The Sheen of Love [TSOL]

The Sheen of Love [TSOL]
Part 84



Tampak Indah tertidur pulas di samping Andre.


Sebelum tidur Andre fokus memandangi wajah Indah. Kisah percintaan Brest & Xin masih terekam jelas di pikirannya.


"Memang benar, wanita bisa merubah segalanya, pesona cahaya kemilau kaum wanita membuat kaum pria gelap mata untuk melakukan apa saja dan bertingkah apa saja hingga berputar arah.


Bahkan Adam pun rela meninggalkan surga demi menuruti keinginan Hawa.


Dulu aku tidak percaya dengan yang namanya cinta, dan hidup terasa hampa, namun saat kehadiranmu (Indah), datang membawa cinta yang suci dan mulai memasuki ruang hatiku, hidupku yang gelap kini terang karena cahaya kemilau cinta yang ia pancarkan, di tambah lagi dengan kehadiran Zen melengkapi kebahagian kita.


Mungkin aku belum bisa total mencintai seperti Brest, tapi setidaknya aku berjuang untuk selalu memberikan yang terbaik untukmu dan kehidupan kita bersama.


I Love u sayang!" Ucap Andre mencium lembut dahi istrinya yang sedang tidur.


Dan pria itu ikut tertidur sambil memeluk hangat istrinya bersama selimut tebal yang membawa mereka terbang ke alam mimpi.


....


Pagi yang cerah, bersama sejuknya udara dalam, hangatnya mentari.


"Good Morning beeeb!" Teriak Indah memasuki kamar dengan senyum menggoda, sambil membawa aroma makanan menuju Indra penciuman Andre yang masih dalam balutan selimut tebal.


Pria itu bangkit dan mengendus mencari asal aroma makanan dalam keadaan mata setengah terbuka...


Indah justru pergi meninggalkan Andre disaat pria itu bangun.


"Aaam! Abisi ah!" Celoteh Indah berjalan pergi ke arah balkon...


"Woi!...woi!...woi!..." panggil Andre bangkit mengejar istrinya.


Tanpa basa-basi lagi, Andre merampas wadah makanan di tangan Indah dengan cepat.


Awalnya Indah tidak memberi sampai keduanya rebutan makan dengan rakus...


Tawa dan bahagia menyelimuti keduanya.


Namun, Andre dengan mudah merampas wadah makanan itu dan meninggikannya lebih tinggi dengan kedua tangannya, hingga Indah kesulitan mengambilnya meski sudah melompat-lompat.


...


"Tunggu-tunggu! kok sekarang kamu suka makan sih beb?" Kata Andre mulai curiga.


"Memangnya kenapa?" jawab Indah balik bertanya.


"Atau jangan-jangan Zen bakalan punya dedek lagi! ucap Andre dengan nada berbisik serta raut wajah yang menggemaskan!


"No!" kata Indah dengan cepat.


"Gimana kalau kita ke Dokter saja!" Pinta Andre bersemangat.


"Ah! Enggak-Enggak..." Tolak Indah sambil melambaikan tangannya.


"Pilih ke dokter atau test sendiri?" tantang Andre kembali.


Pria itu mulai makan dengan santai nya.


"Enggak sayang! Indah sudah Test hasilnya Negatif."


"Kok bisa?"


"Yah, bisa lah! Namanya juga belum rezeki," bantah Indah.


"Atau jangan-jangan kamu pakai Tes pack abal-abal! paling tidak harus pakai standart Internasioanal donk," keluh Andre.


"Hahaha, kayak Hotel & Resto aje, pakai standart Internasional?


Mas! mau pake Test Pack abal-abal, abal-jabal! kalau hamil, pasti muncul dua garis."


Menanggapinya, Andre hanya tersenyum saja.


"kok! bisa yah, dulu aku tertarik sama cewek bernama Indah Shakila, padahal dia itu jelek banget, aslinya cerewet, bawel minta ampun, jutek gak seperti mantan aku yang cakep-cakep dulu!" ejek Andre.


"Mantan yang mana? si Syuke? Trus! kenapa kagak ijab qobul sama dia aja, biar Indah sumbang bunga kantil 2 truk!" ucap Indah panas dingin.๐Ÿ˜ก


"Uahahaahhahahahai...huhui...๐Ÿคฃ๐Ÿ˜…๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜…!" Ekspresi Andre tertawa terbahak-bahak...


"Yank buatin cemilan lagi! porsi begini cuma nempel di gigi doang, mana harus bagi dua lagi!" Celoteh Andre.


"Males" jawab Indah pergi meninggalkan Andre begitu saja.


"Nasib-Nasib!" Kata Andre sambil garuk-garuk kepala yang masih merasa lapar.


Andre bangkit mengambil ponselnya dan mulai cek banyaknya email/group Wa yang masuk. Pria itu mulai kerja dari ponselnya.


....


