
Saat ini di lantai atas tepatnya lantai dua di samping kamar Aldo, Vina yang mumutuskan ingin tidur mengurungkan niatnya karena kerongkongan nya yang saat ini sangat kering hingga membuat gadis itu untuk ke dapur terlebih duhulu mengambil minuman.
Saat Vina menuruni tangga betepatan dengan keluar nya om Andre dari kamar nya dengan koper besar yang ada di tangan, tentu saja hal itu membuat gadis itu heran, kemana om nya itu akan pergi padahal belum genap seminggu lelaki itu menginap di rumah ini.
Dengan segera Vina berjalan menghampiri om nya yang belum menyadari kehadirannya.
" Om " panggil Vina.
" Eh, kamu udah pulang dari kampus,
tadi kata Aldo kamu udah keluar sama teman, kapan pulangnya? " tanya Andre.
Mendengar pertanyaan om nya itu membuat Vina heran, kenapa kakak nya itu harus berbohong pada om nya dengan mengatakan dirinya tidak ada di rumah, apa kakak nya itu berbohong agar tidak ingin ketauwan pada om nya karena telat membuat dirinya menangis.
" Hey kenapa bengong ?
om ngomong sama kamu loh sayang bukan sama tembok " ucap om Andre.
" Eh, iya-iya om, aku tadi emang keluar sama temen, cuma ni dah pulang, mungkin karena tadi om di kamar makanya om ngak tau waktu aku pulang " jawab Vina.
Oh iya om mau kemana ni bawa-bawa koper segala ? " tanya Vina.
" Om mau balik ke Singapur sayang, om ada urusan mendadak dan sangat penting yang ngak bisa di wakili jadi terpaksa om harus balik " jawab Andre dengan muka sedih,
padahal om masih betah banget tinggal di sini apa lagi ada keponakan om yang cantik gini.
" Om boleh peluk kamu ngak, om nanti bakalan kangen banget sama kamu lagian om juga belom tau kapan om bisa balik ke sini lagi. " tanya Andre dan tumben-tumben nya lelaki itu bertanya terlebih dahulu biasanya langsung ngegas.
Mendangar permintaan om nya itu tanpa berpikir panjang pun Vina menyetujuinya karena betul seperti kata lelaki itu, Vina pun sendiri juga tidak tau kapan dia bisa bertemu dengan om nya lagi .
" Boleh kok om " ucap Vina menyetujui.
Andre pun dengan segera memeluk Vina dengan erat dan sangking eratnya dia bisa merasakan sesuatu yang empuk menyentuh dada bidangnya.
Setelah berpelukan cukup lama di akhiri dengan Andre yang mencium pipi gadis itu membuat gadis itu kaget dan segera menjauhkan diri .
" Ihh, om ni main cium-cium aja , tadi katanya mau peluk " sebab Vina.
" Hehe, itu bonus Vin, anggap aja salam perpisahan dari om " jawab Andre.
" Yaudah om pamit dulu ya, udah mau telat juga ni soalnya om ambil penerbangn sebentar lagi, tadi om udah pamit juga sama Aldo jadi om langsung pergi ya, kamu titip salam aja buat Aldo.
" Iya om " jawab Vina.
Setelah berpamitan Andre pun keluar dari rumah itu di ikuti dengan Vina yang mengantarkan lelaki itu hingga kedepan pintu, hingga mobil yang di tumpangi Andre mulai melaju dan meninggalkan perkarangan rumah hingga tidak terlihat lagi dari pandangan mata.
#jangan lupa like, coment and bintang lima nya guys ya 😁