Wendy And Boys

Wendy And Boys
Seribu Musim Gugur (3)



_______


Selamat melanjutkan ~


πŸŒΈπŸƒπŸŒΈπŸƒ


_____


_________


Lalu mengapa dia tega melakukannya? Seungwan sudah berulang kali membuat ia hampir mati karena khawatiran. Dan terkutuklah Yoongi, si rubah busuk yang membuat sahabatnya menjadi seperti ini. Namjoon bersumpah atas jiwa raganya, ia akan memberikan pukulan telak nanti. Tunggu saja ketika saatnya tiba!


Sekitar satu jam kemudian, sang pelaku menampakan batang hidunya di lorong rumah sakit, melihat hal itu Namjoon lekas menghampiri Yoongi. Dengan kekuatan penuh Ia memberikan bogem tepat di perut lelaki yang lebih pendek darinya itu, sedangkan yang dipukulnya tersentak kebelakang dengan terbatuk dan rasa nyeri yang mendera perutnya.


"MENGAPA KAU TIDAK CUKUP PUAS DENGAN MASA LALU? DULU, DULU KAU MENGHAMILI WANITA LAIN DAN SEUNGWAN MEMAAFKAN MU, LALU KAU MENGULANG LAGI?!!! DASAR KAU, RUBAH IBLIS!"


Marah Namjoon sembali mendorong Yoongi hingga pria itu terbaring di lantai. Ia menindihnya dan memukul pipi Yoongi dengan lumayan keras.


"Kau pria jadi-jadian, kau bukan pria, tidak ada pria seperti kau, aku bersumpah akan membunuh mu!" serunya sembari belinangan air mata. "Jika kau tak lagi cinta, cukup tinggalkan Seungwan jangan melukainya!" lirihnya menarik kerah Yoongi pandangannya parau penuh kesedihan.


Hoseok dan Seokjin membantu Namjoon agar menyingkir dari tubuh Yoongi. Mereka berdua menyuruh lelaki tinggi itu untuk tetap tenang. Jika Namjoon melakukan tindakan kekerasan lebih dari ini, akan menjadi panjang urusannya mengingat ia merupakan seorang dokter. Bisa saja Namjoon terkena hukum atas menganiayaan kerabat pasien.


Yoongi bangkit dari terbaringnya dibantu oleh Seokjin. Wajahnya menunjukan memar keunguan, pukulan Namjoon tidak main-main rupanya.


"Sebenarnya ada apa? Kenapa kau memukul ku?" tanyanya belum mengetahui apa yang telah terjadi. Dia meludahkan darah dari mulutnya tepat di samping dia berdiri. Rasanya sungguh nyeri, sebenarnya apa salahnya?


Perlu waktu bagi Yoongi untuk mencerna perkataan Seokjin dan ketika sadar langkahnya ia bawa ke bilik dimana Seokjin menunjukannya barusahan namun dicegah Namjoon dan Hoseok yang bersiaga di depan pintu ruangan itu.


"Kau tak boleh masuk, itulah aturannya" ujar Hoseok memperingatkan.


"Hei katakan pada ku, apa yang terjadi hyung? Mengapa Seungwan-ku ada di dalam? Kenapa aku tidak boleh masuk?" tanya Yoongi mencerca Seokjin.


Seokjin menghela nafas pelan, ia tak pernah tahu jika Yoongi orang yang begitu *****, "Mari ikut dengan ku, tak baik membicarakan ini di samping Namjoon" Lelaki jangkung itu pun membawa Yoongi melangkah lebih jauh, ia tak bisa terus membuat Yoongi berada di ruang lingkup pengelihatan Namjoon hal itu bisa saja memicu perkelahian lain mengingat Namjoon yang terbakar api amarah lebih besar daripada dirinya dan Hoseok.


Yoongi dan Seokjin memilih untuk mendudukan diri tak jauh dari dua orang lainnya berada dan disini Ia akan memberitahukan apa yang ingin lelaki jahanam itu dengar.


"Seungwan mencoba bunuh diri, dan beruntungnya Namjoon datang tepat waktu lantas sekarang Seungwan mengalami koma." Teranganya langsung ke inti masalah. "Aku tidak tahu apa yang mendasari tapi aku yakin kau memiliki jawabannya.


Seokjin menoleh, menatap tajam Yoongi. "Benar yang dikatakan Namjoon, lebih baik setelah ini kau tinggalkan Seungwan saja!" pintanya penuh nada mengancam.


_______


Bersambung...


Remake @Gulasagu @Bananaa97__ πŸ€—


#wendy #seungwan #yoongi #suga #wenga