
Seperti waktu terus berputar, selama nafas masih berhembus, kita harus memaksa diri untuk tetap melangkah, berjalan, menghadapi apa yang berada didepan. Hubungan yang pelik akan terasa mudah jika ada kejujuran dan toleransi antar pasangan, mungkin itu sebuah harapan yang masih ada dalam asa. Menanti sebuah kejujuran dan menunggu kepastian.
"lusi sudah siap dan memilih langsung berangkat" tidak ada ucapan, tidak ada ciuman dan pelukan dipagi hari.
James bangun melihat istrinya tidak ada disampingnya lagi, lalu turun mendapati sebuah sarapan sudah tersedia.
"apa yang terjadi padanya" dia sedang menghindariku, ucap james
James mengambil ponselnya untuk menelpon lusi, namun ia melihat pesan masuk dari sandra, ia terkejut melihat foto foto yang dikirim sandra padanya dan langsung menelpon sandra.
"hei james"
"apa yang kau kirim padaku? "
"foto kita"
"per*e*an" dengan foto itu, kapan kau mengambilnya
"apa kau lupa james, kau mabuk dan ingin tidur dengan ku? "
"br*ng**k" dasar wanita ja**ng, kau menggodaku dan memaksa ku minum, kau sengaja melakukannya.
"kau mabuk james"
"kau yang mabuk" ***k
James sangat marah, ia kesal dengan sandra, bahkan ingin sekali menemui sandra. Apa mungkin lusi telah melihat pesan dari sandra..
"oh no", aku harus menelpon lusi...
***
"lusi" kau sudah pulang
Lusi diam tak menjawab.
"lusi, dengar" aku ingin menjelaskan sesuatu padamu
"tentang sandra? " foto itu?
"lusi" tolong, aku bisa jelaskan
"aku sudah mengerti james" kau tidak perlu menjelaskan
"lusi dengarkan aku"
"untuk apa? " mendengar jika kau tidur dengannya, kau menciumnya, kau memeluknya? haruskah aku mendengar semua itu dari mulutmu? hah...
"lusi" kau tidak percaya padaku?
"kau yang tidak percaya padaku" kau bahkan tak mengizinkan aku berbicara dengan teman laki laki ku kau juga tak membiarkan ku untuk memiliki sedikit privasi, dan sekarang kau melakukan apa yang tidak seharusnya kau lakukan.
"lusi"...teriak james
"kau membenci ibumu karna berselingkuh" lihat apa yang kau lakukan padaku james, lihat apa yang telah kau beri untukku! kau menghianatiku.
"lusi" tolong jangan percaya itu
"aku membencimu james, aku benci kau" tinggalkan aku sendiri...
"lusi, aku mohon" menarik tangan lusi
"aku tidak ingin mendengar apapun darimu.. " sudah cukup, kau terlalu egois.
"lusi" bentak james keras, membuat lusi terdiam menatap james lalu melangkah pergi... namun james dengan cepat kembali menarik tangan lusi.
"lepaskan aku" teriak lusi dan tak sengaja menampar pipi james...
"kau memukulku? "
Lusi terdiam
"ok" kau boleh pukul aku asal jangan percaya itu
"apa kau bisa membuat foto itu tidak nyata? " apa kau bisa katakan kau tidak tidur dengannya? tidak menciumnya? tidak memeluknya? lusi kembali menguasai emosinya.
Lusi kembali memukul james dengan tangannya, dan...
"cukup lus" kau tidak bisa percaya padaku, kau mau berhubungan dengan kevin? itu tujuan mu! hah
"apa" kevin? kau masih cemburu dan ingin membalas ku? jadi itu semua benar? kau benar tidur dan punya hubungan dengan sandra...
"lusi"
"lepaskan aku" jangan sentuh aku... sambil menangis dan berteriak... aku membencimu, sambil berontak
Tanpa sengaja james mendorong lusi ke arah meja dan membuat lusi terjatuh, meja keras itu menyentuh perut lusi dan membuat lusi sempat terdiam beberapa saat.. lalu kembali bangkit
"lusi, maaafkan aku" aku tidak bermaksud..
Lusi menepis tangan james, dan pergi dari rumah dengan mobil james keluar dari rumah. James mencoba mengejarnya..
"lusi" jangan pergi....lusi... teriak james sambil memegang kepalanya karna kesal..
