Vina and Aldo

Vina and Aldo
# Penyesalan sang mama



sedangkan saat ini di rumah aldo sang mama dan papa berada di kamar berdua sedang mendiskusikan tindakan apa yang harus mereka lakukan.


" sekarang kita harus gimana pa " tanya sang mama


" kita tunggu aldo pulang saja dulu, kita harus klarifikasi sendiri namun meskipun aldo yang sudah melakukan itu ke vina, papa tidak setuju kalau dia menikahi vina. papa tetap maunya aldo menikah dengan clara. " ucap papanya keras kepala.


" papa jangan seperti itu, vina itu anak kita juga dan kalau memang aldo sudah melakukan hal bejat itu ke vina, kita harus menikahkan mereka pa. kasian banget vina pa kalau emang ini ulah anak kita dan tadi mama terlalu terbawa emosi hingga menampar vina pa " ucap sang mama sambil menangis sesugukan.


sang mama pun langsung bangun dari kasur dan berjalan ke arah pintu namun suara sang papa membuat hati sang mama lebih sakit.


" kamu mau kemana ma " tanya papa


" mama mau minta maaf ke vina karena udah nampar dia tadi, harusnya kita klarifikasi dulu semua kebenarannya sebelum terbawa emosi seperti tadi pa. " ucap mama


" tapi vina udah papa usir setengah jam yang lalu ma " ucap papa


" apa ?


ya ampun kenapa papa usir dia, vina lagi hamil dan kondisi dia belum terlalu sehat kenapa harus papa usir dia. " jawab mama terus saja menangis dan sekarang lebih histeris lagi .


sang mama begitu menyesal dengan apa yang di lakukannya tadi dan sekarang di tambah lagi dengan papa mengusir vina dalam keadaan vina yang tidak dalam kondisi fit dan sedang hamil membuat sang mama begitu khawatir dengan kondisinya.


sedangkan aldo yang baru saja pulang dan melihat mobil sang papa sudah terparkir di depan rumah dalam hati aldo berfikir tumben papanya jam segini sudah pulang karena biasanya papanya sering pulang siap magreb. namun saat aldo masuk ke dalam rumah aldo tidak melihat siapapun dengan rumah yang terlihat begitu sepi.


sambil mendorong pintu itu hingga dia dapat melihat sang mama dan papa yang sedang berbicara dan kedatangan aldo mengalihkan perhatian mereka dua.


" siapa yang di usir ma pa ? " tanya aldo


" vina al, papa kamu ngusir vina " ucap sang mama masih dalam keadaan menangis


mendegar jawaban sang mama tentu saja aldo merasa kaget, kenapa papanya harus mengusir vina padahal selama ini perempuan itu tidak banyak bertingkah dan tidak pernah membuat masalah dan kini ia yakin pasti ada yang tidak beres.


" kenapa vina di usir ma pa " tanya aldo tanpa bisa menyembunyikan rasa penasaran dan kagetnya.


" kamu duduk dulu mama sama papa mau bicara sama kamu " ucap sang mama menyuruh aldo duduk di kursi di dekat mamanya.


" jadi tadi pagi vina pingsan lagi dan karena terlalu khawatir mama panggil dokter untuk periksa dia dan kamu tau apa yang dokter katakan. " ucap sang mama sambil mengantung kalimatnya dan terus melihat ke arah aldo dan aldo tidak menjawab apapun hanya menunggu kelanjutan kalimat itu.


" Dokter bilang vina hamil sudah dua minggu dan berita itu membuat mama dan papa kaget dan berfikir siapa yang sudah melakukan itu ke anak perempuan mama.


saat vina bangun kami meminta penjelasan ke dia dan vina mengaku kalau kamu yang sudah melakukan hal bejat itu ke dia, kamu sudah memperkosa dia hingga dia hamil " sang mama masih terus melanjutkan ceritanya sambil menangis


sedangkan aldo yang duduk di depan mama saat ini hanya terdiam namun dalam hati dia merasa sangat senang karena vina akhirnya bisa hamil dan aldo sudah memperkirakan kalau hal seperti ini pasti akan terjadi namun dia tidak menyangka kalau vina sampai di usir apalagi perempuan itu dalam keadaan hamil dan itu sangat membuat aldo khawatir.