
setengah jam perjalanan dari apartemen kevin akhirnya saat ini mereka sampai pemakaman umum tempat clara di makamkan.
langsung saja vina turun dari mobil dengan membawa buket bunga di tangan vina masuk ke perkarangan makam dengan kevin yang berjalan di depan hingga kevin berhenti di depan satu makam yang bertulisan nama clara.
melihat itu tanpa bisa di cegah lagi air mata vina turun secara otomatis, vina merasa sangat sedih sahabat yang dulu begitu dekat dengan nya, yang sudah bersama sedari mereka kecil dan yang selalu tidur bersama nya kini sudah tiada, dah bahkan perempuan itu pergi begitu tiba-tiba membuat vina tidak sempat meminta maaf padanya secara langsung membuat rasa penyesalan yang sangat besar timbul di hatinya.
di tambah lagi dengan kejadian masalah nya dengan aldo yang merupakan calon suami sahabatnya membuat vina merasa sudah menjadi sahabat yang pengkhianat menambah rasa bersalahnya lagi, dengan mata yang terus mengeluarkan air mata namun dalam hati vina berdoa untuk clara.
selama 15 menit kevin dan vina berada di depan makam clara namun tidak ada pembicaraan satu pun yang keluar dari mulut mereka namun di saat vina mengajak kevin pulang mereka pun berpamitan pada clara.
" dek, kakak pulang dulu ya nanti pasti kakak bakalan sering jenguk kamu di sini dan kakak janji sama kamu kakak bakalan jagain sahabat kamu seperti janji kakak ke kamu dulu. " pamit kevin sambil mencium batu nisan adik nya yang membuat vina yang mendegarkan itu menangis terharu .
akhirnya setelah kedua nya berpamitan kevin dan vina pun kembali lagi ke mobil berniat untuk kembali ke apartemen karena memang hari sudah sore.
namun sebelum kevin menjalan mobilnya kevin bertanya pada vina.
" vin kamu ngak ada rencana mau ketemu sama mama kamu dan jenguk aldo ? " tanya kevin ke vina
mendegar itu vina kembali terdiam memikirkannya, meskipun jauh di lubuk hatinya dia merindukan mama nya dan juga kakak nya namun rasanya untuk saat ini ia belum sanggup bertemu dengan mereka, kejadian seminggu yang lalu terus saja terbayang-bayang dalam ingatan nya.
" untuk sementara aku belum mau ketemu sama mereka dan aku mohon sama kamu untuk jangan kasih tau mama kalau sekarang aku tinggal sama kamu, aku belum mau ketemu mereka, nanti kalau aku udah siap ketemu mereka aku pasti bakalan datangin mereka, kalau kamu ngasih tau mereka aku bakalan pergi dari apartemen kamu. " ucap vina sambil mengancam kevin
" oke-oke aku ngak bakalan kasih tau tante, aku bakalan tunggu kamu siap ketemu mereka baru aku kasih tau .
" langsung pulang aja ya udah sore ni soalnya. " jawab vina
" oke.
mobil itu pun mulai melaju dengan kecepatan sedang hingga 30 menit kemudian sampai di apartemennya dan keduanya pun kembali ke kamar masing-masing untuk istrahat.
5 bulan kemudian
tanpa terasa kini sudah 5 bulan vina tinggal dengan kevin dan 5 bulan ini vina bersyukur karena kandungannya baik-baik aja dan dia pun tidak mengidam yang aneh-aneh hingga vina pun tidak perlu merepotkan kevin.
kini usia kandungan vina sudah memasuki bulan ke 6 dan perut vina pun sudah membesar dan juga badan vina yang dulunya langsing kini sudah lumayan melebar namun itu adalah hal yang wajar bagi perempuan yang sedang hamil , meski badan vina saat ini sudah tidak selangsing dulu namun hal itu tidak membuat ke seksian vina hilang bahkan kondisi vina yang saat ini hamil malah membuat vina bertambah seksi dan membuat kevin sesekali ketika memandang vina terpana hingga tidak mengalihkan pandangannya dari vina.
sudah 5 bulan vina tinggal bersama kevin dan selama itu juga vina belum memutuskan untuk bertemu dengan aldo dan keluarganya dan bahkan wanita itu tidak pernah keluar dari apartemen kevin lagi dan terakhir kali ia keluar itu 3 bulan yang lalu saat ini berkunjung ke panti.
namun meskipun vina tidak mengujungi aldo hal itu tidak membuat dia begitu resah karena setiap hari kevin selalu membawa kabar tentang kondisi aldo dan mamanya yang selalu mencari nya.
berulang kali juga kevin meminta nya untuk mengunjugi aldo dan mama nya karena mungkin dengan adanya vina di samping aldo akan membuat dia cepat sadar.
ya, sudah selama itu juga aldo belum juga sadar dari koma nya bahkan hampir membuat mama dan papa menyerah dengan kondisi aldo.