Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Kelahiran Sang Buah Hati



Saat ini proses persalinan sedang berlangsung dimana Vina yang berada di atas ranjang sedang mempertaruhkan hidup dan matinya untuk calon anak mereka hingga membuat Aldo yang berada di sampingnya ikut merasakan ketegangan dan ketakutan.


Vina yang saat ini sedang menjalani persalinan normal membuat rasa sakit yang ia rasakan berkali-kali lipat dari pada operasi Caesar namun itu tidak membuat semangat Vina luntur.


Sebaliknya ia masih terus saja berjuang dengan sebelah tangan mengengam tangan Aldo begitu kuat menyalurkan bagaimana rasa sakit yang ia rasakan dengan gengaman erat di tangannya hingga rasa sakit itu juga di rasakan oleh Aldo walaupun tidak sebanding dengan rasa sakit yang dirasakan Vina.


Melalui proses persalinan ini juga kini membuat Aldo lebih mengerti dan sadar bahwa menjadi seorang wanita atau seorang ibu bukanlah hal yang mudah dimana ketika ia melahirkan ia harus mempertaruhkan nyawanya demi sang colon buah hati.


Melihat hal itu juga mengingatkan Aldo pada sang mama, apakah sang mama juga merasakan sakit seperti ini saat melahirkan nya dulu, namun betapa tidak bersyukurnya dia sebagai seorang anak.


Dengan semua usaha dan rasa sakit yang di rasakan seorang ibu ketika melahirkan dan membesarkan nya dengan penuh kasih sayang namun apa yang Aldo lakukan sebagai seorang anak malah sering banget membuat sang mama sakit hati, kecewa, marah, sedih dan bahkan menangis karena sifatnya.


Dalam hati Aldo berjanji untuk kedepan akan lebih menghargai dan menyayangi sang calon istri dan anaknya serta lebih memperhatikan lagi mamanya.


Tanpa terasa satu jam proses persalinan itu terjadi hingga kini Aldo mulai melihat setengah dari badan bayi itu mulai keluar membuat air mata di ujung kelopak mata aldo keluar, Aldo begitu terharu dan rasa senang yang tidak bisa iya jabarkan dengan kata-kata melihat calon anak mereka hingga bayi itu keluar seutuhnya dari dalam perut Vina.


Uwekk uwekkk uwekkk....


Suara tangisan bayi mulai mengisi ruangan itu membuat semua orang di ruangan itu terlihat lega, apa lagi bayi tersebut terlahir dalam keadaan normal tanpa adanya kecacatan sedikit pun.


" Selamat pak, bu bayi nya berjenis kelamin Laki-laki " ucap sang dokter sambil memperlihatkan muka sang bayi kepada sang bapak.


Aldo yang melihat bagaimana tampannya Sang bayi membuat dirinya bahagia, bayi kecilnya terlihat sangat mirip dengannya hanya bibirnya saja yang terlihat mirip sang ibu namun selebihnya seperti Aldo versi kecil dulu.


" Sus bayinya tolong di bersihkan dulu ya" ucap sang Dokter.


" Baik dok " jawab Suster.


" Dan untuk bapak dan ibu nanti setelah bayinya selesai di bersihkan akan di bawa kemarin oleh suster dan kalau memang asi nya sudah keluar nanti sudah boleh langsung di berikan Asi dan kalau tidak ada boleh di gantikan dengan susu formula " ucap sang Dokter menjelaskan pada Aldo dan Vina dan sang dokter mengira kalau mereka adalah sepasang suami istri.


" Baik dok, terima kasih " ucap Aldo.


" Iya sama-sama, kalau begitu saya permisi dulu " jawab sang Dokter.


Sedari tadi hanya Aldo yang menjawab semua pertanyaan dokter sedangkan Vina perempuan itu masih berbaring lemas di atas ranjang tanpa sepatah kata pun sedari tadi, lelaki itu terbaring dengan mata yang tertutup tanpa ada sisa tenaga bahkan ia belum melihat bagaimana muka bayi nya.


Sedangkan di luar ruangan sang mama dan papa yang melihat sang dokter keluar menandakan persalinannya sudah selesai dan kini Vina sudah di pindahkan ke ruangan ruang inap VIP dengan bayi yang berada di dekapannya.


" Sayang gimana keadaan kamu " ucap sang Mama sambil mengelus kepala sang putri yang akan menjadi menantunya sebentar lagi.


" Badan aku masih sakit semua ma, aku juga lemes banget tapi melihat malaikat kecil ini semua rasa sakit itu sedikit berkurang ma " jawab Vina.


" Selamat ya son, kamu udah menjadi papa sekarang " ucap sang Papa memberikan selamat pada Aldo.


" Iya makasih Pa " jawab Aldo sambil memeluk sang Papa.


" Oh iya udah di kasih nama belum Al " tanya sang mama pada Aldo dan Vina.


" Belum ma, cuma Aldo berencana memberikan nama Maxcell Alvin Mahendra.


Alvin itu singkatan nama Aldo dan Vina dan mahendra nama keluarga kita.


Gimana menurut kamu Vin, Ma, Pa " Tanya Aldo pada semua keluarganya.


" Wah bagus banget to.


Mama suka, gimana menurut papa ? " jawab sang mama sambil bertanya pendapat sang suami.


" Iya papa setuju, namanya bagus " jawab sang Papa.


" Aku juga setuju, nama nya bagus banget aku suka " Ucap Vina sambil mencium kening sang bayi.


" Anak mama Maxcell Alvin Mahendra semoga kamu bisa menjadi anak kebanggan mama ya sayang " ucap Vina berbicara pada bayinya.


" Ma, Aldo mau minggu depan Acara pernikahan Aku dan Vina langsung diadakan ya, Aldo ngak mau nunggu lebih lama lagi.


Aldo mau melewatkan setiap harinya bersama Max dan Vina.


" Iya sayang, Mama akan urus semua pernikah kamu dan Vina.


Pembicaraan itu pun berakhir dan semua orang yang berada di ruangan itu kini tengah berbahagia dengan hadirnya keluarga baru yang bertambah di keluarga itu yang kini membuat kebahagian di keluarga itu bertambah.


TAMAT.