The Sheen of Love [TSOL]

The Sheen of Love [TSOL]
Part 52



Percakapan sudah menggunakan versi bahasa Indonesia.


Andre, Indah serta Hiroshi dan Lien makan bersama. Mereka tampak menyukai hidangan yang lezat itu.


"Ayo Lien, Hiroshi! Makan yang banyak yah! semua hidangan ini versi Tionghoa dan Japanis, khusus kami hidangkan buat kalian berdua dan tuan Eiji,"


Ucap Indah ramah sambil menyebutkan satu per satu nama hidangan itu.


"Iyah kak, terima kasih." Jawab Lien mulai tersenyum bahagia sambil berpikir mana yang harus ia makan terlebih dahulu, semua menu terlihat menarik untuk di makan.


"Terima kasih! kami merasa sangat ter-istimewa, dan ini sangat enak nona," kata Hiroshi lembut yang sudah mengetahui cita rasa masakan Indah Shakila.


(Indah merasa senang, baginya kebahagian menjadi seorang chef itu adalah saat karya menu masakannya di sukai oleh orang lain)


"Chef hidangan kita malam ini adalah nona Indah shakila sendiri," ucap Hiroshi pada Lien.


"Oh, Iyah! Kakak yang masak semua ini?" tanya Lien terkejut dan tidak menduga sebelumnya....


"Aku hanya mengarahkan saja, yang masak adalah para pelayan, hehehe" kata Indah merendah....


"Wah! Hebat, jadi kakak ternyata, seorang chef yah!" ucap Lien.


"(Indah mengangguk) Terima kasih!"


"Siapa dulu suaminya!" Sambut Andre dengan cepat.


"Ahahaha!" tawa Mereka.


"Jadi Tuan Eiji ini adalah juri yang paling bawel dan sangat kritis, selalu menilai dengan detail rasa masakanku, walau begitu pun, aku sangat berterima kasih kepadanya," ucap Indah.


"Hemm, istriku juga memasukkan banyak ramuan di makananku sehingga aku bisa jatuh cinta kepadanya," ucap jahil Andre tanpa merasa bersalah.


"Hah!😱" Hiroshi dan Lien terkejut....


Indah pun mencubit pipi Andre yang sedang makan sambil berkata;


"Mas! ini bukan waktunya bercanda!" ucap Indah gemes melihat celoteh jahil Andre.


"Aduu...du...du..., sakit...sakit...iyah itu hanya bercanda, hehehehe😁" ucap Andre cengengesan.


"Ahahahaha" tawa mereka bersama-sama....


.......


.......


Setelah makan malam,...


Mereka kembali istirahat sejenak.


Andre terlihat bersantai menonton tv di kamarnya....


Indah masih terlihat di kamar anaknya.


Zen sudah tertidur pulas.


"Nyah! kenapa Rohaye kagak di ajak makan bareng tadi."


Reaksi Indah sempat bengong 😮


"Emang lu siapa," jawab Indah santai.


"Kan Aye mau makan malam bareng oppa Hiroshi si darling lope-lope Nyah!" Ucap si Aye sambil meliuk-liukkan tubuhnya.


"Ehmmmmm, Rohaye-Rohaye! cari orang Indonesia aja deh yah! kagak usah yang lain-lain, gue janji bakalan tanggung acara pesta loh," jawab Indah yang sudah terlihat lelah.


"Yah! Mau gimana lagi Nyah! sudah jatuh cinta pada pandangan pertama," ucap Rohaye dengan kepercayaan diri tinggi.


"Udah ah! Aku mau tidur, terasa semakin lelah bicara dengan kamu!"


"Oh, yah Nyah! wanita itu siapa ya nyah?" tanya Rohaye mulai kepo.


"Sekretarisnya!" Jawab Indah pergi meninggalkan kamar Zen.


.......


.......


Tampak Hiroshi duduk bersantai di taman sambil menghidupkan sebatang rokok.


Lien pun datang menghampirinya.


"Kakak suka merokok yah! Kurang baik untuk kesehatan," nasihat dari sang gadis.


"Hanya sesekali, itu pun kalau lagi banyak pikiran."


"Aku tidak suka denga pria perokok," ucap Lien.


"Ok deh!" Hiroshi langsung mematikan rokoknya.


"Mikirin apa sih kak?"


"Lagi mikirin kamu,"


"Serius ah!" Kata Lien.


Hiroshi hanya tersenyun tipis.


"Apakah semua masalah yang ada di kepalaku harus ku katakan kepadamu?"


"Siapa tau Lien bisa membantu!"


"Terima kasih, aku berharap dengan keberadaanku, kamu merasa nyaman saja," jawab Hiroshi.


"Lien senang kok kak! bekerja untuk JK."


"Terima kasih!"


"Duh so sweetnya Tuan Eiji dan nona Indah yah!" ucap Lien pada Hiroshi.


"Kita juga bisa seperti itu!" sambut Hiroshi santai tanpa ekspresi.


