Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Rencana Jahat Part 4



Entah sudah berapa lama Aldo mencium bibir mungil Vina, lelaki itu seperti mempunyai stok nafas yang banyak sehingga tidak berhenti, bahkan bibir Vina sudah terlihat membengkak karena ulah ciuman Aldo.


Setelah merasa cukup dan kehabisan nafas Aldo menghentikan ciumannya dan menghirup udara sebanyak-banyaknya.


" Oke sekarang waktunya uji coba " ucap Aldo.


Aldo segera mengambil salep dan mulai mengoleskannya yang dilakukan secara bergantian ke kiri dan kanan.


Setelah cukup lama dengan kegiatannya tersebut Aldo menyimpan salep tersebut kedalam kantong celananya, karena dia beniat akan melakukan nya lagi di lain waktu.


Aldo dengan berlahan dan telaten mulai memakaikan kembali baju Vina dan merapikan penampilan gadis itu agar besok gadis itu tidak curiga.


Setelah selesai Aldo pun bergegas keluar kamar dan tidak lupa mengecup kening gadis itu sekilas dan masuk ke kamarnya untuk tidur.


Sedangkan di dalam kamarnya Aldo yang saat ini sedang berbaring di ranjang tidak henti-hentinya tersenyum karena dia sudah tidak sabar ingin melihat hasil dari ulahnya besok.


" Kamu harus tumbuh yang sehat dan besar ya sayang " ucapnya pada diri sendiri sambil tersenyum seperti orang gila membayangkan Hasil dai uji cobanya dan setelah itu Aldo pun tertidur.


# Ke Esokan paginya


" Ugghh


Vina yang saat ini mulai terbangun dari tidur panjangnya mulai membuka mata dan saat ini kepalanya terasa sangat sakit dan dia merasa bingung kenapa sekarang ada di kamarnya karena seingatnya terakhir kali kemarin sore ia berada di meja makan sedanf memakan soto lalu tiba-tiba Vina merasa tidak ingat apa-apa lagi.


Dengan perlahan Vina bangun dari tempat tidur sambil memijat keningnya yang terasa sangat sakit dan masuk ke kamar mandi .


Namun saat Vina membuka bajunya dia merasa kaget dan dia pun merasa ada yang aneh dan berbeda dengan tubuhnya.


Viba pun berdiri di depan kaca sambil terus memperhatikan apa yang berbeda dengan tubuhnya.


Setelah cukup lama Vina memperhatikan tubuhnya barulah dia sadar bahwa ada yang berbeda.


Vina melihat salah satu bagian tubuhnya terlihat lebih menonjol dengan sangat ketara di bandingkan kemarin hingga membuat Vina merasa risih dengan perubahan tersebut.


Tidak hanya itu saja, kenapa bibir aku juga terlihat membengkak, apa aku di gigit serangga semalam ya pas tidur.


Aku harus tanyak kak Aldo siapa yang bawa aku ke kamar karena aku benar-benar ngak ingat apapun.


" Udah deh mending sekarang aku mandi dulu dan sarapan di bawah " ucapnya dan segera berlalu ke kamar mandi karena saat ini perut Vina juga terasa sangat laper karena semalam Vina tidak makan.


Setelah selesai mandi, Vina pun keluar dan menuju lemari dan memilih pakaian yang akan aku pakek untuk ke kampus nanti.


Setelah selesai memilih baju dan mencoba memakai daleman namun aku malah merasa sangat kesal karena aku begitu kesusahan memakainya dan entah kenapa bahkan setelah aku mencoba semuanya namun aku malah menemukan semua Bra yang aku pakai terlihat kekecilan hingga membuatku sesak nafas.


" Pulang kuliah nanti aku harus beli bra baru kayaknya ni " ucapku.


Setelah bersiap-siap aku pun turun ke bawah menuju meja makan dan melihat kak Aldo sedang sarapan sendiri.