The Sheen of Love [TSOL]

The Sheen of Love [TSOL]
Part 90



Terdengar suara ngos...ngosan Lien bersamaan jatuhnyaa pedang penuh darah itu.


Kemudian, ia langsung memeluk suaminya sambil menangis...


"Hiks...Hiks...Hiks...


Aku tidak pernah membunuh orang, namun demi mereka yang menyayangiku aku rela melakukannya,"


kata Lien menangis tersedu-sedu, ia merasa jiwa penolong yang selama ini membantu menyelamatkan nyawa orang lain justru bertukar menjadi seorang pembunuh.


"Tidak apa-apa sayang kali ini saja! dia pantas untuk mati, bukankah nyawa harus di balas dengan nyawa? Bisik Hiroshi dengan lembut.


Sekarang kamu puaskan?" Tanya Hiroshi.


Lien pun mengangguk masih dalam dekapan Hiroshi.


"Terima kasih sayang! Sudah banyak membantuku," ucap sang Ratu.


....


....


Metode penyerangan BOF kepada ZL secara tiba-tiba membuat pertarungan antar gangster itu berakhir dengan cepat dan sempurna.


Kerajaan ZL dan Qixuan musnah seketika dengan hantaman keras serta tak lupa pula kehadiran JK yang banyak membantu untuk memperkuat pertahanan hingga kemenangan ada di pihak BOF.


Brest juga yakin akan banyak jagoan-jagoan hebat dari BOF yang akan berkhianat setelah kematiannya tiba.


Hal ini sudah diperkirakan jauh hari oleh Brest Albern, misinya dengan menggabungkan JK dan BOF sangatlah tepat, dengan begitu ia yakin akan mudah mengalahkan kerajaan ibu tirinya itu yang merampas milik ayahnya.


Brest sudah memperhitungkan seperti apa kekuatan di pihak Qixuan dan putranya.


Sebab itulah Brest berani mengeluarkan kartu joker kematiannya yang terakhir.


.....


.....


"Ayo kita pergi...." Ajak Hiroshi pada istrinya.


Tiba-tiba Lien tergeletak lemas.


"Sayang! kamu kenapa?"


dengan panik Hiroshi langsung mengangkat istrinya pergi menuju pintu keluar.


Tiba-tiba ketua gengs BOF berlari kecil mengejar Hiroshi.


"Bos! bagaimana dengan mereka (para pengkhianat) yang ingin balik lagi bergabung dengan kita?"


"Aku tidak perlu lagi mereka, selesaikan (bunuh)" jawab cepat Hiroshi.


"Baik Bos!"


...


Hiroshi pun tampak buru-buru membawa Lien ke dalam mobil, pria itu sangat khawatir kepada istrinya yang baru pertama kali bertarung hebat. Kemudian meletakkan istrinya di bangku mobil.


"Aduh! Kepalaku pusing!" Ucap Lien


"Apa kita perlu ke rumah sakit?" Tanya Hiroshi.


"Tidak usah, kita ke Apartemen saja yah Ai!"


"Baiklah, kalau begitu!"


...


...


Sampai di Apartemen.


Hiroshi membantu Lien membersihkan diri.


Lalu meletakkan kekasihnya itu perlahan di atas kasur.


kemudian bergegas membuatkan sesuatu.


"Ini minum Hani!" Pinta Hiroshi sambil membantu menuangkan teh ke dalam mulut Lien.


Hiroshi memberi ramuan hangat khas Jepang penambah stamina yang drop.


....


....


"Masih pusing?" tanya sang suami.


"Sudah mendingan, aku merasa tenagaku habis terkuras melawan si nenek peot itu!" Ucap Lien.


Hiroshi tersenyum genit.


"Tapi tadi kamu beneran keren banget Hani, aku sempat terpukau!"


Keduanya pun cubit-cubitan mesra penuh cinta...


........


🐥🐥🐥


........


Pagi yang cerah masih dikota Shanghai....


Lien bangun pagi-pagi sudah memesan makanan enak dari koki spesial.


......


......


"Kring...kring...kring" (bunyi alaram pagi)


"My King, Come on! Wake up" Teriak Lien centil di telinga sang suami.


Wanita itu berjalan ke arah meja makan yang sudah terhidang dengan makanan, lengkap beserta penutupnya.


Hiroshi pun bangkit masih dalam keadaan mengantuk, langsung berjalan memeluk Lien dari belakang.


"Sayang! Sepertinya tidur itu lebih enak," kata Hiroshi dengan suara seraknya menjatuhkan manja dagunya di bahu sang istri dalam kondisi mata masih terpejam.


"Ayo mandiii..."


kata Lien sambil mendorong kuat tubuh pria kekar itu menuju kamar mandi dan menjatuhkannya ke dalam bak mandi super harum, reflek Hiroshi menarik wanitanya juga agar ikut masuk ke dalam bak ukuran dewasa itu....


"Bruuuuuzzzzz" (suara jatuhan sepasang kekasih itu"


"Ai! aku sudah mandiii!" teriak Lien.


