
Sedangkan di belahan bumi lain seorang lelaki yang saat ini masih berbaring di atas ranjang hotel akibat kegiatan yang semalam masih tertidur sangat pulas hingga tidak menyadari bahwa saat ini ia hanya tinggal sendiri di kamar itu.
Lelaki itu mulai mengeliat dari tidur nya dan saat dia menjatuhkan tangannya ke samping dia menyadari saat ini bahwa kasur di samping nya kosong, dengan mata yang masih tertutup tangan itu mulai meraba-raba mencari orang yang semalam melakukan kegiatan panas dengan nya namun lelaki itu tidak menemukan siapapun hingga dia bangun dan membuka mata.
Aldo langsung saja bangun dari kasur nya dengan mata yang menyelusuri semua ruangan itu hingga mencari ke kamar mandi namun ia tidak juga menemukan nya.
Aldo mulai berpikir kemana wanita itu pergi, apa ia sudah pulang dan meninggalkan Aldo sendiri di hotel.
Setelah memungut pakaian tanpa rasa bersalah, Aldo memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap-siap ingin pulang ke rumah dengan perasaan yang bahagia.
Setelah selesai mandi, Aldo keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang segar dan wajah yang fres dengan senyum yang tidak luntur dari wajahnya sedari tadi, saat dia ingin melangkahkan kakinya ke arah luar pintu namun tiba-tiba matanya tertuju pada satu titik pusat perhatian di atas kasur tepat nya di atas sepray terdapat bercak-bercak darah yang masih menempel dan terlihat sangat nyata.
Bukannya merasa bersalah atas tindakan nya semalam namun lelaki itu malah merasa senang dan tersenyum sangat lebar di bandingkan tadi, mengingat percintaan panas dia semalam membuat sesuatu yang di bawah sana menjadi sesak dan membuat lelaki itu ingin merasakan nya lagi dengan segera.
Aldo pun keluar dari kamar yang penuh dengan memori itu dengan bahagia dan pulang menuju rumah nya namun sebelum itu dia menuju ke bar yang semalam dia datangi untuk mengambil mobil nya .
Saat Aldo sudah sampai di rumah dengan segera lelaki itu masuk ke dalam dan melihat mama dan papa nya yang sedang sarapan tanpa ada wanita nya di meja makan.
Sedangkan sang mama yang melihat anak lelaki nya baru saja pulang dan tidak ingin membuat ada nya pertengkaran pagi-pagi antara anak dan bapak nya membuat sang mama menyapa anak nya.
" Kamu baru pulang ya nak ?
ayo sini sarapan dulu " ucap mama nya.
Sedangkan sang papa yang sedari tadi diam mulai angkat bicara.
" Kamu tidur di mana semalam? " tanya sang papa.
" Rumah teman " ucap Aldo berbohong.
" Besok sore kamu jangan kemana-kemana, karena teman nya papa akan datang " lanjut papa Aldo.
Fanpa menghiraukan ucapan sang papa, Aldo menyudahi sarapannya berdiri dari kursi dan segera masuk ke kamar nya hingga membuat sang papa menatap Aldo tajam karena di abaikan oleh anaknya.
Namun saat ingin berjalan tiba-tiba Aldo teringat dengan vina hingga dia bertanya pada mama nya.
" Vina mana ma ? " tanya Aldo.
" Dia di kamar, tadi udah mama panggilin sarapan katanya belum lapar " jawab mama.
Setelah mendegarkan jawaban mama nya, Aldo pun segera berjalan ke arah tangga nua dan masuk ke kamar, walaupun saat ini Aldo sangat ingin melihat keadaan gadis itu namun itu tidak memungkin untuk Aldo bertemu dengan Vina sekarang.
Aldo juga yakin nanti malam gadis itu akan keluar dari kamar nya untuk makan malam karena tidak mungkin perempuan itu berdiam diri di kamar sampai malam karena pasti akan menimbulkan kecurigaan atau spekulasi lain dari orang tua nya.