh lebih syok dan terpuruk.


Pria paruh baya itu segera menuruni tangga untuk melihat keadaan menantu nya.


tak tak tak


“Fris, jangan duduk begitu kotor nak..” gumam papa Robert dengan lembut dan hendak menghampiri Friska.


“Kenapa Albert ga bilang ke aku dulu kalau dia mau ninggalin aku dengan cara gini pa.. hiks..” seru Friska dengan memeluk erat tubuh papa Robert. Sungguh, kini ia benar benar hancur mendengar kabar pilu yang menyakitkan hatinya. Ini diluar kuasanya, karena takdir hanya tuhan yang menentukan.


“Kamu harus sabar, papa yakin Albert pasti cepat ditemukan dan kembali pada kamu” gumam nya menenangkan Friska mengelus punggung belakangnya.


“Tapi andai waktu itu Fris ikut, ga akan gini kita hilang juga sama sama kan pa?” tanya Friska menatap wajah pria paruh baya itu dengan sendu.


“Tapi ini diluar kuasa kita Fris.. andai saat itu kamu ikut juga, mungkin kalian juga akan berpisah ga akan sama sama kan?” gumam Robert.


“Ngga, Fris ga akan melepasin tangan Albert kalau Fris ikut dan kita sama sama jatuh ataupun sama sama mati juga ga apa yang terpenting Fris sama sama Albert.. hiks...” Sahut Friska dengan lirih dan terpotong potong.


“Yang sabar Nak, kita berdoa aja semoga Albert cepat ditemukan dan baik baik saja”


Friska hanya menganggukkan kepalanya, ia masih sangat syok dan langsung melenggangkan kakinya untuk ke kamar nya.


Kini, Friska tengah duduk di rooftop dengan santai dan mengecek handphone saat saat terakhir kali Albert menghubungi nya.


“Tunggu aku, jangan terlalu berharap tinggi kalau aku cepat pulang.. tapi aku akan selalu mengingat rumahku yang sebenarnya, rumahku tempat ku berteduh, yaitu kau Friska Rumah dari segala rumah yang membuatku tenang” kalimat yang tak biasa Albert ucapkan itu terngiang-ngiang di dalam otak Friska, sungguh ia tidak menyangka kalimat itu lah yang Albert ucapkan lewat voice note nya saat terakhir kali Albert menutup chatnya.


Miris, ia selama ini sudah berusaha mendapatkan hati Albert dan menjadi pakar cinta seorang pria kaku dan kejam, namun saat ia merasakan dicintai dan terlindungi, malah Albert yang meninggalkannya. Sungguh takdir yang kejam, tak berpihak padanya . Baru saja ia merasakan kebahagiaan namun kebahagiaan itu hanya sebentar.


“Kenapa, kenapa takdirmu begitu rumit dan membuatku hatiku sangat sakitt., Apa tidak ada kebahagiaan untukku?!!!” teriaknya menggema hingga burung yang ada di pohon pun terbang. Untungnya, seluruh kamar Friska dan rofftop itu kedap suara, jadi tidak ada yang bisa mendengar teriakan Friska itu.


“Ah.. aku tidak boleh putus asa, Albert pasti akan ketemu.. aku tidak boleh sedih, ya hanya aku rumah Albert yang sebenarnya, Albert pasti akan cepat menemuiku jika aku terus berdoa kalau Albert cepat ditemukan” gumam nya memberikan semangat pada dirinya sendiri sembari menghapus air matanya dan ia harus kuat bukan malah cengeng dan menyalahkan takdir kisah cintanya.


Tapi wanita mana yang tidak rapuh, jika seseorang tersayang nya yang menjadi belahan jiwanya itu terjadi peristiwa seperti ini. Entah nasib suaminya seperti apa, tapi Friska berharap Albert akan segera ditemukan dan kembali menemuinya dan mencintainya lagi.


🌤️


Pria misterius itu kini tengah tersenyum puas, sungguh sangat puas karena kecerobohan seorang Albert Leonard. Tidak biasanya Albert bisa membuat rencananya berhasil dengan mudah. Malah memperlancar rencananya Hingga ia berhasil dan tersenyum puas seperti saat ini.


“Hahahahaha akhirnya Tuan Albert!! Akhirnya dendamku terbalas! Ah tidak semoga kau mati saja biar istrimu dan kerajaan bisnis ini akan ku kuasai!! Hahahahaha” seloroh Pria itu dengan tertawa jahat dan puas.


“Kau sini!” ucap pria itu dengan menunjuk asistennya.


“Ya Bos?”


“Ada tugas untukmu, kau harus cari tahu apakah Albert mati atau tidak, dan segera beritahu padaku!”


“Baik, saya akan laksanakan”


'Sebentar lagi milikmu akan menjadi milikku semuanya Albert.. tunggu saja hahahaha. Kecelakaan pesawat mustahil ada yang selamat aku akan bersorak hore jika kau benar benar mati Albert!' batin pria misterius itu masih merutuki dan memaki Albert.


“Dan kau?!! Ada tugas penting untukmu sini!” perintah pria misterius itu kepada salah satu anak buahnya.


“Ada apa Tuan?” tanya nya sembari membungkukkan badannya.


“Kau serang perusahaan utama dan semua cabang Albert” perintahnya.