![The Sheen of Love [TSOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-sheen-of-love--tsol-.webp)
"Mengapa setiap pria yang aku mulai sukai pasti akan di goda oleh wanita lain dan anehnya aku selalu mengalah atau apakah aku yang kurang menarik? terlalu jutek? tidak pandai merayu? atau jangan-jangan si Hiroshi itu yang terlalu playboy! liat gadis lain langsung di godain.
Huuufftt!...kesal, tapi tuh cewek terlalu genit, kelihatan murahan...sok cantik, uuuh!...benci...benci...benci..." celotehan Lien dalam intaiannya sambil menghentakkan kedua kakinya.
(Kecemburuan Lien menuduh Hiroshi menggoda Rohaye, padahal pemuda itu hanya bersikap ramah saja)
••••
Hari itu hari libur, setelah berpacu pada tujuan selama berhari-hari.
Waktu bergerak menuju angka 10.00 wib pagi hari.
Andre dan Indah lagi terlihat santai bersama di ruang keluarga ngobrol apa saja tentang suami dan Istri.
Tiba-tiba Lien datang menghampiri keduanya.
"Tuan, Nona, Lien boleh ke tempat pelatihan?" Tanya gadis itu kepada si tuan rumah.
"Bersama Hiroshi?" Tanya Andre balik.
"Tidak Tuan! saya sendiri!" jawab Lien dengan nada suara nyaringnya.
"Hmmm...baiklah," jawab Andre.
"Sayang! Tolong berikan kunci mobil,"
Perintah Andre pada istrinya.
"Kamu yakin pergi sendiri?" Tanya Indah kepada Lien.
"Yakin Nona!"
"Bagaimana jika diantar pak Yoga saja, aku belum yakin jika kamu pergi sendiri dengan mobil. Jakarta kota yang sangat padat."
"Baiklah Nona!" jawab Lien sambil mengangguk.
Indah pun memberi perintah pada si supir pribadi agar mengantar Lien Hua ke tempat pelatihan gangster.
...
Keberangkatan Lien tidak diketahui oleh Hiroshi.
••••
Setengah jam perjalanan....
Lien Hua bersama Yoga, sampai di tujuan.
Untuk memasuki gedung khusus itu, Andre memberikan kartu dan sensor finger di pintu masuk kepada setiap anggota gangster serta orang-orang kepercayaan Andre, termasuk Lien Hua.
Yoga pun menunggu gadis itu, di area petugas keamanan.
Terlihat Lien Hua memasuki sendiri ruang pelatihan itu, Dia bergegas mengganti pakaian khusus dan mulai berlatih sendiri, dimulai dengan pemanasan sekaligus olahraga kebugaran tubuh menggunakan alat-alat fitnes yang tersedia.
wanita itu tampak sangat bersemangat. Ada api cemburu yang membakar emosinya serta rasa kesal pada pemuda Jepang yang sebenarnya, diam-diam sudah berhasil mencuri hati sang gadis.
•••••
Di waktu yang sama pula.
Hiroshi mulai menyadari, jika Lien tidak ada di rumah.
Pemuda itu mulai mondar-mandir mencari sang gadis.
"Kamu cari Lien?" Tanya Andre dalam tebakannya.
"Iyah kak!"
"Dia ke gedung pelatihan," jawab Andre.
"Dengan siapa?" Hiroshi merasa tekejut biasanya sekretarisnya itu selalu mengajaknya kemanapun ia pergi atau paling tidak memberitahunya.
"Di antar bersama Yoga!" Jawab Andre santai.
Mendengar dari informasi Andre. Hiroshi langsung bergegas menuju mobil dan menghilang begitu cepat.
"Kenapa Hiroshi begitu tergesa-gesa?" Tanya Indah.
"Benih cinta sudah tumbuh!" Jawab Andre.
"Maksudnya?" Tanya Indah.
"Hanya orang jenius yang mengetahuinya😋!" Ejek Andre pada Indah.
"Huuh! Mas, sengaja menjodohkan mereka yah?"
Tanya Indah yang sudah mengetahui identitas Lien Hua dari Andre.
"Hanya itu cara satu-satunya!"
"Aku takut dia tidak berpihak kepada kita setelah mengetahui kematian Brest, apalagi di sebabkan karena jebakan dari pihak JK."
"Ya! Sebab itulah Hiroshi dan Lien harus di leburkan dalam ikatan cinta! seperti kamu dan aku" Jawab Andre sambil menaik-naikkan alisnya.
"Mas, bisa tidak kita keluar dari dunia pertikaian ini, aku takut menjalaninya, aku juga takut kehilangan kamu." Rengek Indah pada Andre.
