Wendy And Boys

Wendy And Boys
Leave Me (1)



Cerita diambil dari lirik westlife_Soledad.


______


Andai seseorang bisa melihat air mata dari dunia yang mereka tinggalkan, dan andai mereka bisa menyembuhkan hati orang yang ditinggal untuk sekali lagi, maka tidak masalah jika harus menghadapi kekosongan hidup tanpa orang itu. Setidaknya hatinya takan merasa sakit saat mengenal perpisahan.


Seperti pemuda bersurai hitam jelaga yang mengalami perpisahan, meski telah memejamkan matanya, ia tetap bisa melihat bayang wajah orang itu. menyadari sesuatu, jika orang itu takan tergantikan.


Air mata luruh menusuri pipinya, punggung tangan ia gunakan untuk meredam isakan yang dapat lolos kapan saja. Segalanya menjadi sepi, sejak hari dia pergi.


Yoongi selalu bertanya-tanya mengapa Seungwan, orang yang dia cinta meninggalkannya, meninggalkan hati yang jelas-jelas terisi namanya seorang. Dan kenangan tentang gadis semanis gula akan tetap abadi dalam dirinya, ia tidak akan melupakan gadis anggun dengan surai coklat madu itu.


Menelusuri jalan kota Seoul, dimana cinta mereka tumbuh, Yoongi tidak dapat mempercayai betapa hampanya kini tempat itu. Lara di hatinya, ia bawa terus dalam setiap langkah kehidupannya.


Kenangan bersama Seungwan menyeruak keluar, membuat ia semakin terpuruk dalam hidupnya. Baginya sosok cantik itu adalah separuh jiwanya, dia amat sangat mencintai gadis yang kini menjadi kenangan lalu di setiap ingatan orang-orang yang mengenal sosok manis dan ramah itu.


Yoongi rela mengorbankan nyawanya, jika itu dapat membuat segalanya menjadi dulu lagi. Bahkan Ia masih bisa mendengar suara yang terus memanggil namanya.


Tanpa sadar kedua tangannya sudah bertengger manis di atas kepala, Yoongi menjambak surai hitamnya furtasi. Ia tidak bisa mengikhlaskan segalanya, ia rindu gadis manisnya. Yoongi ingin melihat Seungwan, hanya sesaat saja bahkan satu detik saja, ia menginginkan itu.


Pemuda tampan itu merendahkan tubuhnya, ia mengambil buket krisan putih yang sempat ia jatuhkan ketika ia meremas rambutnya. Yoongi kembali melangkah menelusuri kota Seoul tempatnya singgah untuk sementara waktu.


Dia memang tinggal di Seoul, namun bukan berarti Yoongi hidup di kalangan kota, tempatnya tubuh lumayan jauh dari pusat negeri gingseng ini.


Disini ia hanya ingin bertemu Seungwan, mengenangnya untuk sekali lagi. Setahun sekali ia selalu melakukan itu, kembali ke Seoul mengunjungi kekasihnya tercinta lalu setelah itu dia terbang lagi ke negara lain tempat ia berkerja.


Seungwan tidak pernah keberatan walau jauh dari kampung halaman. Hatinya sudah jatuh kedalam ke indahan pusat kota, Ia ingin selalu disana dan permintaannya terkabul. Lalu untuk Yoongi sendiri, ia tak mungkin hidup dalam kesedihan akibat ditinggal Seungwan, karena itu lah dia memutuskan terbang jauh dengan harapan dapat menata kembali hatinya di negeri orang.


Gerbang dari besi yang di cat hitam dapat dilihat oleh mata kepala Yoongi, untuk sekian kalinya ia akhirnya kembali memasuki gerbang itu.


Melangkah memasuki kompleks dimana kekasihnya, Seungwan beristirahat dalam damai. Yoongi berjalan diantara gundukan tanah berhias batu nisan dari marmer atau hanya berlapis semen dan keramik. Memang benar sekarang ia tengah berada di tengah pemakaman dan keberadaannya disini tentu saja menemui Seungwan yang sudah meninggal 8 tahun lalu.


Kejadian dimana Seungwan meninggal, Yoongi tidak dapat mengingat secara jelas, tetapi sudut memorinya tetap mengenang bagaimana titik yang Yoongi lewati ketika malaikat maut menjebut Seungwan-nya.


Kala itu rona jingga menggarit angkasa, memaparkan lembayung di atas langit sana. Kawanan burung yang kembali kesangkarnya juga menjadi pelengkap langit sore. Lantas dari celah senja itu, seorang gadis mungil bersurai coklat pendek menyusuri trotoar seorang diri.


Dia, Son Seungwan berniat pulang ke rumah setelah menyelesaikan pekerjaan sebagai seorang barista di sebuah cafe dipinggiran kota Seoul.


Di sisi lain Seungwan, Yoongi berdiri di seberang jalan lainnya. Tempo itu, ia melihat sang kekasih hati dan niatnya ingin memanggil kekasihnya tetapi nampaknya Seungwan pun hendak menyeberang jalan.


Ketika Seungwan menyeberang jalan raya, ketika itu pula terdapat sebuah truk yang melaju dengan kecepatan penuh. Lalu dari sana, kejadian itu terjadi begitu saja. Tubuh kecil Seungwan terpantal beberapa meter akibat tabrakan yang menimpanya. Tepat dihadapat Yoongi, tubuh itu tergeletak berlumuran darah. Yoongi yang melihat kejadian itu hanya bisa membeku melihat tubuh kekasihnya bergelimang cairan berwarna merah.


Yoongi membatu, jiwanya terguncang, seakan dicabut dari raganya. Dengan langkah lunglai, Ia mencoba menyeret tubuhnya menghampiri Seungwan yang kini sudah di gerumungi orang-orang.


Bersambung...


______


Remake @Gulasagu @Bananaa97__ 🤗