"Mandi lagi biar kilat!" jawab Hiroshi dalam perasaan bahagia.


Tawa keduanya pun terlihat mesra saling siram-siraman air, seru-seruan dengan buih sabun layaknya kembali ke masa kanak-kanak, hingga berganti dengan adegan bercinta....


"Kamu mau bulan madu kemana sayang!" Bisik Hiroshi lembut dalam dekapan hangat Hiroshi yang masih berada di bak mandi.


"Kita perlu ke Jepang Ai! buat bertemu langsung dengan keluargamu" pinta Lien...


"Oke sayang, sekalian kita buat pesta pernikahan Megah banget semegah-megah nya..." kata Hiroshi begitu semangat.


"Hehehehehe"


"Apa sih yang tidak buat kamu, hanya bintang dan bulan saja yang tidak bisa aku ambilkan!" Rayu maut Hiroshi....


"Ihihihihi" tawa Lien menggelitiki suaminya.


" I Love u"


"Love u too" jawab Lien penuh cinta.


.........


.........


Akhirnya lika-liku kehidupan itu sampai di titik kebahagian.


Keduanya makan di Apartemen paling mewah di kota itu, berlanjut dengan jalan-jalan manja sampai mereka puas, masih diiringi dengan tawa canda yang bebas tanpa intaian lagi. Walau begitu Hiroshi tetap minta pengawalan siaga kepada para gengsnya dari jarak jauh selama berada di kota Shanghai.


....


...


Hiroshi dan Lien sama-sama terlahir dan besar dalam dalam keterbatasan ekonomi, kehidupan seperti itu justru membentuk pribadi keduanya menjadi hebat, tangguh, disiplin dan tidak sombong...


Brest sengaja menjadikan kehidupan Lien dalam keluarga sederhana hingga ada saatnya, sang ayah akan mewariskan harta yang melimpah ruah kepada putri yang selama ini terlihat seperti di telantarkan.


Begitu juga dengan Hiroshi, contoh pria yang sangat bertanggung jawab serta ikhlas menjalani semua kepahitan hidup, berkat kegigihan dan kesabaran serta tau balas budi kepada orang yang sudah menolongnya, hingga takdir membawanya menjadi pria kaya di tambah lagi sejak menjadi suami Lien Hua.


Karena hasil akan selalu setia menunggu usaha.


.....


.....


Raja dan Ratu itu pergi menghabiskan masa bulan madu mereka dengan berkeliling mengujungi beberapa negara Asia, Eropa, Afrika yang memiliki fenomenal wisata yang terkenal salah satunya Indonesia dan Indonesia.


Keduanya Puas bercinta serta memadu kasih disana.


Mereka melakukan versi bulan madu (jalan-jalan) dengan tampilan sederhana sampai versi yang berkelas.


....


....


Lukisan Kisah cinta Hiroshi dan Lien adalah indahnya pacaran setelah menikah.


....


....


Tidak terduga, Lien Hua si gadis tertutup atau kurang pergaulan itu menjadi Ratu di kerajaan ayahnya sekaligus Ratu cinta di hati Hiroshi.


...


...


....


Singapura.


Di sebuah taman yang Indah...


"Sayang aku punya kejutan buat kamu!"


"Kejutan apa Ai!" Ucap Lien tak sabar menanti.


"Sebelumnya cium dulu (Hiroshi menunjuk dahinya)"


"Baiklah!"


Lien mencium dahi suaminya.


"Sudah! Mana?" Tanya Lien kembali.


"Pipi?" Lien mencium pipi suaminya.


"Sudah! Mana?"


"Bibir!...ehmmm...ini yang terakhir!" Kata Lien langsung mencium bibir suaminya.


"Okeh!"


....


Hiroshi langsung bergegas menelpon seseorang,


Tak berapa lama kemudian, datanglah sebuah mobil box menghampiri keduanya.


"Apa itu Ai?" tanya Lien mulai mengerutkan dahinya.


"Lihat saja!" jawab Hiroshi santai.


kemudian Mobil box itu perlahan mendekati mereka.


Sang utusan turun dari mobil.


"Mau taruh dimana Tuan!"


"Posisinya sudah benar, sekarang bukalah!" perintah Hiroshi.


(Lien masih kurang mengerti dan sangat penasaran)


"Baik Tuan" ucap sang utusan berjumlah 2 orang pria dengan memakai seragam.


Saat di buka....


"Jreng...Jreng...Jreng"


"Huaaaaaaoouu😲😲" Lien Shok melihat kejutan gila dari Hiroshi...


Next On....


.


.


.


.


.


.


....**Like & Vote...


Guys! Penasaran tingkat dewa kan??


Sebab itu kalian harus baca dan baca terus yah sampai tuntas..wwkwkw...


Author berharap kalian yang suka dengan TSOL bantu Author Share di Instagram dan FB kalian serta recom ke teman-teman yang belum baca TSOL.


Terima kasih**.