"Sayang! Sebenarnya aku tidak suka menceritakan hal konflik ini kepada kamu, aku lebih suka kamu itu buta tentang semua ini. Tapi nanti jika aku tidak terbuka, kamu akan menuduhku sangat kejam, padahal aku menutupi justru aku terlalu sayang pada kalian, aku tidak ingin kamu ikut memikul beban, ini terlalu berat karena kelemahanku ada pada diri kamu dan Zen.
Kekuatan cinta kalian lah saat ini, aku bisa keluar dari belenggu kesengsaraan dan seperti apa sebenarnya menikmati hidup yang membahagiakan hati dan jiwa.
Jika keluargaku selalu ceria dan bersemangat maka aku juga seperti itu.
JK sudah terperangkap dalam ruangan terkunci, pilihannya hanya dua menyerang atau diserang."
Indah terdiam matanya berkaca-kaca menatap Andre.
Wanita itu meneteskan airmata dalam pelukan suaminya.
"Kamu tidak usah khawatir, sekarang kita sudah punya gangster dan Hiroshi sudah berdiri di depan!" Kata Andre menenangkan jiwa yang gelisah itu sambil mengelus manja rambut sang istri.
Tiba-tiba Indah merasa mual....
"Ueek!"
"Kamu kenapa sayang!"
"Aku merasa mual, apa karena tubuh mas Andre terlalu wangi!"
"Terlalu Wangi!"
"Aku tidak suka aromanya, maklum wong ndeso!" Ucap indah😊
Andre memencet hidung istrinya.
Keduanya mesra cubit-cubitan.
"Jangan-jangan sayang, kamu...??" Kata Andre.
"Jangan-jangan apa?" Ucap Indah bangkit dan meninggalkan tempat.
"Beb! Perlu di test!" Kata Andre bersemangat sambil mengikuti Indah menaiki tangga.
"Enggak! Indah mau Zen menyusu sampai 2 tahun." Ucap Indah pertanda menolak.
"Iyah kita test dulu dong, siapa tau beruntung!" jawab Andre.
Keduanya terlihat masuk ke dalam kamar.
("Aaarrgg! Harus lebih giat lagi memperkosanya!" Gumam Andre.)
••••
Tanpa terasa Hiroshi sampai di gedung pelatihan...
Hiroshi menyuruh Yoga segera kembali pulang.
pemuda itu mulai memasuki gedung.
Terlihat Lien masih menggunakan alat fitnes treadmill dengan bersemangat.
("Ini waktu yang tepat untuk melatihnya, kelihatannya ia sangat bersemangat" ucap Hiroshi yang buru-buru mengganti pakain gangsternya)
Tak lama kemudian.
Lien sudah mulai berlatih kungfu sendiri.
"Pok...pok...pok, 👏hari ini cukup bersemangat sampai-sampai aku tidak disertakan," kata Hiroshi berjalan perlahan mendekati gadis itu.
Lien berlatih sendiri tanpa memperdulikan
Hiroshi.
Tiba-tiba....
Wanita itu pun menyerang Hiroshi secara dadakan hingga pukulan cepat itu hampir mengenai wajah Hiroshi.
"Zeeeep! Hindaran yang sempuran dari Hiroshi Kienta.
"Wow! Hebat," ucapnya.
Posisi Lien bersiap-siap menyerang kembali Hiroshi dengan nafas yang berat.
"Jurus apa itu?" Tanya Hiroshi.
"Jurus pembasmi pria meyebalkan!" Jawab Lien dengan wajah juteknya.
"Menyebalkan??" Tanya pemuda itu bingung....
Lien kembali menyerang dengan emosi.
Keduanya berlaga sengit dan seru.
"Syat...syut...syat...prak...pruk..."
Lien terus menyerang namun, Hiroshi seperti biasa, hanya menangkis setiap serangan gadis itu.
Tampak keduanya berpacu pada kecepatan di atas lantai.
Akhirnya wanita itu kalah, dan kembali terperangkap dalam dekapan hangat Hiroshi.
"Uh😚! Baby, Kau terlihat sexy saat berkeringat! (Bisik Hiroshi di telinga gadis itu dengan lembut. )Aku suka, gerakanmu yang mulai mahir."
"Ih, jangan goda akuuuh" teriak Lien mengigit keras tangan Hiroshi dengan geram.
"Aaaaaaah..." Raungan pemuda itu kesakitan.
Spontan pria itu melepas dekapannya...
.
.
.
.
LIke & Vote & Share.