![The Sheen of Love [TSOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-sheen-of-love--tsol-.webp)
Explore your imagination with The Sheen of Love....
Perhatian!! Di larang keras meniru adegan Action. 《Percakapan sudah menggunakan versi Bahasa Indonesia》
....................................................
Hiroshi dan Anggotanya (Akiyama) langsung fokus memperhatikan suasana.
Segerombolan gangster berjumlah 10 orang tiba tepat di hadapan rumah keluarga Wee, Penampilan mereka lengkap dengan memakai topeng penutup wajah (ninja) yang terlihat hanya area kedua mata mereka saja dan diantaranya membawa samurai panjang.
.......
.......
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Suasana dalam persembunyian Hiroshi;
Percakapan Hiroshi dan Akiyama;
"Siapa mereka bos!"
"Ssst! Aku juga tidak tau, kita lihat saja" bisik Hiroshi.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
......
......
Salah satu diantara mereka, maju mengetuk pintu rumah Wee.
Tak berapa lama.
Sosok pria paru baya perlahan membuka pintu.
Si pria misterius langsung menarik paksa Wee keluar dan mendorongnya hingga tubuhnya tersungkur ke tanah....
"Aaaaarrrgghh!" teriak Wee.
Tak lama kemudian disusul oleh Mahia, sang istri berlari keluar rumah mendapati suaminya sambil berteriak;
"Paaaaaaaaaaak! tolong jangan bunuh suami saya" permohonan Mahia dengan tangisan air mata.
Spontan pasukan bertopeng itu menarik paksa Mahia dan menjauhkannya dari Wee.
kemudian, 3 pedang samurai tajam siap menghunus tubuh Wee.
"Tolong jangan bunuh suami saya...saya mohon!...hiks...hiks" Jeritan tangis Mahia.
"Diam" bentak keras salah satu dari 10 pasukan bertopeng itu.
Mahia langsung terdiam dan mengigil ketakutan.
Salah satu anggota mereka mengikat tangan dan kaki Mahia serta menutup mulut ibu angkat Lien Hua itu agar suasana tidak histeris.
....
....
((Maklum mulut emak-emak kan selalu bising ea✌terpaksa harus di kondisikan dulu))
...
...
"Dimana surat wasiat pengalihan asuh Lien Hua?" Tanya paksa mereka pada Wee.
Wee tidak menjawab dan tubuhnya bergetar hebat.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Terlihat Hiroshi berusaha mendengar percakapan itu dari jauh. Mereka menggunakan bahasa Mandarin.
"Surat wasiat pengalihan asuh? siapa sebenarnya gadis itu?
Apakah maksud mereka pria itu bukanlah ayah kandung Lien?"
Tanya Hiroshi dalam hatinya.
Kedua pria itu terus menyaksikan kejadian itu dengan sangat serius.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
"Sekali lagi aku bertanya kepadamu! Katakan dimana surat itu, sebelum pedang ini membelah-belah tubuhmu," bentak keras pasukan bertopeng itu.
"Saa...saaya...(gemetaran😨)...su...sudah... membuangnya.
"Ooouh! Jawaban yang sempurna untuk mempercepat kematianmu.
Baiklah kalau begitu bersiaplah untuk menemui ajalmu"
Pasukan bertopeng itu siap mengangkat samurai tajam untuk menghabisi nyawa Wee.
"Tidaaaaaakk" jerit Mahia dalam bungkamannya hanya bisa mengeleng-gelengkan kepala dan menggoyang-goyangkan tubuhnya pertanda berontak hebat namun tak mampu berbuat apa-apa untuk suaminya.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Tanpa pikir panjang, Hiroshi langsung bergegas mengeluarkan senjata api yang sudah di persiapkan sebelumnya lalu mulai membidik tajam dengan kedua matanya ke arah si pemegang samurai.
"Bos! Bagimana jika kita ketahuan" tegur Akiyama.
"Apa kau takut, mereka hanya berjumlah 10 orang" jawab Hiroshi yang tidak gentar menghadapi lawan.
"Tapi Bos! Kita belum jelas masalahnya apa?"
"Kita sudah tidak punya waktu." Jawab Hiroshi tegas dan cepat mengambil tindakan dan sudah bersiap-siap melepas timah panas itu ke arah si pemegang samurai.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Tiba-tiba....
Terlihat suatu benda melayang di udara dengan kecepatan angin.
"Zeb...Zeb...Zeb" (suara 3 anak panah menancap bersamaan di tubuh si pemegang samurai)
keahlian tembakan panah yang sangat terlatih dan tepat sasaran.
"Aaaaaaaaaaakh"...Teriak mereka.
Segerombolan pasukan baru berjumlah 15 orang datang menyerbu pasukan bertopeng sehingga terjadi pertarungan yang sangat menegangkan.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
"Hah?" ucapan terkejut dari kedua pria yang sedang bersembunyi itu, mereka tidak menduga jika ada pasukan misterius lagi, lalu Hiroshi pun menurunkan senjata api miliknya.
