
Saat ini kak Aldo tengah menyeret ku dengan kasar hingga kami sampai di meja makan.
" Duduk " perintah kak Aldo dengan setengah membentak.
Aku yang takut membuat kak Aldo tambah marah hanya menurut saja.
" Ni tadi aku beli soto, masaknya nanti malam aja " perintahnya sambil menyerahkan semangkuk soto dan dia pun berlalu pergi kedapur.
Jujur aku kaget karena aku pikir kak Aldo akan menghukum ku namun dia malah memberikan aku makanan.
Aku yang di tinggalkan oleh kak Aldo sendiri di meja makan segera makan karena ingin cepat-cepat kembali ke kamar karena sungguh aku tidak tahan lama-lama dekat kak Aldo.
" Ni minum " ucap kak Aldo tiba-tiba sambil membawakan segala es Jeruk untuk.
Aku yang saat itu memang haus langsung meminumnya.
Setelah selesai makan, entah kenapa aku merasa sangat mengantuk bahkan untuk kembali ke kamar saja aku merasa tidak sanggup.
Aku yang saat itu tidak bisa menahan rasa kantuk lagi tanpa sadar malah tertidur di meja makan.
Sedangkan didepan Vina saat ini Aldo sedang mengeluarkan senyum jahatnya karena rencana berhasil .
# Flasback
Aldo yang saat ini sedang berada di kantin kampus bersama teman-temannya dan bisa dikatakan teman-teman bukanlah orang baik-baik.
Mereka adalah orang-orang yang suka menghabiskan waktu di club malam dan suka bermain wanita, pokoknya kegiatan mereka banyak yang tidak benar.
" Bro lo punya obat ampuh ngak untuk ngebuat dada cewek tambah besar " kata Aldo ke teman-temannya.
" Weits buat apaan bro " sahut Brian salah satu temannya.
" Adalah pokoknya, loe punya kagak " tanya Aldo lagi.
" Loe emang lagi beruntung bro, kebetulan gue emang bawa ni " jawab Brian.
Rencana mau gue uji coba ke pacar baru gue, ni ambil buat loe dan sekalian ni gue kasih obat tidur biar rencana loe bisa tambah mulus " ucap Brian lagi.
Sebagai ucapan terima kasih, gue traktir loe makan sepuasnya.
Aku pun langsung mengambil obat itu dan saat ini di kepala aku sudah tersusun rencana Jahat untuk Vina adik tersayang hingga membuat aku sudah tidak sabar ingin segara pulang dan bertemu Vina.
" Bro gue pulang duluan ya udah ngak sabar ni mau praktek " ucap gue sambil cengar-cengir ke teman-teman.
Mendengar ucapan aku mereka semua tertawa dan mengucapkan semoga berhasil.
Saat ini aku yang sudah sampai di rumah pun langsung masuk ke dalam untuk bertemu dengan Vina.
Namun saat aku masuk, aku melihat rumah yang terlihat sangat sepi dan seperti nya Vina keluar rumah tanpa seizinnya.
Aku yang melihat Vina tidak ada dirumah pun benar-benar kesal, padahal aku sudah melarangnya keluar dan aku pun berinisiatif untuk menelfonnya
Saat aku membuka hp ternyata banyak panggilan tidak terjawab dan ada pesan juga dari Vina.
Aku pun membuka pesan tersebut dan rupanya Vina sudah mencoba untuk meminta izin padaku melalui pesan.
Baiklah Vina untuk kali ini gue maafin loe.
Tak lama setelah itu aku pun mendengar suara mobil di luar hingga aku dengan segera keluar rumah dan melihat Vina yang saat itu keluar dari mobil seorang lelaki dan aku kenal lelaki itu, lelaki bernama Kevin, lelaki *** yang waktu itu pernah makan bersama Vina di kantin.
Hal itu benar-benar membakar emosi ku, apalagi saat aku melihat si Kevin mengusap kepalanya Vina.
Saat Vina masuk ke parkarangan rumah, aku dengan emosi yang meluap pun bertanya dan membentak dia sampai menyeret dia masuk ke dalam dan saat memikirkan rencana tadi, aku pun mencoba untuk menahan emosi.
" kamu harus dapat hukumannya karena udah buat aku marah " ucapku dalam hati.
" Ni makan dulu, tadi aku beli soto " ucapku menyerahkan soto yang udah gue beli tadi .
Aku pun berlalu kedapur untuk membuat es jeruk dan tidak lupa memasukan obat tidur kedalam minumannya dan segara memberikan ke vina.
Tidak lama setelah meminum es jeruk itu Vina pun tertidur di meja makan, mungkin karena tadi aku mamasukan terlalu banyak obatnya hingga membuat obat itu cepat bekerja dan bahkan dia tidak bisa menahan kantuknya dan langsung tertidur di meja makan.
# Flasback Off.