
~ Sebelum dilanjutin author ngak pernah bosan buat mengingatkan kalian untuk jangan lupa like sebanyak-banyaknya.
Saat ini Aldo dan vina yang sudah sama-sama menyelesaikan sarapannya segera bangun dan berpamitan pada om Andre, namun hanya Vina yang melakukan nya sedangkan Aldo langsung saja berjalan melewati mereka menuju garasi dan menunggu Vina di dalam mobil .
" Om , aku berangkat dulu ya, jangan lupa kunci pintunya " pamit Vina
" Iya sayang tenang aja, hati-hati bilang sama Aldo nyetirnya. " jawab Andre
" Siap om " Jawab Vina
Vina pun segera berlalu dari hadapan Andre dan langsung masuk ke mobil dengan aldo yang sudah menunggu.
Melihat Vina yang sudah masuk, tanpa sepatah kata pun Aldo langsung saja menancapkan gas mobilnya menuju kampus.
Skip dalam ruangan
Vina yang saat ini sudah sampai di ruangan sambil menunggu Dosen datang, ia menghabiskan waktu dengan membaca buku.
Vina bukannya tidak ingin berteman atau bergabung dengan teman-teman cewek lainnya, hanya saja dia cukup males kalau harus bergabung dengan para wanita-wanita di kelasnya yang hanya sibuk bergosip dan bahkan tidak jarang mereka sering mencaci orang lain tanpa sadar diri bahwa mereka belum tentu lebih baik dari orang yang mereka omongin.
Namun hal itu bukan bearti dia sombong, ketika dia bertemu dengan teman-teman sekelas nya dia tetap akan menegur dan tersenyum hanya saja ia tidak ikut bergabung dan berkumpul bersama-bersama.
Saat ini Vina yang merasa bosan membaca buku dan berniat untuk mengisi kebosanan nya dengan bermain istagram namun baru saja dia ingin membukanya, Kevin yang mengambil mata kuliah yang sama dengan nya datang dari arah pintu dan menyapanya.
Namun pada saat ingin ber basa-basi mata Kevin malah tidak sengaja melirik ke arah leher Vina dan melihat sesuatu yang aneh namun tidak asing untuknya.
Meskipun Kevin bukan lelaki bejat yang suka bermain- main wanita, namun dia tidak bodoh untuk tidak mengetahui itu apa.
Kevin yang ingin menanyakan perihal itu pada Vina terganggu dengan kedatangan dosen yang masuk ke kelas dan membuat Kevin untuk menunda menanyakan nya.
Kevin pun duduk di bangku disamping Vina yang memang dalam keadaan kosong dan mengikuti materi perkuliahan dengan serius.
Hingga tanpa terasa 2 jam sudah mereka berada di ruangan itu dengan materi yang rumit dan cara mengajar dosen yang lumayan membosan kan, namun di karenakan dosen itu terkenal dengan sifat killernya membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi duduk diam seperti robot dan tidak ada yang berani berkomentar kecuali pada saat sisi tanya jawab.
Kevin yang saat ini merasa butuh minuman segar setelah mendegarnya materi selama dua jam berniat mengajak Vina ke kantin sekaligus menanyakan prihal bekas ciuman di lehernya yang terlihat sangat ketara.
" Vina kantin yok butuh yang seger-seger ni setelah dengerin materi dua jam dan duduk diam kayak robot " ajak Kevin.
" Ayok deh, aku juga haus ni " jawab Vina.