
Ah maaf.. maaf.
" Aku tadi kepikiran sama omongan kamu itu,
tapi walaupun omongan kamu benar aku juga ngak punya bukti apa-apa kalau ini ulah mereka dan siapa dalangnya sedangkan semalam di rumah aku ngak berdua sama kak Aldo aja tapi ada om Andre juga adiknya mama.
Kini mereka sama-sama memikirkan bagaimana caranya untuk mengetahui siapa dalang dari perbuatan yang terjadi pada Vina.
" Gimana kalau nanti malam kamu pura-pura tidur aja, siapa tau orang yang ngelakuin itu ke kamu mungkin bereaksi lagi nanti malam " usul Kevin
" Emm gimana ya " ucap vina sambil berfikir, tapi boleh deh aku coba karena aku juga panasaran ini ulah siapa " Jawab Vina.
" Oke, yaudah kita pulang yuk dan kamu aku anterin ya, ngak boleh nolak "ucap Kevin.
Mereka pun berdua berdiri dari kursinya dan berjalan beriringan keluar dari kantin menuju parkiran.
Sedangkan Aldo yang sedari tadi memperhatikan mereka dari meja yang lumayan jauh di pojokan hanya berdiam diri dan bersabar melihat bagaimana gadis kesayangannya itu bercengkraman dan bahkan di tambah dengan adegan suap-suapan romantis benar-benar membakar emosinya .
Namun dia urungkan untuk tidak menghajar lelaki itu di kantin karena dia tidak ingin bermasalah di kampus apalagi kalau sampai terdengar ke teliga para dekan.
Aldo yang melihat Vina and Kevin berjalan keluar dari kantin membuat Aldo pun segera bangun dan mengikuti kemana mereka pergi.
Aldo melihat Vina dan Kevin masuk kedalam mobil dan melaju ke jalanan, Aldo pun tidak mau diam saja dan segera berjalan menuju mobilnya mengikuti kemana mobil itu pergi.
Mobil Aldo yang berada di belakang mobil Kevin pun hanya memperhatikan saja bagaimana gadis itu berpamitan pada Kevin hingga mobil itu pergi meninggalkan perkarangan rumah nya.
Melihat mobil itu pergi, Aldo pun segera mamasukan mobilnya kedalam garasi mobil kemudian turun dan masuk kedalam rumah dan mencari keberadaan Vina.
Namun saat dia masuk dia tidak menemukan keberadaan gadis itu di lantai bawah, dengan segera dia ke lantai atas menuju ke kamar Vina dan mumbuka pintu dengan tergesa-gesa dan kasar.
Saat dia membuka pintu Aldo melihat Vina yang saat ini sedang berganti baju hingga membuat Aldo terdiam beberapa saat di depan pintu.
Sedangkan Vina yang melihat kedatangan Aldo dengan tiba-tiba membuatnya terkejut dan segera menyelesaikan memakai bajunya.
" Kenapa kak ? " tanya Vina
Mendegarkan pertanyaan Vina membuat Aldo sadar dari aksi diamnya tadi hingga kemarahannya muncul kembali.
Dengan segera Aldo berjalan ke arah Vina, menarik rambut itu dengan kasar dan membantingnya ke kasur hingga membuat gadis itu kaget dengan aksi kasar kakaknya.
" Udah berapa kali aku bilang jangan dekat-dekat dengan Kevin, kenapa kamu ngak denger hah " teriak Aldo emosi.
Sedangkan Vina yang mendengar bentakan Aldo hanya diam dan menangis hingga tersedu-sedu.
Seakan tersadar dengan perbuatannya Aldo terdiam hingga beberapa saat dan kemudian melihat Vina dengan tatapan bersalah hingga akhitnya dia memutuskan untuk segera keluar dari kamar itu untuk menenangkan dirinya, karena dia tidak akan bisa menenangkan dirinya di depan perempuan itu.