***
James pergi ke sebuah minimarket dan duduk disana, sambil minum. Tanpa sengaja carlos menemuinya disana yang tengah menunduk menatap lantai.
"hei james" kau disini?
"hei" kau butuh sesuatu?
"ya" kau tidak bekerja?
"aku mengambil waktu istirahat, karna baru pulang dari LA"
"ya, aku tahu" lusi mengatakannya padaku!
"kau bertemu dengannya? "
"ya, aku melihatnya disebuah toko bunga"
***
"hei lusi"
"hei carlos" kau mau kemana?
"ah, tidak" ini untuk james, aku akan menjemputnya ke bandara.
"dia sedang pergi? "
"ya" pekerjaan... LA
"ok" kau pasti sangat merindukannya
"ya" sambil senyum
"ok, bye lusi"
"bye carlos" hati hati, sambil melambaikan tangan
***
James terdiam mendengar cerita carlos dan menutup wajahnya dengan tanganya.
"hei, kau ok? "
"ya" aku pergi!
"ok" bye james
***
Sementara lusi masih menyetir mobilnya tanpa tahu kemana ia akan pergi, tiba tiba ia kembali merasakan sakit di bagian perutnya dan memegang perutnya, lama lusi merasakan sakit dibagian itu, sampai ia merasakan ada sesuatu yang keluar di balik roknya, sampai lusi hilang kendali, Dan akhirnya menabrak pembatas Jalan.
***
Bunyi ambulan satu satu sembilan terdengar, dan beberapa mobil polisi juga berada ditempat kejadian tersebut. Polisi berusaha menelpon ponsel berdasarkan kode plat mobil yang dikendarai lusi.
"hallo? " ucap james
"kami dari pihak kepolisian ingin menyampaikan telah terjadi kecelakaan pada kendaraan anda dengan nomor polisi *****".
"dimana ini"
"kejadian terjadi dijalan *****"
"aku segera kesana"
Belum sempat james bertemu dengan lusi, ambulan itu pergi membawa istrinya kerumah sakit.
"tuan james" apa nona lusi istrimu? "
"ya" tolong bawa aku kerumah sakit yang membawa istriku
"ok, baiklah"
***
"siapa yang akan bertanggung jawab dengan pasien atas nama lusi swan? " tanya perawat pada tim medis 119
"aku" jawab James sambil berlari
"ok"
***
Lama james menunggu diluar ruang tindakan, sampai ia dipanggil dan melihat lusi terbaring lemah dengan infus dan selang oksigen di hidungnya. Beberapa luka dibagian tangannya juga pipinya terlihat jelas membekas.
"Dia masih tidur karna obat bius" ucap perawat, dia mungkin akan syok jika sudah sadar, karna ia kehilangan bayinya.
"apa? "
"maaf tuan james" kami harus mengambil tindakan, bayinya tidak bisa diselamatkan.
James memilih duduk disampingnya dengan lemas, james kesal dengan dirinya sendiri, ia tak bisa menjaga lusinya dengan baik, ia tidak bisa menjadi hero untuk lusinya. Sambil menangis james mengenggam tangan lusi, membuat lusi terjaga dari tidurnya dan melihat sekeliling ruangan yang asing baginya.
"james" panggilnya lemah
"lusi" kau sudah bangun?
"Di mana aku? "
"kau kecelekaan dan menabrak pembatas jalan" kau berada dirumah sakit sekarang
"ouh" perut ku sedikit sakit
"ya" istirahatlah, aku disini
"apa terjadi sesuatu pada perutku? "
"tidak" kau baik, kau hanya syok
"ok"
"hallo nyonya james" apa kau pusing? tanya dokter datang melihat kondisi lusi
"tidak"
"ok"
"bagaimana dengan bayiku? " tanya lusi
"maaf nyonya james, kami terpaksa mengambilnya"
"apa"
"untuk menyelamatkanmu, kami mengambilnya"
"tidak... tidak.... " itu tidak mungkin, kau tidak boleh mengambilnya...
"lusi" ucap james
"kau mengambilnya dariku james" kau mengambilnya karna kau tidak menyukainya
"lusi"....
"kembalikan dia james"...sambil berteriak dan menangis... dipelukan suaminya sambil memukul dan menarik baju james...
💘