![The Sheen of Love [TSOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-sheen-of-love--tsol-.webp)
Percakapan sudah menggunakan versi bahasa Indonesia.
Sesaat sebelum Lien masuk, pom-pom, cincin serta bunga sudah di asingkan ke tempat lain.
Mereka mulai meeting kembali seperti biasa..
...
...
Bisik-Bisik tersembunyi antara Rey yang sengaja mendekati Hiroshi.
"Kenapa brou! Keringatan yah, Ac sudah dingin! Lap jika masih terus meleleh!" kata Rey sambil meletakkan tisu beserta dengan tempat-tempatnya di hadapan Hiroshi. kesenangan pria itu menganggu pemuda yang hatinya lagi dipenuhi getaran cinta.
Hiroshi hanya memasang wajah jutek kepada Rey.
"Sabar yah Brou! mau enak itu ada prosesnya!" ucap Rey kembali.
Spontan....
Hiroshi menendang tulang betis Rey karena merasa geram.
"Duaaaaam"π₯
"Aw! Jerit tertahan dari Rey.
"Ini semua pasti ide kejahilanmu kan?" Bisik Hiroshi dengan nada penuh tekanan.
...
"Kamu mau tau siapa Raja jahil yang sesungguhnya, itu (Rey menunjuk Andre), predikat 'kancil keparat' belum juga bergeser darinya," kata Rey sambil meringis.
....
...
Sementara....
Lien Hua terlihat fokus sedang menjelaskan (demo) perkembangan cabang perusahaan JK bersama Aldo dan Andre yang akan launching di Singapura, Lien juga di wajibkan harus mampu berbicara dengan bahasa Jepang.
...
...
Sedikit demi sedikit, Aldo dan Andre mengajarkan kepada putri Brest itu tentang jiwa kepemimpinan (Leadership) versi mereka, serta bela diri kungfu. Kelak jika ia di lantik menjadi Ratu di kerajaan Ayah kandungnya nanti, semua sudah berjalan sesuai yang di harapkan oleh Brest Albern, tinggal memperdalamnya saja.
Aldo dan Andre menggunakan politik menanamkan jasa budi baik kepada Lien, agar ia bisa bahagia menerima perjodohannya kepada Hiroshi.
Kedua pria bersaudara itu merasa apa yang mereka lakukan mendapat respon aman dari pihak BOF, seakan-akan ini merupakan wasiat strategi Brest yang tidak terungkap dengan memanfaatkan Aldo kenz, agar putrinya bisa sedikit meminta ilmu dari Aldo dan Andre. Brest sendiri mengakui kecerdasan leadership kakak beradik itu.
....
....
Akhirnya meeting Intern itu berakhir sudah....
"Lien!" Panggil Aldo.
"Iyah pak!" sambut wanita itu.
"Hiroshi ingin memberi kado spesial dan surprise di hari ulang tahun kamu hari ini," kata Aldo.
("Ehπ―! Hari ini dia ulang tahun? mengapa! Aku bisa tidak tau yah, ini karena aku terlalu sibuk!" Gumam Hiroshi)
"Kado apa?" Ucap Lien spontan dan malu-malu meong.
"Yang pasti kado itu sangat spesial. Lahir dari kekuatan jiwa dan penuh perjuangan, hal Itu belum pernah ada satu insan manusia yang menerimanya bahkan Tuan Ichiro sekalipun, jadi kamu benar-benar, very-very Important people (vvip) dihatinya," Sambut Andre dengan gaya badboy nya.
Mendengar hal itu, Lien semakin tersenyum lebar.
Wajah Hiroshi bertambah memerah menahan rasa malu dan grogi, berkali-kali pemuda itu menelan ludahnya plus keringat yang terus menetes di dadanya, dirinya serasa semakin terlilit dengan suasana grogi yang cukup tinggi.
Di tambah lagi dengan jantungnya yang berdetak tak tentu arah.
Seperti dentuman dangdutan di alun-alun pasar malam....
((Eaaaaa...readers yang lagi jatuh cinta mana suaranyaπ€£π ikut panas dingin juga kah?))
....
....
Gerak lambat Hiroshi untuk mendekati Lien di dukung kuat oleh Aldo, Andre dan Rey.
"Gimana shi? Are you ready?" tanya Andre.
("Huuuufff! rasanya aku mau lariiiiiii" gumam pemuda itu memasang wajah tegangnya)
"Tunggu-tunggu! keringaaaat" kata Rey sibuk melap titik keringat di dahi pemuda itu.
("Tak bisa mundur lagiπ¦")
Akhirnya Hiroshi pun perlahan berdiri di depan dengan posisi terpampang nyata oleh Andre, Rey, dan Aldo dari visual serta gadis pujaan hatinya, Lien Hua.
...
("Karena ini hari spesialnya, ok deh! Aku rela" ucap pemuda Jepang itu dalam hati)
..
