Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Jijik Dengan Diri Sendiri



Saat ini seorang perempuan yang sedang tertidur lelap di kamar dan sangking pulasnya tertidur dia tidak mendegar suara ketukan pintu dari sang mama di luar kamar entah sudah berapa lama sang mama mengetuk pintu itu.


Hingga pada saat mama nya menyerah dan ingin mengambil kunci cadangan kamar Vina karena khawatir terjadi apa-apa pada anak nya, Vina yang saat itu mulai terusik dan membuka mata nya mendegar suara mama nya di seberang pintu hingga dia menyaut panggilan itu dan berjalan ke arah pintu dan membuka nya.


" Maaf ma aku tadi ngak denger suara mama ketuk pintu, mungkin aku tidur nya terlalu nyenyak " ucap Vina.


" Kamu kenapa sayang ?


kamu sakit ya?


tumben banget kamu jam segini tidur " tanya mama nya karena melihat kondisi Vina yang terlihat lesu dan lemas dan juga melihat seperti ada bekas air mata di ujung kelopak mata perempuan itu.


" Ngak apa-apa kok ma, cuma pusing aja, nanti juga sembuh " jawab Vina.


" Ini mama bawakan makanan buat kamu karena kamu ngak turun-turun untuk makan " ucap mama nya sambil membawa makanan dan meletakan di meja di dekat ranjang.


kamu langsung makan aja, mama ambilin obat pusing dulu.


Setelah meletakan makanan sang mama langsung turun mengambil obat, Vina pun berjalan ke arah ranjang dan mulai memakan makanan dengan lemas.


Jujur Vina merasa sangat lapar hingga membuat badan nya seperti tidak memiliki tenaga lagi dan tidak ingin membuat sang mama tambah khawatir Vina pun harus kuat.


Setelah selesai memakan semua makanan itu sang mama pun kembali masuk dan menyerahkan obat dan Vina langsung meminum nya.


" Iya ma " jawab Vina


Sang mama pun langsung keluar dari kamar dan menyisakan Vina seorang diri di kamar yang sepi itu.


Vina yang tidak berniat ingin tidur lagi pun berniat ingin berendam di dalam kamar mandi.


Setelah mengambil handuk dan melepas semua pakaian nya Vina masuk ke kamar mandi dan mulai mengatur suhu air untuk di isi kedalam bathup.


Namun saat ia melepaskan handuk Vina dapat melihat beberapa bercak tanda yang Kevin katakan namanya ** ada di leher nya dan melihat itu Vina mulai teringat dengan ** yang ada di leher nya dulu,


apakah dalangnya juga kak Aldo.


Melihat tanda itu mengingatkan Bina pada kejadian keji yang menimpa nya semalam dan dia merasa jijik dengan dirinya sendiri, dia merasa hina dan tidak berguna hingga dengan kasar Vina mulai mengosok-gosok kan bagian lehenya berniat ingin menghilangkan namun bukan nya hilang yang ada hal itu malah membuat kulit Vina menjadi tambah merah dan perih namun tanda itu tetap tidak mau menghilang.


Setengah jam Vina berendam di dalam air yang hangat membuat badan Vina menjadi lebih rilex dan nyeri di bagian kewanitaannya mulai menghilang.


Vina pun berjalan ke arah shower dan membersihkan diri, setelah selesai mandi Vina keluar dengan tubuh yang lebih segar di bandingkan tadi.


Vina pun langsung berjalan ke arah lemari, mengambil pakaian yang tertutup untuk menutupi bagian kemerahan yang tidak bisa langsung di hilangkan meskipun sudah Vina gosok-gosok dengan kuat dan langsung memakai kan nya, setelah selesai Vina berniat ingin turun ke bawah karena ingin membantu sang mama memasak di dapur.