"Siapa mereka bos?"
"Entahlah, ini sangat membingungkan,? Perintahkan yang lainnya agar siaga," kata Hiroshi pada Akiyama.
"Ok Bos"
Dan
Keduanya terus menyaksikan pertarungan hebat itu.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Fenomenal 2 pasukan sedang bertarung baku hantam....
"Bumz...Bamz...Bruk..."(suara perkelahian dengan jurus-jurus kungfu)
"Ting...ting...ting..." (suara pedang)
¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Hiroshi menyaksikan dengan sangat serius sambil berkata dalam hatinya;
"•Perkelahian antar gengs?
•Siapa mereka yah? Apakah pasukan yang baru saja datang ini adalah milik BREST?
Kakak (aldo) pernah mengatakan kepadaku. Salah satu ciri pasukan Brest tidak memakai senjata api namun serangan mereka sangat cepat dan mematikan.
•Aku pernah belajar jurus kungfu itu. Ichiro dan Eiji pun hampir tewas dengan jurus maut mereka"
¤¤¤¤¤¤¤¤¤
...........
Dalam hitungan yang tidak lama, pasukan bertopeng ambruk tanpa perlawanan lagi.
"Buang semua manusia yang tidak berguna ini" ucap ketua pasukan pemenang itu.
Pimpinan gengs misterius itu membantu
Wee dan Mahia dengan lembut;
"Maaf kami datang terlambat, apakah kalian baik-baik saja?"
"Terima kasih Tuan," sambut Wee dan Mahia mengangguk pertanda memberi hormat.
"Ayo kita bicara di dalam"
Pimpinan pembela itu membawa Wee dan Mahia masuk kedalam rumahnya.
Pasukannya yang lain membereskan pasukan bertopeng yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
........
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
"Aku semakin bingung ternyata orang tua Lien mengenal mereka (pasukan pembela) bagaimana dengan Lien apa gadis itu mengetahuinya juga?"
"kita harus waspada dengan gadis itu Bos! sepertinya dia bukan wanita biasa," ucap Akiyama.
Hiroshi terdiam sambil berkata dalam hatinya ("Apa mungkin kehadiran Lien merupakan subuah Jebakan untuk JK lantas siapa pasukan bertopeng ini????
Aargh!! sebaiknya aku tidak boleh egois dengan perasaanku terhadap Lien, sehingga akan mengorbankan Tuanku sendiri, kakak pernah bilang! wanita adalah jebakan paling ampuh dari musuh")
"Suasana sudah sepi Bos! sebaiknya kita pergi" ucap Lien membuyarkan lamunan Hiroshi.
"Baiklah"
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Mereka berdua pun pergi meninggalkan tempat menuju markas Apartemen.
(Anggota Hiroshi mengemudikan sepeda motor)
Tanpa mereka sadari pasukan misterius itu mengetahui jika Hiroshi dan Akiyama sedang mengintai.
Akiyama melihat dari kaca spion...
"Bos! mereka mengejar kita"
"Ayo cepat"
Akiyama melaju dengan kecepatan tinggi.
Pasukan pemenang itu terus mengejar Hiroshi.
"Baiklah kita layani saja mereka"
"Siap Bos" Akiyama menambah kecepatan dan membawa ke lokasi yang mereka tentukan.
Adik angkat Aldo itu langsung bergegas menelpon anggota gengs yang lainnya.
Hiroshi juga memerintahkan salah satu anggotanya untuk menjemput Lien Hua.
Pria itu ingin memancing reaksi pasukan misterius itu jika melihat gadis itu.
Gengs Hiroshi bergerak dengan sangat cepat.
Hingga singkat cerita,
kedua gengs itu berhenti dan bertemu di lokasi tujuan secara bersamaan.
Tanpa basa-basi dan sepatah kata-kata lagi, 2 gengs itu berhamburan keluar dari kendaraan mereka masing-masing dan langsung bergabung menjadi satu, mereka tampak berlaga hebat dan mempertahankan kekuatan masing-masing.
Pasukan Hiroshi hanya berjumlah 9 orang
(Satu orang mejemput Lien Hua)
Sedangkan pasukan misterius itu berjumlah 20 orang mereka menambah lagi personelnya.
Terlihat pertarungan sengit dan adu kecepatan tanpa menggunakan senjata amunisi, Adu kekuatan duel secara jantan.
Mereka gengs yang sama-sama menggunakan jurus kungfu versi Jepang dan China.
"Bumz...Bamz...Bruk..." (suara perkelahian)
Pertarungan hebat berlangsung sangat cepat.
....
....
....
B E R S A M B U N G
Lanjutkan di Bioskop kesayangan anda yah!🤣😂😂😂wkwkwkwkwkwwkwk...
(bercanda biar kagak tegang amat guys!)
Yang tidak mau Like! besok jangan baca lagi yah (maksa)...
....
....