
Melihat senyum kemenangan di wajah Aldo membuat Andre sedikit terusik.
Sebenarnya dari awal Andre sudah curiga dengan Aldo, mengingat bagaimana polosnya Vina yang tinggal berdua serumah dengan lelaki dewasa dan normal pasti semuanya tidak akan baik-baik saja, di tambah lagi dengan tubuh Vjna yang sexy, bahkan saat memakai baju kebesaran tubuh itu tetap terlihat mempesona, hal itu tentu saja akan membuat Aldo tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Melihat bagaimana Aldo tersenyum padanya tadi itu juga membuktikan hal seperti itu bukan pertama kalinya terjadi.
Andre yang ingin tau bagaimana tanggapan Vina pun bertanya pada gadis itu.
" Loh Vin, itu leher kamu kenapa merah-merah gitu, " tanya Andre dengan ekspresi terkejut di buat-buat seolah-olah dia tidak tau itu apa.
" Oeh itu om, kayak nya aku di gigit serangga deh semalam di kamar pas tidur, ini juga udah ke dua kalinya aku di gigit sampek merah-merah begini. " jawab Vina dengan muka polos
" Dan kak Aldo boleh ngak kakak datangin pembasmi serangga ke rumah kita, aku takut kalau ngak di basmi nanti serangganya gigit aku terus, bisa-bisa aku sampe harus masuk rumah sakit nanti. " ucap Vina pada Aldo
Andre yang mendegarkan jawaban polos Vina lantas saja tertawa kencang , bahkan dia sampai harus memegang perutnya karena keram, dia benar-benar gemas dengan keponakannya itu, gadis itu sangat lucu dan begitu polos untuk gadis di usianya.
" Om kenapa ketawa, ada yang lucu? " tanya Vina heran.
" Ngak da apa-apa kok, tadi om tiba-tiba teringat ucapan lucu teman om kemarin . " ucap Andre tidak masuk akal.
" Ngak om, bagiku pacaran itu cuma membuang-buang waktu saja, untung kalau sampai kepernikah om, ni takutnya udah pacaran sampe bertahun-tahun eh malah nikahnya sama orang lain, kan ngebuang- buang waktu aja om dengan ngejagain jodoh orang begitu.
dan om tau ngak kemarin aku liat berita, sekarang ini lagi zamannya pacaran sama siapa, eh malah nikah sama siapa, kan nyesek hati nya om kalau model begitu. " jawab Vina panjang lembar.
Andre yang mendegar penjelasan Vina pun tidak bisa menghentikan tawanya lagi, bahkan Andre sampai mengeluarkan air mata di ujung kelopak matanya.
Dia merasa sangat gemas dengan Vina dan bahkan sangking gemasnya dia ingin mengurung wanita itu di kamar dan mengikatnya agar wanita itu tidak kemana-kemana.
Sedangkan Aldo yang mendegar kan pembicaraan om dengan gadis nya itu sedari tadi hanya diam dan menyimak saja arah pembicaraan mereka tanpa berkomentar.
Namun mendegar jawaban Vina tentang deskripsi dan berita tentang pacaran membuat Aldo geleng-geleng kepala bahkan tanpa sadar Aldo tersenyum melihat bagaimana lucu nya gadis itu.
" Udah cepat selesaikan sarapan kamu, kita berangkat udah mau telat ni " ucap Aldo
" Iya kak " jawab Vina