"Anggap saja kami ini patung brou" teriak Rey.
Lien Hua juga ikut gregetan, ia juga penasaran apa yang akan dilakukan oleh Hiroshi.
...
Suasana hening sejenak dan akhirnya Hiroshi berkata;
...
"Lien Hua, Selamat ulang tahun, semoga...hari-harimu selalu beruntung dan menyenangkan...Maafkan aku, jika diri ini selalu membuat kamu jengkel. Terima kasih, sudah berkenan menjadi sekretarisku."
(ci..ci..e..Lien Hua langsung berbinar-binarπ)
"Aku ingin memberikan satu pertunjukkan yang spesial 'Just for you' ." terucap dari bibir manis Hiroshi.
...
...
Pemuda itu, membuka jas kerjanya dan melemparnya kepada Rey dengan gaya ala-ala brutal gangster....
Rey pun mulai menghidupkan musik remix (dugem)
Tak...tak...Dis..takπΆ...dis tak...πΆ...dis...tak....
"Go! Hiroshiii" teriak Rey!
Hiroshi mulai berakshi dengan gaya joged versi boys cheerleader di mix dengan style tarian kpop pria, sedikit menggabungkan dengan tarian khas M. jacson di padu dengan salto-jungkir balik, kayang di udara, lompat tinggi (kungfu) yang bisa menyatu dengan alunan musik.
Hiroshi menggunakn jurus meringankan tubuh.
Dia tampak menghentak-hentakkan gerakan tubuh yang terlihat sangat macho.
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Tarian versi banyak kombinasi namun tetap kece.
Keringannya mulai bercucuran meski ruang itu dingin....
Lien yang memperhatikan takjub terkesimah πππππππ sangat suka sampai ia terus tersenyum sambil mengigit bibir merahnya.....
("Ih, kak Hiroshi keren sekali" gumam wanita itu sampai melelehπ€€)
Hingga tanpa sadar, ia langsung berdiri sambil menepuk tangannya ππ
...
...
Aldo, Andre dan Rey juga ikut takjub dengan aksi Joged Hiroshi.
"Wow Gokiil maaaaan!" Jerit Rey sambil latah bergoyang.
Andre memanggil Rey dengan tangannya.
"Lihat reaksi gadis itu! Gimana menurut kamu, jarum suntik yang kita berikan?" Bisik Andre.
"Bakalan tembus nih bos!" Sambut Rey sambil mengacungkan jempolnya.
Andre mengangguk-angguk penuh semangat.
...
...
Sampailah di detik tarian terakhir.
Hiroshi membelakangi mereka, lalu ia
menggeolkan-geolkan bokongnya ke kanan dan ke kiri.
....
....
"Ahahahahahahaha." tawa mereka semua sampai terbahak-bahak, termasuk Aldo di dalam layar.
....
....
Andre menepok jidatnya terbayang kisah dangdutan bersama mpok Indah dulu.
...
...
"Anjai! Gila lu bro! total abis. kata Rey dalam hati sambil mengeleng-gelengkan kepalanya"
...
...
Kemudian Hiroshi mengambil pompom berwarna pink dan menggetarkan kedua benda itu ala cheerleader untuk menutupi wajah nya, kemudian dia berjalan ke arah Lien Hua yang tengah berdiri.
Sampai di depan gadis itu, Hiroshi membuka pompom yang menutupi wajahnya (cilup ba) dan berkata;
"Happy Birthday baby"....
Pemuda itu menatap manja Lien dengan senyumannya bersama cucuran keringat yang menetes dari rambutnya membasahi wajah serta tubuh pria itu dan di iringi oleh deru nafas yang masih terengah-engah.
"Terima kasih" sambut Lien membalas senyuman manis Hiroshi.
keduanya berpandang-pandangan manis, ada rasa ketertarikan yang terlihat di kedua bola mata mereka.
(("Eaaaaaaaa....suit....suit..manisnyaaa..
Author mau joged juga ah πππππ"))
Hiroshi berhasil membuat Lien semakin cintah...tah...tah.
.....
....
Sebenarnya ide itu datang dari Aldo Kenz, ia sengaja memberi tantangan itu kepada Hiroshi karena sudah dua kali Aldo memergokinya berjoged sendiri.
Selain penasaran dengan bakat terpendam dari adik angkatnya, Aldo juga yakin dengan aksinya itu, akan membuat kaum hawa terhipnotis.
Aldo, Andre dan Rey adalah Trio mak comblang yang benar-benar profesional di sana.
Ketiga pria itu memberi tepuk tangan yang meriah untuk penampilan memukau dari si ketua gangster.
(Tring...tring....tring...yeee! bg oci Berhasil...Congrats for youββββπππ)
...
...
..
.
.
.
Woi, woi senyum-senyum bae, jangan lupa di LIKE & VOTE & SHARE & Favorite dll..