
pagi hari nya vina terbangun dengan kepala yang pusing dan terasa berat membuat vina heran apa yang terjadi padanya. vina merasa tertidur sangat pulas semalam setelah meminum air saat tengah malam namun dia merasa tidak ada yang aneh dengan air itu.
vina pun segera bangun dari ranjang berniat ingin mandi namun saat ingin bangun tiba-tiba saja dia merasa agak sedikit sakit dan perih di bagian kewanitaannya di tambah lagi dengan badan-badannya yang terasa pegal semua.
saat ini vina mulai berfikir yang aneh-aneh, apa yang ada seseorang yang berbuat aneh padanya semalam, dengan pelan vina pun berjalan ke arah pintu untuk memastikan apakah pintunya terbuka, namun saat memastikannya vina tidak dapat membuka pintu itu yang bearti tidak ada yang masuk ke dalam kamar itu.
vina yang memang selalu bersikap polos dan sering berfikir positif tidak mau menuduh orang lain tanpa ada bukti di depan matanya dan akhirnya vina pun pun berjalan ke kamar mandi untuk berendam agar dapat sedikit menghilangkan pegal-pegal di badannya.
15 menit vina berendam di kamar mandi dengan menggunakan aroma terapi membuat tubuh vina menjadi lebih rilex dan kini pegel-pegel dan nyeri di tubuhnya pun mulai berlahan menghilang.
setelah mandi dan berganti pakaian vina pun segera turun ke bawah berniat ingin membantu mamanya memasak namun saat dia sampai di dapur vina malah melihat mama nya yang sudah hampir selesai masak.
" ma udah selesai masaknya ya, padahai aku baru aja mau bantuin mama" ucap vina cengegesan
" kamu ni mau bantuin mama tapi turunnya baru sekarang, " jawab mama vina sambil mencubit pipi vina
" aduh ma sakit ma . " protes vina membuat mamanya segera melepaskan
" udah kamu bawa semua makanannya ke meja, mama mau panggil aldo sama papa dulu. " ucap mama
" siap ibu negara " jawab vina sambil memberikan hormat
beberapa menit di tunggu mama, papa dan kak aldo sampai di meja makan dan denga. segera kami memulai sarapannya.
saat kami semua makan dan sebelum papa berangkat ke kantor aku langsung meminta izin padanya untuk mengunjungi panti asuhan tempat tinggal ku dulu.
" pa, ma aku mau minta izin mau berkunjung ke panti nanti siang dan mungkin sekalian aku bakalan nginap di sana beberapa hari, soalnya aku kangen banget sama anak-anak di panti. " ucap vina
boleh ngak pa, ma ?
" boleh" ucap papa vina dan langsung berjalan ke luar rumah setelah mencium kening sang istri
" boleh kok sayang, kamu mau pergi jam berapa nanti biar di antar kak aldo ya " jawab sang mama
" emm, ngak usah ma, nanti biar aku perginya pakek taksi aja. " ucap vina karena nanti vina akan merasa canggung ketika berduaan dengan aldo karena semenjak kejadian di hotel beberapa minggu lalu membuat vina tidak mau berbicara lagi dengan aldo bahkan untuk kontak mata saja vina selalu berusaha berusaha menghindar.
" nanti tunggu aku antar dan jangan langsung pergi awas aja kalau langsung pergi " ucap aldo tiba-tiba dan langsung berdiri dari kursi meja makan menuju ruang tamu dan mulai menghidupkan tv.
~ ayo dong kasih bintang lima untuk novelnya agar bagus ratingnya.