The Sheen of Love [TSOL]

The Sheen of Love [TSOL]
Part 62



Mimpi yang Indah adalah keinginan semua orang. Andre dan istrinya tertidur pulas hingga Azan Magrib membangunkan keduanya. Hiroshi dan Lien juga sudah kembali ke rumah.


....


Begitu cepat waktu berlalu. Pagi bertemu siang, sore, malam hingga kembali bertemu pagi.


....


Selalu saja ada Jiwa yang berbahagia, berduka, kesepian serta mencintai dan di cintai.


.................


Akhirnya 2 sejoli Hiroshi dan Lien Hua yang lagi di rundung rasa falling in love, penuh kebahagian itu bisa bersama dan resmi menjadi sepasang kekasih.


Aldo dan Andre sudah merancang pernikahan mereka secara tertutup di kota Singapura.


Kota berjuta cerita, serta tanah kelahiran tercinta dari putri Brest Albern.


Pagi yang cerah, tibalah saatnya Hiroshi dan Lien kembali ke kota Singapura di temani oleh Andre dan Rey menggunakan Jet Pribadi. Suami dari Indah shakila itu juga membawa gangster yang baru di bentuknya, namun para gangster berangkat dengan menggunakan jalur pesawat umum.


Aldo juga mulai bergerak menuju Singapura, dan mereka sudah sepakat akan bertemu di Apartemen Andre.


Aldo juga membawa para gangsternya dan sudah menyiapkan strategi perlindungan darurat, mulai dari perlengkapan senjata, baju anti peluru, helikopter, mobil, motor, kapal boot dan lain-lain. Strategi itu sudah mereka atur sedemikan baik juga secara profesional jika hal kekacauan besar terjadi di acara pernikahan.


Rumor hubungan Asmara Lien dan Hiroshi sudah sampai ke telinga keluarga Wee, serta BOF.


....


Indah tidak mendapat izin ikut dalam pernikahan Lien dan Hiroshi? karena dikhawatirkan hal yang tidak diinginkan bisa terjadi di gedung dan hanya merepotkan saja.


Keluarga Aldo juga tidak ada satu pun yang ikut.


Aldo juga antisipasi dengan hal-hal yang membahayakan terhadap orang-orang kesayangannya.


Indah mengatakan pada Lien akan menyusul di hari pernikahannya, hari itu ia tidak bisa ikut dengan berbagai alasan serta jarak Singapura sangat dekat dari Indonesia, agar gadis itu merasa tidak kecewa dan sedih.


...


...


Saat hendak berangkat terlihat Lien memeluk Indah shakila.


Dua wanita muda itu sama-sama menebar senyum terbaik mereka.


"Kak Indah, terima kasih banyak yah! Lien senang bisa bertemu dengan kakak. Aku akan mempelajari semua resep masakan yang sudah kakak ajarkan! Semoga nanti aku bisa masak seenak kakak"😄


"Iyah sama-sama cantiiik😄! Tolong jangan disakiti adik kami HIROSHI dia itu sangat lugu! Bisik Indah.


Keduanya pun tertawa manja.


Akhirnya mereka pun berangkat dan meninggalkan kota Jakarta untuk melaksanakan misi berikutnya di Singapura.


.....


.....


Saat Indah menaiki kediaman kamar anaknya.


Ibu muda itu terkejut,


Melihat seseorang sedang menangis tersedu-sedu....


😭Hiks...hiks...hiks...😭


"Nyah! ada obat patah hati enggak Nyah!"


"Rohaye kagak usah lebai deh!" Jawab Indah.


"Sakit Nyah! Sakiiiiiiit...ini bukan lebai...hiks...hiks😭, Aye udah nebak Nyah, tu si sekretaris pasti plakor jahat!"


"What's?? PLAKOR??😲"


"Kamu tau apa kepanjangan dari singkatan plakor?" Tanya Indah.


"Tau Nyah!...hiks...hiks..."


"Apa??"


"Perebut lakik oraaaaaang!" Jerit Rohaye perih.


"Emang! siape lakik loh?"


"Darling Hiroshi lope-lope Nyah!" jawab Rohaye tanpa bersalah.


Mendengar jawab Rohaye Indah Shakila lemas dan terucap di dalam hatinya;


("Untuk saat ini, bicara dengan Rohaye hanya membuang-buang waktu dan energyku saja")


"Ya! Tuhaaaaaaan, tolong akuuuuuuuuuuu...hiks...hiks...😭😭kembalikan OPPAKU!" Tangis Rohaye semakin berlebihan.


"Nyah tau kan bagaimana sakitnya perasaanku."


"Hancur Nyah...Hancur Nyah...Hancur Nyah"


"Apa kurangnya Rohaye coba!"😭


Celotehan-Celotehan Rohaye yang semakin menggebu-gebu.


