Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Mama Papa Pulang



Hai-hai semua pada kangen ngak sama author, sory ya udah berapa hari ngak update lagi sibuk soalnya dan semoga pendukungnya ngak pada kabur ya, hehe.


oke langsung aja balik ke laptop.


-Happy Ending.


Setelah menjelaskan maksud kedatangan nya ke kamar Vina, Aldo pun mumutuskan untuk kembali ke kamar nya.


" Yaudah aku balik ke kamar dulu " ucap Aldo.


" Iya kak " jawab Vina.


Setelah lelaki itu keluar dari kamar itu, Vina segera bangun dan berjalan ke arah pintu untuk segera mengunci pintu kamar nya. Setelah siap mengunci pintu Vina berjalan ke arah meja belajar dan mengambil hp yang sedang ia cas untuk menelfon mama nya.


Saat Vina membuka hp terlihat di layar itu ada 3 panggilan tidak terjawab dari mama nya, rupanya mama nya sudah 3 kali menghubungi nya dan karena suara air shower di kamar mandi membuat nada dering hp nya tidak terdegar, Vina pun segera menelfon kembali mama nya.


Tut..tut..tut..


" Hallo sayang " ucap sang mama di seberang sana.


Kamu kemana aja dari tadi, kenapa telfon mama ngak di angkat.


" Iya ma, tadi Vina lagi di kamar mandi jadi ngak kedengeran suara hp nya ma " jawab Vina.


" Oeh mama pikir kamu kemana kan mama jadi khawatir, oeh ya besok mama pulang, mama nelfon kamu mau nanyak kamu mau di bawa pulang oleh-oleh apa sayang?


mau di beli tas baru, sepatu atau perhiasan sayang? " tanya mama.


" yeee, aku senang banget mama mau pulang, aku udah kangen banget sama mama dan aku ngak mau oleh-oleh apapun dari mama, mama pulang dengan selamat aja udah jadi oleh-oleh paling besar buat Vina ma, jadi mama ngak perlu beli oleh-oleh apapun " jawab Vina.


Mendegar ucapan anak nya membuat sang mama terharu di belahan bumi sana, dia begitu senang bisa mendapatkan anak yang baik, perhatian, meskipun sekarang anak itu tinggal di keluarga yang kaya raya namun tidak membuat anak perempuan itu menjadi sombong dan matrealistis seperti banyak perempuan lain nya.


" Yaudah mama beliin coklat aja yang banyak buat kamu mau ? " tanya mama.


" Kalau itu boleh banget ma " jawab Vina senang.


" Yaudah kamu istrihat aja sekarang ya, besok kamu sama kakak kamu jangan lupa jemput mama dan papa di bandara jam 4 sore ya.l " ucap mama.


Setelah berakhir nya pebincangan antara ibu dan anak itu, Vina pun memilih untuk tidur karena dia merasa sangat lelah seharian ini.


Skip..


Hari telat berganti dari malam kini sudah menjadi siang kembali, Vina yang saat ini sedang duduk di ruang tamu sambil menonton film kartun sendirian. Sedangkan sang kakak Aldo telat pergi ke kampus beberapa jam yang lalu dan kata nya akan pulang setengah jam lagi.


Saat ini yang sedang menonton, mengalihakan pandangan ke arah jam dinding yang menunjukan pukul 03.00 dan satu jam lagi mama nya akan sampai.


Dengan semangat 45, Vina pun bergegas ke kamar untuk menganti baju nya sambil menunggu kakak nya pulang dari kampus agar bisa segera berangkat ke bandara.


Selesai menganti baju, Vina pun turun ke bawah dan berjalan ke arah luar dan duduk di teras rumah, baru saja di mendudukan badan nya di bangku, sebuah mobil Fortuner putih milik kakak nya memasuki garasi mobil nya.


Vina yang melihat itu segera mengunci pintu dan berjalan ke arah mobil.


" Kak kita langsung berangkat aja ya, mama udah mau nyampek, aku udah ngak sabar pengen ketemu mereka, aku kangen banget sama mereka " ucap Vina semangat.


" Mereka itu mama dan papa aku bukan orang tua kamu, kalau kamu mau mereka jadi orang tua kamu, kamu nikah dulu sama aku " jawab Aldo dengan Datar tanpa memikirkan perasaan wanita itu yang akan tersingung dengan omongan nya.


Vina yang mendegar ucapan Aldo tentu saja merasa sedih dan sakit hati, semangat dan kebahagian yang ia rasakan sedari tadi langsung luntur dalam sekejap, tapi perempuan itu tidak mau terlalu mengambil hati ucapan lelaki itu dan dia merasa tidak mengerti dengan kata-kata terakhir yang kakaknya ucap kan.


Perjalanan yang mereka tempuh lumayan jauh, 20 menit perjalanan mereka lalui, saat ini sudah sampai di bandara, setelah memarkirkan mobil mereka langsung saja masuk kedalam bandara dan menunggu orang tua nya di bangku tunggu yang disediakan.


setelah menunggu selama 10 menit mereka menunggu dalam diam dengan keadaan hening tanpa pembicaraan apapun hingga menciptkan suasana yang tidak nyaman.


Namun suara panggilan dari mama nya mengalihkan pandangan gadis itu.


" Vina..


" Aldo.. "


Panggilan sang mama yang di tujukan kepada dua orang itu membuat sepasang kakak beradik itu langsung bangun dari duduk nya dan segera berjalan ke arah orang tua mereka dengan Aldo yang memeluk papa dan Vina yang memeluk mama .


" Aduh mama kangen banget sama kalian berdua. Ini sayang mama bawa oleh-oleh ini buat kamu, satu koper itu isi oleh-oleh nya buat kamu semua dan satu koper lagi buat Aldo " ucap mama.


Aku yang mendegar itu langsung saja mengucap kan terima kasih sama mama sambil memeluk mama erat dan mencium pipi mama.