
Pagi harinya, Vina terbangun dengan keadaan kamar yang masih gelap.
Vina pun menghidupkan lampu kamarnya dan melihat ke arah jam yang menunjukan pukul 06.00 pagi.
Vina pun segera bangun dari tempat tidurnya dan seperti biasa melakukan ritual mandi pagi.
Namun di kamar mandi dia lagi-lagi merasa ada perubahan dengan dadanya .
" Kenapa rasanya dada aku jadi bertambah besar lagi dari kemarin ya ? " ucapnya pada diri sendiri.
Vina pun akhirnya menyerah dan tidak ingin memikirkan hal itu, karena ini juga mungkin aku lagi masa puber sehingga membuat dada ku juga mengalami pertumbuhan. " pikir Vina mulai ngelantur.
Setelah selesai mandi dan memakai bra yang di pilih Aldo kemarin dan baju kebesaran, Vina pun turun ke bawah membuat sarapan untuk dirinya dan kak Aldo.
Vina yang berinisiatif ingin membuat nasi goreng seafood segera mancari bahan-bahannya di kulkas dan mulai mengolahnya.
Hampir setengah jam Vina bertempur dengan alat-alat masak, akhirnya nasi goreng seafood spesialnya pun jadi dan dengan segera Vina menghidangkan ke meja makan.
Tidak lama setelah itu, Vina mendegar suara langkah kaki yang menuruni tangga dan benar saja itu adalah kak Aldo.
Aldo yang melihat Vina baru selesai masak langsung saja duduk di meja makan sambil memperhatikan penampilan Vina dari atas ke bawah .
Vina yang di perhatikan dengan begitu intens oleh Aldo pun merasa gugup dan malu namun dia berusaha untuk menutupinya .
" Akhirnya rencananya berhasil " ucap Aldo dalam hati.
Meskipun saat ini Vina memakai baju kebesaran namun hal itu tidak dapat menutupi kenyataan bahwa dada Vina sekarang terlihat lebih menonjol lagi dari kemarindan saat ini Aldo juga yakin pasti Vina juga memakai bra yang di pilihnya kemarin.
Mengingat hal itu Aldo merasa sangat senang hingga tanpa sadar dia tersenyum sendiri dan hal itu tidak luput dari pandangan Vina.
" Kenapa kak Aldo jadi senyum-senyum sendiri ya, jangan-jangan kak Aldo kesurupan lagi " pikir Vina mulai melantur.
Vina pun memanggil Aldo untuk memastikan lelaki itu baik-baik saja atau tidak .
" Kak ?
" Kenapa ?
" Kak Aldo yang kenapa ?
kenapa senyum-senyum sendiri ? " tanya Vina heran.
" Ya suka-suka aku lah, muka juga muka gue, bibir pun bibir gue " jawab Aldo sadis menyembunyikan raut bahagiannya.
" Biasa aja kali kak jawabnya, kan aku cuma nanyak doang.
" Udah sekarang ambilin piring dan buatin kopi buat " perintah Aldo.
Vina pun segera berlalu kedapur dan membuat kan susu untuknya dan kopi untuk Aldo.
Saat ini Aldo dan Vina sedang sarapan di meja makan tanpa ada satu pun pembicaraan di antara mereka hingga membuat suasana di sana menjadi hening.
Setelah selesai makan Vina membereskan meja dan berlalu pergi ke ruang tamu untuk menonton tv dan Aldo yang kembali ke kamar.
tak lama setelah dia menonton tv, Bina mendegar suara seorang mengetuk pintu rumah.
Vina yang kebetulan paling dekat dengan pintu, akhirnya dia bangun dan membuka kan pintu.
" Kira-kira siapa ya yang datang jam segini " ucapanya dalam hati sambil melirik jam yang menunjukan pukul 09.00 pagi.
Setelah sampai ke depan Vina pun dengan segera membuka pintu dan melihat seorang lelaki dewasa yang masih terlihat tampan berdiri di depannya.
" Siapa ya om? " tanya Vina pada lelaki asing itu.
" Kamu Vina ya ?
" Iya saya Vina, om siapa?