Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Meminta maaf



" aku mau minta maaf sama kamu " ucap aldo sambil memperhatikan ekspresi vina yang berubah heran dan terkejut


" untuk ? " jawab vina


" untuk kejadian beberapa minggu lalu di hotel, saat itu aku mabuk dan aku ngak sengaja ngelakuin itu dan aku baru sadar dan ingat kejadian itu setelah paginya. aku berniat meminta maaf dari minggu lalu namun aku belum punya keberanian untuk memulai pembicaraan ini dan aku janji kalau kamu hamil aku bakalan tanggung jawab untuk nikahin kamu. " ucap aldo panjang lebar


sendangkan vina yang mendegar permintaan maaf dan penjelasan aldo tentu saja kaget, ia fikir lelaki itu tidak akan meminta maaf padanya, dan apa katanya tadi dia akan tanggung jawab kalau dirinya hamil, terus kalau tidak hamil hanya akan di biarkan begitu saja dan apakah dia fikir ini bukan sebuah aib baginya ketika nanti suaminya tau kalau dirinya sudah tidak perawan " ucap vina dalam hati dan memang benar-benar brengsek kakaknya itu


" jujur aku marah dan kecewa banget, tapi aku sendiri saat ini tidak tau harus berbuat apa, apa lagi kakak sudah bertunangan dengan sahabat ku clara, aku sangat menyayanginya tapi bagaimana dengan hidup ku kak, bagaimana kalau papa dan mama tau, bagaimana dengan nasib ku dan aku tidak yakin ada lelaki yang mau menerima perempuan yang sudah tidak perawan " ucap vina sambil menangis


kamu tenang saja karena yang akan menjadi suami kamu nanti adalah aku dan pastinya aku akan menerima kamu dengan senang hati " jawab aldo dalam hati karena belum saatnya dia berbicara blak-blakan pada vina tentang keinginan dan perasaannya dia masih harus menunggu waktu yang tepat.


" aku harus lakuin apa supaya kamu maafin aku " tanya aldo


" ngak tau lah kak, aku sendiri juga ngak tau harus gimana


hingga pesanan mereka datang membuat mereka tidak melanjutkan obrolan sensitif itu lagi. setelah makan mereka pun berlanjut pulang kerumah tanpa pembicaraan apapun lagi selama perjalanan.


setelah sampai di rumah vina langsung saja masuk ke kamarnya dan di dalam kamarnya perempuan itu kembali menangis..


sedangkan sang mama yang melihat vina langsung saja masuk ke kamar tanpa menyapanya terlebih dahulu akhirnya menyusul vina ke kamarnya.


tok...tok..tok..


vin..


clek.. pintu itu terbuka.


"kamu kenapa sayang, habis nangis ya?


berantem lagi sama aldo? " tanya mama


" ngak kok ma , tadi masuk debu ke mata aku kucek-kucek jadi merah gini " jawab vina asal dan tentu saja tidak membuat mama nya percaya


namun karena tidak ingin memaksa vina bercerita akhirnya sang mama membiarkan saja.


" yaudah kamu istirahat aja sana " ucap sang mama sambil berlalu meninggalkan vina sendiri di kamar.


" iya ma " jawab vina


vina pun kembali masuk ke kamar dan berbaring di ranjang empuk itu hingga tanpa sadar vina malah tertidur karena efek menangis tadi.


vina pun tertidur dengan pulas hingga tidak sadar bahwa sang kakak kini sudah masuk ke kamar itu.


aldo yang ingin menutaskan permasalahan mereka memutuskan menyusul vina ke kamarnya namun saat ia masuk ia malah melihat vina yang sudah tertidur pulas dan bahkan dalam keadaan tertidur pun vina tetap terlihat sangat cantik dan sexy di matanya.


~ cukup kan up nya 6 part, sorry ya author ngak sanggup grazy up 10 atau sampai 20 ,


baru 6 aja udah pegel tangan ngetik dan bagi kalian yang sayang author harap memberikan sedikit reward tip koin untuk author ya karena Itu lah penyemangatnya, like, coment dan bintang lima dari kalian juga sangat berharga, terima kasih😊