Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Om Andre



" Iya saya Vina, om siapa ya? " tanyanya lagi


Namun bukannya menjawab lelaki itu malah memeluk Vina dengan erat dan mencium pipi Vina.


Vina yang di perlakukan oleh orang asing seperti itu tentu saja kaget, namun dengan cepat dia melepaskan pelukan itu dan menghapus bekas ciuman itu.


" Om siapa sih ?


kok ngak sopan banget main cium-cium aja.


" Oke-oke santai sayang, kenalin nama saya Andre dan saya adiknya mama kamu alias om kamu " ucap Andre memperkenalkan diri.


Akhirnya lelaki asing itu pun meperkenalkan diri dan ternyata dia adalah adik mamanya namun tetap saja sikapnya tadi tidak sopan dengan langsung memeluk dan menciumnya begitu saja.


" Soal pelukan tadi adalah sapaan perkenalan dari om, di luar negeri itu adalah hal yang biasa jadi muka kamu jangan cemburut gitu dong baby " sambung Andre


" Itukan di luar negeri bukan disini " ucap Vina sewot.


" Yaudah om masuk aja dulu, kebetulan di dalam ada kak Aldo.


Aku pun masuk kedalam rumah dengan di ikutin om Andre dari belakang.


Namuan siapa sangka Andre yang saat ini berjalan di belakang Vina malah menatap tubuh Vina dari belakang.


Tatapan mata pria itu seperti pemburu yang menemukan mangsa dan menatapnya lapar.


Apa lagi ketika tadi Andre memeluk keponakan nya itu dia bisa merasakan sesuatu yang besar dan empuk di balik baju kebesaran yang Vina kenakan saat ini.


" Om tunggu di sini dulu, aku buatin minum dulu sekalian aku panggil kak Aldo.


" Oke baby " jawab Andre dengan genit, namun Vina hanya berlalu tanpa menanggapinya.


Vina yang saat ini berjalan kedapur masih di tidak menyadari tatapan mata buaya darat yang di lakukan Andre.


Namun suara derap langkah kaki menuruni tangga mengalihkan tatapan mata Andre ke suara itu.


Dari arah ruang tamu Andre bisa melihat keponakan laki-lakinya yang saat ini sedang menuruni tangga melihatnya dengan tatapan tajam dan tidak suka.


Andre ini sebenarnya adik angkat mamanya Aldo bukanlah adik kandungnya dan selama ini Andre bekerja di salah satu perusahaan keluargannya Aldo yang ada di luar negeri.


Kebiasaan Andre yang sudah lama tinggal di luar negeri membuat kebiasaan hidup Andre juga menjadi liar dan bebas.


Bahkan di umurnya yang sudah mencapai 31 tahun itu Andre belum juga menikah, selama ini Andre hanya asik bermain-main wanita di luar sana.


Dan dari arah lantai dua, Aldo sudah memperhatikan interasi antara Andre dan Vina sedari mereka masuk kedalam rumah.


Bagaimana lelaki itu menyapanya, memeluknya erat dan bahkan berani mencium pipi gadisnya membuat hati Aldo benar-benar emosi.


Dengan tatapan tajam dan tidak bersahabat Aldo pun menyapa om yang tidak di anggapnya itu.


" Ngapain om di sini ? " tanya Aldo sinis


" Mama kamu yang nyuruh om untuk jenguk kalian disini, untuk mastiin keadaan kalian baik-baik aja dan ngak ngebuat yang aneh-aneh " jawab Andre kelewat santai dan ambigu.


mendengar jawaban Andre membuat emosi Aldo bertambah.


" kami bukan anak kecil lagi yang mesti di jagain, jadi udah deh om pergi aja karena aku juga mau ke kampus.


" Yaudah kalau kamu mau pergi ya pergi aja ada Vina kok yang nemenin saya di sini .


Vina yang sudah selesai membuat minuman segera mengantarkan nya ke ruang tamu dan melihat kak Aldo dan om Andre yang sedang saling tatap menatap.


kak Aldo yang menatap om Andre tajam dan Am andre yang melihat itu terlihat santai dan biasa saja


" Minum dulu om " ucap Vina memecahkan keheningan.


Andre pun segera meminum minumannya dan berkata pada mereka.


" Nanti malam mungkin om akan tidur di sini, karena mama kalian nyuruh saya buat jagain kalian " Ucap Andre setengah berbohong.


Karena tidak ingin berdebat dengan Aldo akhirnya Andre pun pamit dengan alasan ingin bertemu dengan teman lama.


Aldo yang melihat Andre pergi, melakukan hal yang sama dengan pergi ke kampus karena saat ini dia sudah terlambat untuk mengantarkan tugas kuliahnya.