Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Pertunangan



Setelah perkenalan itu Vina maupun Clara sama-sama menatap dengan kaget.


Bedanya Vina menatap Clara dengan kaget dan akhirnya terdiam sambil termenung sedangkan Clara yang awalnya kaget melihat sahabat nya yang sudah menjadi adik dari calon tunangan nya itu langsung saja memeluk Vina dengan heboh sambil mengatakan dia sangat merindukan Vina.


Pelukan dari Clara lantas saja membuat Vina kembali sadar kedunia nyata, Vina langsung saja membalas memeluk Clara karena walau bagaimana pun Vina juga sangat merindukan sahabat nya itu.


Adegan berpelukan yang heboh tadi tidak luput dari pandangan semua orang yang ada di situ hingga menimbulkan berbagai pertanyaan bagi mereka, dari mana mereka bisa saling kenal sedangkan Clara selama ini tinggal di Singapura.


" Kalian saling kenal ? " tanya mama.


" Iya ma, clara ini sahabat aku di panti asuhan dulu " jawab Vina.


" Wah bagus dong kalau gitu, dengan begitu kalian ngak perlu susah payah lagi untuk pendekatan antara adik ipar dan calon kakak ipar " ucap mama.


Vina yang mendengarkan ucapan mama nya hanya tersenyum tipis berbeda dengan Clara yang muka nya sudah memerah seperti kepiting rebus di goda oleh calon mertuanya.


" Tante bisa aja " ucap Clara malu-malu pada mama Aldo.


Setelah berpelukan dengan Clara, Vina kini mulai menyapa Kevin sambil tersenyum tipis, semua anggota keluarga itu masuk ke dalam rumah menuju meja makan.


Saat ini semua sudah berkumpul di meja makan yang hanya di isi dengan pembicaraan antara papa dan om Alvin, sedangkan Aldo sedari tadi hanya diam saja dan hanya menjawab cuek ketika sekali-sekali di tanya oleh om Alvin.


Aldo sama sekali tidak menunjukan minat dengan acara makan malam itu, sedari tadi Aldo hanya makan dalam diam dengan sekali-sekali melirik ke arah Vina bahkan Clara yang merupakan calon tunangannya saja tidak di hiraukan.


Maka kini masuk lah ke acara inti yaitu maksud dari berkumpulnya dua keluarga itu pada malam itu.


" Jadi maksud berkumpul keluarga kita dan keluarga om Alvin pada malam ini adalah untum melangsungkan acara pertunangan anak saya Aldo dengan anaknya om Alvin yaitu Clara " ucap papa nya Aldo.


" Ayo Aldo kamu pasangakan cincin di jari Clara " ucap sang mama.


Dengan malas dan tanpa minat Aldo pun memasangkan cincin itu ke jari Clara.


Vina yang melihat dan menyaksikan itu semua tidak tau kenapa ia merasa hatinya begitu sakit, dia juga bingung ada apa dengan perasaannya.


Seharusnya dia senang karena ini hari yang membahagiakan untuk sahabatnya tapi dia sendiri juga tidak bisa mengontrol hatinya yang begitu sakit, rasa nya seperti teriris begitu menyiksa melihat pemandangan di depan mata nya.


Setelah adegan pemasangan cincin itu, selanjutnya beralih ke pembicaraan penentuan tanggal pernikahan yang akan di adakan 2 bulan lagi.


setelah kesepakatan semua itu deal dan acara pertunangan telah selesai maka acara malam itu pun berakhir dengan pamitnya semua anggota keluarga om Alvin.


Sedangkan Clara yang mengatakan tidak ingin berpisah dengan Vina dan ingin tidur dengan ku namun di larang oleh mama nya, karena Clara dan Aldo belum sah meskipun di rumah itu ada banyak orang bukannya mereka saja tetapi tetap saja tidak baik.


Akhirnya Clara pun menuruti dengan mengatakan dia akan sering main ke rumah untuk bertemu dengan dirinya sekaligus pendekatan dengan keluarga calon mertua nya.


~ Ayo dong para pembaca, author mengharapkan sedikit reward tip koin dari kalian, di tunggu ya.