Become Your Love Expert

Become Your Love Expert
Membuka



Harap bijak memilih bacaan! (21+)


Albert yang sudah dirundungi kemarahan yang sangat tinggi, tidak peduli Friska kini tengah ketakutan.


Albert menghempaskan Friska dengan kasar seolah ia berbadan batu, tidak merasa sakit sama sekali.


Membuka baju nya dengan kasar, Albert membuka satu persatu juga baju yang dikenakan oleh Friska. Menghempaskan nya ke lantai tanpa menghiraukan raungan yang sangat menyakitkan dari Friska.


Albert mencium bibir Friska dengan ganas hingga hingga tidak bernafas dengan baik, Albert memberi sedikit celah untuk Friska bernafas, kemudian turun ke leher dan menggigit nya di sana.


“Ini milikku!” tunjuk Albert dengan suara berat nya menunjuk ke arah leher.


Friska yang belum berpengalaman mengenai hal ini, ia hanya membiarkan Albert berbuat sesukanya. Hingga tidak sadar kini terpampang dua bulatan yang menonjol seperti gunung Krakatau. Albert tidak menyia nyiakan kesempatan ini, ia meremas perlahan bukit gunung Krakatau dan menghisap nya disana hingga si empu merasakan terbang melayang.


“A...ah..Al..bert” desah Friska yang tadi menangis dan ketakutan kini ia telah dipenuhi hawa nafsu yang membara.


Tidak sampai disana, Albert mengecup perlahan apa yang dimiliki Friska dari atas, perut, hingga kini di rawa milik Friska.


Ia hendak membuka celananya, dan terlihat jelas pisang yang sangat kokoh telah siap untuk bertempur memasuki rawa rawa. Friska yang melihat benda seperti itu, ia meringis ketakutan hingga menutup kedua matanya dengan tangannya.


Pisang kokoh itu kini akan memasuki rawa rawa kesukaan nya, mencoba menerobos masuk mencari kenikmatan disana. Sangat susah bagi seorang Albert untuk meruntuhkan benteng pertahanan rawa rawa, namun ia tetap semangat agar bisa menikmati kenikmatan disana.


Friska yang merasa kesakitan seperti ada batu yang menempel, ia menitikkan air matanya karena tidak kuat, ini sangat sangat sakit dan ini yang pertama kali baginya.


“Awhh, Albert sa.. kit!” seru Friska dengan lirih menitikkan air matanya.


“Ini hanya sebentar, aku berjanji akan membuatmu melayang malam ini” bisik Albert di telinga Friska.


Tidak ingin sang istri dipenuhi rasa sakit, ia kini telah berhasil menerobos benteng rawa rawa yang sangat dijaga istrinya, sungguh Albert sangat beruntung mendapatkan Friska. Dan kini pisang nya membiarkan diri sejenak di dalam rawa rawa yang sudah diterobos itu, terasa seperti dipijat pijat. Albert tidak pernah merasakan surga dunia ini sebelumnya.


Albert mencium bibir sang istri dengan lembut, menghisap dan meremas bukit Krakatau itu hingga kini Friska melupakan rasa sakitnya.


Dan Albert merasa beruntung mendapatkan istri yang cantik, baik dan tentu ia juga merasa bangga menjadi yang pertama untuk istrinya. Kemarahan Albert saat itu kini berubah menjadi kelembutan. Ia sudah yakin untuk meyakinkan hatinya untuk menjaga Friska.


“Terimakasih Sayang, aku sangat mencintaimu. Cup” bisik Albert di telinga Friska karena melihat Friska kelelahan akibat ulahnya, ia mencium kening Friska.


Friska yang memang sudah lelah, ia tidak mendengar ucapan Albert. Tanpa sadar mereka kini tidur tanpa sehelai benang pun di tubuh masing masing.


_____________🌨️🌨️🌨️________________


Sedangkan dari kediaman Frought, pria paruh baya itu tengah bimbang ingin mencari Mole. Namun disisi lain, ia ingin mengajarkan dan mendidik putrinya untuk bisa latihan bela diri. Sungguh Frought sangat ketakutan jika ia mencari masalah dengan Albert seorang diri.


Frought tidak ingin nyawanya melayang sia sia karena mungkin ia akan kalah telak melawan seseorang yang sakit di takuti dunia. Pengaruh Albert sangatlah banyak, ia tidak mungkin melawan Albert. Ia harus mendapatkan kerja sama dengan seseorang yang membenci Albert namun juga kekuasaan nya tidak jauh berada dari Albert.


Jika ia hanya seorang diri, maka dipastikan nyawanya akan melayang sia sia. Mudah bagi Albert mengalahkan nya, namun tidak mudah bagi Frought untuk menaklukan penguasa dunia.


Ia melamun membayangkan kegiatannya sehari hari dengan Mole. Meskipun Mole jahat dengan mulut pedasnya, namun ia sebenarnya adalah orang yang baik. Mole hanya dendam pada seorang Albert Leonard yang ia sangka telah menyebabkan kematian putri satu satunya.


'Aku sangat merindukan mu, Tapi aku tidak mungkin menyerahkan nyawa ku sia sia. Aku harus mendapatkan seseorang yang bisa diandalkan dalam hal ini' batin Frought yang sudah kesepian tidak ada seseorang yang memasakkan dirinya dengan putrinya.


“Ayahh!!” teriak Serra karena ia akan berpamitan pada Ayahnya.


Frought menghentikan lamunannya karena sadar ia belum menemui putrinya dan tidak membangunkannya karena terlalu mengingat dan merindukan Mole.


Ia bergegas untuk menemui putrinya yang sudah serak suaranya berteriak teriak memanggil dirinya.


bersambung...


Jangan lupa like dan comment ya teman teman readers tersayang 🌹