
...💜 Saranghae 💜...
Hari ini adalah hari minggu, hari yang paling ditunggu oleh seorang namja tampan bernama Johnny, dimana di hari minggu ini Ia akan mengajak sang kekasih tercintanya berkencan. Son Seungwan, yeoja cantik nanti imut yang sudah satu tahun ini jadi kekasihnya.
Johnny sudah berdandan dengan rapi dan wangi, siapapun yang melihat pasti akan terpesona oleh ketampannya sekarang. Bagaimana tidak, Ia tidak bedandan saja sudah tampan apalagi ditambah Ia dandan dengan rapi seperti ini.
"Mah aku berangkat dulu ya" pamitnya pada wanita paruh baya yang sedang memasak di dapur.
"Loh kamu sudah mau berangkat nak?"
"Iya mah sudah tidak sabar bertemu calon mantumu"
"Aigo anak mama sudah besar rupanya, ya sudah mama titip salam buat calon mantu mama yang sangat manis itu"
"Siap mamaku tercinta nanti aku sampaikan"
"Huh kapan-kapan kamu ajak main sini bilang kalau mama kangen ya"
"Oke mah mungkin minggu depan baru bisa, Wannie juga bilang kalau dia kangen sama mama"
"Jinjjayo duh mama jadi tidak sabar menunggu minggu depan"
"Sabarlah mamaku sayang nanti kalau aku sudah nikah sama Wannie mama bisa sering-sering bertemu dengannya"
"Ya makannya kamu cepet lulus kuliahnya biar cepet halalin"
"Doakan saja yang terbaik untuk anakmu ini mah sudah dulu ya, aku berangkat bye" namja tampan itupun segera keluar rumah setelah berpamit ria dengan ibunya tak lupa Ia juga mengecup sayang pipi orang yang paling Ia cintai itu.
*
*
*
Tet tett~
Suara bel rumah keluarga Son yang dipencet oleh Johnny membuat sang pemilik rumah segera keluar untuk membukakan pintu.
Ceklek~
"Halo eomma"
"Eh nak Johnny ya, ayo silahkan masuk sayang"
"Terimakasih eomma" Balas sangat tamu seraya masuk mengekor di belakang sang calon mertua aka ibunya Seungwan.
"Tumben pagi-pagi sudah kesini" yah benar ini masih pagi buta karena baru jam tujuh namun Johnny sudah sampai saja di rumah sang pujaan hati.
"Johnny sudah kangen banget sama Wannie hehe"
"Aigo so sweet sekali calon mantu eomma"
"Hehe tidak kok Johnny cuma kangen"
"Yah seperti biasa jam segini anak eomma yang cantik itu masih tidur, ayo silahkan duduk"
"Tidak perlu eomma, Johnny sudah hafal eomma makannya ini pagi-pagi kesini sekalian ingin membangunkan Wannie"
"Iya dia memang kebo kamu yang sabar yah membangunkannya kalau tidak bangun-bangun siram saja dengan air"
"Tenang saja eomma nanti Johnny pasti bisa membangunkan ya sudah Johnny pamit ke kamar Wannie dulu ya eomma"
"Siap eomma sayang"
*
*
*
Johnny membuka pintu kamar yang bertuliskan 'Son Seungwannie' dengan pelan, lalu setelahnya terlihat gundukan imut yang berada di tengah ranjang, sungguh melihat itu Ia rasanya sudah gemas sendiri.
Perlahan Ia mendekati gundukan itu lalu menyibak selimut yang menutupi hampir semua tubuh makhluk manis yang tengah tertidur pulas itu.
"Baby" tangannya mengusap lembut wajah sang kekasih.
"Baby bangunlah ini sudah siang"
Hening, masih belum terlihat tanda-tanda pergerakkan dari sang beruang imutnya.
"Baby bukankah hari ini kita mau berkencan ayo bagun"
Chuph~
Johnny mencium kening Seungwan sayang berharap kekasih gulanya itu terbangun.
Chuph~
Chuph~
Kecupannya turun ke dua pipi gembul sang kekasih hingga akhinya..
Chuph~
Johnny mengecup bibir semanis madu yang sudah menjadi candunya. Tapi tetap saja sang yeoja cantik pemilik pipi chubby itu tidak bangun juga.
"Baby apa kau sangat lelah?"
Ah iya, pasti Seungwan-nya sangat lelah mengingat kemarin kan ada kegiatan amal di kampus dan kekasih cantiknya itu jadi relawan dengan menjadi penyanyi yang bayarannya nanti akan disumbangkan.
Yah dirinya dan Seungwan memang satu kampus, dimana Ia merupakan junior dari pemilik hatinya itu. Mereka bedua dekat setelah Johnny mengikuti organisasi yang sama dengan Seungwan dan dari situlah bunga cinta mulai bermekaran.
"Kalau begitu aku akan menunggumu bangun saja, saranghae ah ralat neomu neomu saranghae"
Johnny tidak tega, sepertinya Seungwan-nya memang sangat kelelahan hingga tidur seperti orang mati.
Ia lalu naik ke atas ranjang dan memeluk sang pemilik hati dengan sayang. Tak terasa kelopak indahnya malah ikut menutup menyusul sang kekasih gulanya itu ke alam mimpi.
Ia tidak tahu jika orang yang berada di dalam dekapannya itu sebenarnya sudah terjaga.
"Nado" balas Seungwan lirih, Ia sudah bangun sejak benda tabal nan basah itu menyentuh keningnya namun sepertinya menjahili sang kekasih itu menyenangkan juga dan tentu saja Seungwan juga sangat mencintai namja tampan yang kini tengah memeluknya lembut.
*
*
*
End~