Lien hanya tersenyum geli.


"Wow...ikutan ah!" kata Hirosi mencubit hidung Lien juga.


Sambil tertawa manis.


Keduanya sudah terlihat kompak dan mesra bersama.


(Rohaye yang mengintip dari lantai dua (kaca jendela) kamar Zen merasa cemburu sambil mengehentak-hentakkan kakinya.


"Wanita itu sekretaris nya atau kekasihnya sih! Mesra banget" gumam Rohaye)


....


....


"Tidurlah! sudah malam, Besok kita bekerja lagi," Kata Hiroshi Bangkit dari duduknya.


"Kak!" Panggil Lien memegang siku Hiroshi.


"Semangat yah!" kata Lien.


Hiroshi tersenyum tipis memandang wajah Lien sambil berkata dalam hatinya;


["Aku ingin memilikimu seutuhnya, tapi mengapa begitu sulit"]


Pemuda itu mengusap-usap puncak kepala Lien dengan manja sambil berkata;


"Selamat malam" ucap Hiroshi meninggalkan Lien.


...


Gadis itu tertegun sejenak dalam lamunannya.


"Apa yang sedang ia pikirkan? mengapa aku begitu khawatir dan aku...menginginkan...ciuman itu terulang lagi,(memegang bibir)," kata Lien sambil terbayang adegan Hiroshi mencium paksa bibirnya di kantor.


((mpok Lien mau minta ummuach tapi malu😅))


...


Saat semua sudah terlihat tidur...


Waktu bergerak menuju 22.00 wib malam hari.


Andre terlihat masih online di ruang kerja bersama Hiroshi Kienta...Dua pria keturunan jepang itu tampak semangat dalam proses belajar mengajar sesuai lambang dari asal negeri mereka yaitu matahari terbit.


****


TOKYO JEPANG


Selisih Tokyo-Jakarta kurang lebih 2 jam.


Malam di kamar Aldo kenz.


Terlihat satu lagi pasangan yang bersiap-siap tidur.


"Mas kenapa yah? tidak ada Hiroshi bersama kita, aku merasa kita kurang pertahanan," kata Ayu sadana.


"Jadi kamu meragukan kemampuan suami mu ini untuk melindungi kalian?" tantang manja Aldo.


"Hem...enggak sih!"


Aldo memeluk istrinya dari belakang.


Ayu sadana tersenyum manis.


"Mas! Kamu serius akan menikahkan Hiroshi dengan gadis Brest itu."


(Aldo selalu terbuka pada Ayu sadana tentang masalah yang ada)


"Yah!...aku yakin dia pasti suka."


"Belum tentu! Jika sudah di pastikan Lien adalah putri kandung Brest artinya ia putri bangsawan, pasti Hiroshi keberatan. Dia pernah bilang, kalau ia ingin mencari wanita biasa saja. Mas saja yang terlalu ber-ambisi," Tegur Ayu.


"Gadis itu juga besar di lingkungan kaum biasakan! Lien sendiri juga belum tau jika ia sebenarnya putri dari seorang bigbos mafia kaya, biarkan! saat ini mereka sedang dalam proses jatuh cinta.


"Tapi aku tidak begitu yakin! Bagaimana dengan pihak BOF apakah mereka akan setuju dengan Hiroshi?"


"Kamu tidak perlu memikirkan hal itu. Biar itu menjadi uruasanku. Sekarang! layanin aku, kita program anak lagi, Shinji akan beranjak 2 tahun," pinta aldo.


"Hah😲! aku tidak mau mas!" jawab cepat Ayu.


"Tidak boleh ada kata TIDAK " ucap Aldo menjatuhkan istrinya kekasur.


"Baiklah, asal mas bisa menangkapku dalam keadaan mata tertutup," pinta Ayu.


(Ayu mengambil pita dan mengikatkan pita itu di kedua mata Aldo)


Ayu pun bergegas bersembunyi.


Sosok pria yang masih terlihat kekar itu berdiri tegak berusaha mencari istrinya dalam kondisi mata tertutup.


Dengan waktu yang tidak lama Aldo dapat menangkap dan menemukan istrinya.


"Ahahahaha!" tawa keduanya.


"Kog bisa ketemu sih!" Protes Ayu.


"Hahahaha itu challege yang terlalu mudah sayang, meski mataku tertutup ada kemilau cinta yang menerangi mata hatiku untuk menemukan dirimu," ucap Aldo.


"Jika Mayumi tau dia pasti minta ikutan" kata Ayu dengan senyuman manjanya.


"Ini khusus untuk permainan 21+ " jawab Aldo mengangkat istrinya dan membopong manja sang istri ke kasur.


Keduanya pun bercumbu mesra dan di lanjutkan dengan perang cinta malam yang benar-benar HOT.


((Ooooou Bang Aldo/ichiro berhasil buat para emak +62 iri😃🤣))


jangan lupa di like yah teman.


.....