
...***...
Jemari lentik itu dengan lembut menyelusuri wajah tampan sang pemilik hatinya yang tengah terlelap di sampingnya sambil memeluk erat.
Sosok pemuda yang sudah lama memberinya curahan cinta. Jung Jaehyun, namja tampan yang sudah satu tahun ini mengisi hati seorang yeoja manis bernama Son Seungwan.
Jaehyun lebih muda tiga tahun dari sang kekasih, tapi kendari demikian hati mereka merasa cocok, yah karena wacana yang mengatakan cinta tidak pandang usia memanglah benar. Dan itulah yang mereka rasakan.
"Jae saranghae"
Chuph~
Sang gadis dengan nakal mencuri kecupan manis tepat di bibir makhluk tampan yang masih betah mengarungi alam mimpi di atas ranjang kamarnya ini.
Kenapa bisa ada di atas ranjangnya? Hm ceritanya Jaehyun ingin membangunkan Seungwan yang tengah tertidur tapi rasanya Ia tidak tega jadilah Ia malah ikutan tidur juga.
Sosok tampan itu, yang walau tengah tertidur tapi tetap menampilkan senyum yang tercetak indah di wajah tampannya. Jung Jaehyun, pemuda tampan nan baik hati serta mempunyai banyak fans di kampus ini sudah menjadi milik Son Seungwan, yeoja biasa namun memiliki banyak karisma luar biasa.
Mengingat hal itu Seungwan jadi semakin mencintai Jaehyun, Ia sangat bersyukur bisa memiliki hati namja sesempurna Jaehyun, dan mengingat semua perlakuan namja tampan itu padanya. Huh rasanya hati ini jadi semakin ingin meledak.
Apalagi Seungwan selalu berfikir, kenapa Jaehyun bisa jatuh hati padanya? Padahal Seungwan memiliki banyak kekurangan.
Apa semua ini nyata? Terkadang Seungwan meragukan cinta Jaehyun padanya.
"Jae, kenapa kau begitu baik? Kenapa kau begitu menyayangiku? Padahal aku tak begitu cantik, aku juga memiliki banyak sekali kekurangan. Kenapa kau tahan menghadapiku yang kadang suka manja eh tapi bukan kadang lagi malah sering? Kenapa kau begitu sabar? Kenapa kau selalu menuruti kemauanku? Kenapa-" Belum sempat Seungwan melanjutkan kata-katanya sudah terhenti karena serangan bibir tebal yang kini menciumnya lembut.
Sangat lembut dan seringan kapas namun terasa manis menyalurkan pesan dari hati yang paling dalam.
"Baby"
"Kau sudah bangun? Sejak kapan? "
"Semua pertanyaanmu itu hanya ada satu jawaban dariku, yaitu-"
Entah kenapa Seungwan berbinar menunggu jawaban apa yang akan diberikan oleh sang terkasih.
"Because I love u"
"I Love u too, Jae"
"Love you, I love you more my honey"
Kini Seungwan kembali mendusel ke dada bidang sang kekasih, menyembunyikan semburat merah yang kian menjalar di pipi gembilanya yang terasa memanas.
"Jae terimakasih"
"Terimakasih sudah menyayangi dan mencintaiku apadanya, aku yang masih suka kekanakan ini"
"Kembali kasih sayang, aku juga justru sangat bersyukur bisa memiliki mu baby, rasanya tidak sabar menunggu lulus kuliah, aku ingin segera menikahi makhluk manis nan menggemaskan seperti dirimu"
"Ish kau ini, aku kan sudah besar jadi sudah tidak menggemaskan lagi" Seungwan kini menatap wajah tampan sang kekasih dengan sedikit mengerucutkan bibir.
"Iya-iya baby manisku ini sudah besar" Jaehyun yang gemas pun memencet pelan hidung bangir sang kekasih.
"Jae sakit lepaskan"
"Tidak mau, suruh siapa baby nakal main cium-cium aku pas sedang tidur"
"Habis kau tampan sekali kalau sedang tertidur, aku kan gemas jadi pengen nyuri cium hehe 😁" Seperti biasa kekasih manisnya itu hanya menampilkan senyuman manis tanpa dosanya.
"Baby jangan mulai ya" Jaehyun hendak menyerang makhluk menggemaskan minta digigit yang berada dalam pelukannya ini sebelum sang makhluk manis mulai mengalihkan pembicaraan.
"Oh ya bagaimana dengan kencannya?" Jaehyun hari ini memang menjanjikan sebuah kencan romantis hanya untuk mereka berdua dan kini Seungwan akan menariknya tentu saja.
"Baby maunya kemana?"
"Kemana ya enaknya" Si manis mulai mengaktifkan mode berfikirnya yang sungguh tampak berkali-kali lipat menggemaskan. Duh lama-lama Jaehyun bisa terkena diabetes kawan (つㅅ・')・゜
"Kalau kau sendiri maunya kemana? Sekali-kali aku juga mau pergi ke tempat kencan yang ingin kau kunjungi" Seungwan mulai manja, Ia semakin mengeratkan pelukannya pada Jaehyun lebih lengket lagi.
"Asal bersamamu aku selalu merasa bahagia baby dimanapun dan kapan"
"Ish kau ini malah ngegembel"
"Aku serius baby"
"Kalau begitu bagaimana kalau kencannya di atas ranjang saja?"
"Apapun asal babyku ini bahagia"
"Yeyy terimakasih Jae, saranghae, neomu neomu saranghae"
"Aku lebih dan lebih lagi sayang dan harusnya yang mengatakan itu aku dear"
"Hehehe"
Dan rencana kencan di hari minggu ini hanya berakhir di atas ranjang, ditemani coklat panas dan layar yang menampilkan film. Tak lupa diselingi canda tawa dari dua insan yang tengah dimabuk manisnya cinta.
End~