...


Indah pun memindahkan Zen ke kemarnya.


"Ya sudah! Menangislah sepuasnya dengan kisah percintaanmu yang berakhir sad ending!" Kata Indah.


"Nyaaah Indaaaaaaaaaaaaah, aku lebih baik mati, kalau begini nyaaaah!"


....😢😢😢😢😢😢....


......WELCOME TO SINGAPORE......


Andre seperti biasa menuju Apartemennya.


Sedangkan Lien dan Hiroshi menuju rumah Pemuda jepang itu.


Sepasang kekasih yang akan berencana kerumah Wee. Orang tua asuh Lien Hua.


"Tuan ada tamu!" sapa sang pelayan saat membantu menurunkan barang mereka.


"Siapa?"


"Sebaiknya Tuan lihat saja!" Jawab si pelayan.


Terlihat Wee sudah menunggu di ruang tamu dengan lantang.


Lien sangat terkejut melihat ayah angkatnya itu tiba-tiba saja sudah ada di rumah kekasihnya. gadis itu berlari memeluk Ayah Wee yang sudah ia rindukan.


"Wahai anak muda! Apakah kamu yang akan menikahi putriku?" Tegur Wee tanpa basa-basi lagi.


Wajah Wee terlihat bengis menantang Hiroshi.


"Aduh! Dia marah," gumam Hiroshi.


"Jangan coba-cobb nikahin anakku sebelum kamu berhasil melewati tantanganku?" Ucap Wee dengan semangat membara.


Hiroshi terdiam.


"Aku yakin kau mengancamnya agar ia mau menikahimu kan? Aku mengenal putriku, ia gadis yang tidak mudah jatuh cinta atau jangan-jangan kau memberi ramuan padanya, Karena yang aku tau, Lien tidak suka tipe pria seperti kamu," kata Wee lagi.


"Ayah! ini tidak ada unsur pemaksaan, Lien cinta dengan kakak Hiroshi!" Jawab gadis itu meyakinkan Wee.


Wee tidak menghiraukan jawaban putrinya, sosok Ayah itu terus berjalan mendekati Hiroshi.


"Ayah..." Jerit Lien.


"Ini urusan lelaki, kamu cukup diam saja!" Kata Wee.


"Jika kamu bersungguh-sungguh ingin menikahi anakku, harus siap menerima tantangan dariku?" Kata Wee.


"Siap paman!" Jawab Hiroshi tanpa gentar sedikitpun.


"Bagus! Hehehehe."


"Boleh saya tau apa tantantangn itu paman?"


"Tantangannya kamu harus sanggup makan mie ramen super pedaaaaas 🔥🔥🔥🔥🔥bersamakuuu!" Kata Wee dengan gaya super Boynya.


"Hah😅😅😅! Hanya itu saja, Hahahaha!" kata Hiroshi dengan wajah meledek.


("Aku kira tantantangan itu naik-turun gunung, lewati lembah, cek...cek...Hanya makam mie ramen ternyata " gumam pemuda itu)


"Oou! Anggap remeh kamu yah? Membuat aku sudah tidak sabar untuk menantangmu😏! Ucap Wee dengan gaya melipat tangannya.


"Ayah! apa-apain sih, kak Hiroshi bisa sakit perut nanti! Jangan samakan kebiasan ayah si pecinta pedas dengan org lain."


(Wee sangat menyukai makan pedas, bahkan ia pernah juara saat mengadakan perlombaan makan pedas di kampungnya)


"Tidak apa-apa sayang!"


"Tapi kak! itu terlalu pedas!" Lien memperingatkan.


"Kamu percayakan denganku!" kata Hiroshi menenangkan wanitanya.


"Bagaimana? kamu siap?" tanya Wee.


"Siap!" jawab Hiroshi.


"Ayo kita laksanakan!" ajak Wee yang sudah tidak sabar.


"Pelayaaaan?" Panggil Hiroshi.


"Tidak perlu, karena aku sudah membawa semua perlengkapannya...." sambut Wee.


"eng...ing...eng...."


Wee mengangkat tasnya yang bersisi ramen, bumbu pedas lengkap serta panci andalannya...


"Hah😲😲" Reaksi Hiroshi.


((Camer Gokil Guys!))


...."Astaga!" Lien tepok jidat dan merasa hampir sempoyongan berat melihat tingkah Ayah Wee.


Namun Hiroshi menerimanya dengan bahagia , kasih sayang pria itu benar-benar tulus kepada putri angkatnya.


.


.


.


wkwkwkwkwk....kira-kira abang oci berhasil tidak yah atau bakalan cret-cret?😃🤣😄


Jangan lupa Like & Vote


...


...


...