....


1 jam kemudian...


Indah datang membawa semangkok makanan.


"Ini Tuan Raja!" kata Indah meletakkan di hadapan Andre.


"Apa in Beb?" Tanya Andre lembut.


"Ini namanya, Bubur sum-sum kolak pisang!" Ucap Indah centil...


"Bubur Sum-sum kola pisang?" kata Andre mengulang lagi


"Kolak..Ko..La..tambah K..Jadi KOLAK ๐Ÿ˜ฐ" jawab Indah dengan mengeja dengan faseh...


"Oouh, kog kayak e'e mencret begini sih!" protes Andre yang bawel.


"Di coba Mas๐Ÿ˜ง! Kata Indah menahan sabar!


.....


....


"Nyesss! sajian itu mendarat manis di lidah Andre!"


"Gimana! Enak?" Tanya Indah penasaran kepada juri penilai paling hebat.


((Untuk pertama kalinya babang Andre mamam kolak guys๐Ÿ˜‚ bang Andre awas kolestrol yah!))


"Emmm, biasa aja, tapi karena lapar, enak juga! Hehehehe," kata Andre cengengesan. ๐Ÿ˜


("Huuuuufft!! Bilang aja doyan๐Ÿ˜ฉ" gumam Indah)


...


...


Keduanya pun menghabiskan waktu berdua dengan berantam-berantam kecil, bersantai, tertawa dan bercanda bersama, ngobrol apa saja layaknya sahabat sejati.


***


Di belahan dunia manapun selalu ada kisah cinta yang berujung dengan kesedihan ataupun kebahagian.


Aldo kenz juga dengan kebahagian cinta bersama keluarganya.


Menyambut kedatangan sang pahlawan keluarga, ada Mayumi si gadis cilik nan lincah dan shinji calon kaisar pengganti sang ayah kelak.


"Selamat datang pahlawan kami (bhs jpg)" sambut Mayumi dan Shinji, kedua bocah itu berlarian serta berlomba minta gendong sang Ayah.


Aldo langsung menggendong kedua anaknya, rasa lelah tidak dihiraukan lagi, karena Itulah kebahagian yang tak bisa di beli dengan tumpukan harta sekalipun.


Semua yang tinggal di rumah itu menyambut hangat dengan kemilau cinta mereka masing-masing, memberi penerangan untuk Aldo Kenz.


....


....


Masalalu biarlah menjadi kenangan pahit, yang tetap di simpan dalam sanubari hati dan menjadi pelajaran dari generasi ke generasi berikutnya.


.....


.....


Di lokasi yang berbeda, terlihat pula, seorang wanita cantik dengan wajah sendu dan murung, menatap jauh ke hamparan lautan biru dari atas balkon kamarnya, rambut halusnya bergoyang-goyang di terpa angin similar laut, kedua matanya memandangi betapa takjubnya panorama dari sang Maha Cipta, terlihat jelas bak lukisan yang sangat Indah cukup menghibur hati yang sedang dirundung duka lara.


Ada rasa ingin marah tapi semua telah berlalu dan tak berguna untuk di sesali.


"Mungkin jalan takdirku sudah seperti ini, aku tidak diberi kesempatan untuk bersama kedua orangtuaku, orang-orang hebat itu terlalu cepat meninggalkan dunia ini, padahal baru saja aku ingin mencium dan memeluk mereka," Gumam Lien.


Tiba-tiba....


Langkah pelan seorang pria, berjalan lalu mendekap erat wanita itu dan menciumi area lehernya dari belakang, membuyarkan lamunan sang putri.


"Sayang! Semua telah terjadi, ikhlaskanlah!" Pinta Hiroshi sambil memutar tubuh Lien menghadap dirinya.


"Tapi aku tidak bisa mengendalikan tahta ini!" Keluh Lien.


"Aku akan selalu ada dan siap mendampingimu, kamu tau tidak, Ayahmu harus mengorbankan diri agar tahta ini bisa sampai dalam genggamanmu,


Ibumu harus meregang nyawa demi untuk memberikan kamu kesempatan hidup, tolong jangan sia-siakan perngorbanan mereka.


Bagiku kamu Ratu ataupun wanita biasa, aku tetap akan mencintaimu dan sampai kapanpun," ucap Hiroshi dengan lembut


"Terima kasih Ai! aku juga mencintaimu," jawab Lien memeluk Hiroshi, sampai kedua bibir mereka beradu kembali.


...


Pasangan pengantin baru itu pergi menikmati pemandangan wisata laut yang indah dengan kapal pesiar mewah, bercinta bersama, melepas penat yang ada, berbahagia dalam hubungan yang baru. Serasa dunia milik berdua dan menghadirkan rengkarnasi kembali dari cerita cinta Brest-Xin yang telah hilang...


Next On...


....


....


....


Like & Votenya jangan pelit yah biar tetap semangat....