
"Baguslah jika begitu, karena ini sudah sore, besok kita akan pergi untuk melihatnya.
"Kita kembali pulang?" tanya Zeldy.
"Iya, kota pulang sekarang," ucap Zeiro.
Triring! Triring!
Triring! Triring!
"Halo," jawab Zeiro.
"Tuan, barusan saya dapat telpon undangan dari Tuan Jhon dari London, ia ingin bertemu Anda dengan cara terbuka yang di siarkan secara internasional karena semua perusahaan Tuan langsung masuk angka pasaran internasional tertinggi, jadi ia sangat ingin mewawancarai Anda," ucap Sekretaris Mei.
"Oh begitu ya? Aku sendiri tidak tahu jika perusahaan ku masuk ke nomor satu perusahaan internasional. Baiklah jika begitu, kapan dia akan datang?" tanya Zeiro.
"Mungkin besok dia sudah sampai di sini," jawab Sekretaris Mei.
"Baiklah, persiapkan saja untuk penyebutan mereka," ucap Zeiro.
"Baik Tuan." angguk sekretaris Mei.
***
Ke esokkan harinya, Zeiro sudah bersiap-siap dengan jas putihnya dan juga Zeldy tak mau kalah.
Di perusahaan Zeiro terlihat sangat meriah dan ramai padat oleh reporter.
Sebuah mobil mewah datang mendekat, seorang pria asing keluar dari mobil dan berjalan dengan gagah menuju perusahan Zeiro.
"Taun Jhon?" tebak Zeiro menyambut kedatangan pria asing itu.
"Benar sekali," jawabnya mengangguk tersenyum. Tak lama ada beberapa orang lagi yang datang, dan ternyata ada beberapa orang dari negara asing yang datang. Mereka menyalami Zeiro.
"Selamat para Tuan-tuan di perusahaan ku, semoga berkenan," ucap Zeiro.
"Wah, kami datang ke sini karena sangat penasaran dengan perusahaan Anda, tidak menyangka perusahaan Anda menjadi perusahaan nomor satu di dunia, entah bagaimana cara kerja perusahaan Anda bisa sampai seperti ini, ini sangat luar biasa karena bisa menghandle semua perusahaan Anda dengan baik," ucap Tuan Leon.
Hari itu mereka pun mewawancarai Zeiro, tapi tentunya Zeiro tidak akan mengatakan jika ia punya system, ia hanya mengatakan jika para karyawannya lah yang sudah bekerja keras.
"Wah, karyawan Anda sangat luar biasa, terima kasih untuk hari ini Tuan, wawancara Anda sangat membantu membuat kami semangat dalam membimbing perusahaan lebih baik lagi," ucap Tuan Jhon.
"Sama-sama Tuan," ucap Zeiro tersenyum.
"Oh ya, Tuan muda seperti ini apa tidak ada tambatan hati kah?" tanya Tuan Jhon.
"Ada." angguk Zeiro melihat ke arah Grizzla yang juga ikut menyaksikan acara wawancara Zeiro.
"Wah, pasti wanitanya ada di sini," ucap Tuan Jhon.
"Tentu saja, ke sini lah," ucap Zeiro tersenyum melihat ke arah Grizzla. Grizzla menjadi bingung dan menunjukkan ke arah dirinya.
Zeiro mengangguk.
Dengan malu-malu Grizzla berjalan maju ke depan dan berdiri di samping Zeiro.
"Wah, sangat cantik, kalian sangat serasi."
"Sebenarnya kami tidak ada hubungan apa pun, tapi hari ini aku ingin seluruh dunia tahu dan menyaksikan cintaku kepadanya." Zeiro berlutut di hadapan Grizzla.
"Grizzla, aku sudah lama menyukai mu, aku tidak tahu orang tua mu setuju atau tidak, tapi aku tetap ingin menyatakan perasaan ku padamu. Maukah kau menjadi kekasih ku?" tanya Zeiro penuh harap.
"Ayo terima!" teriak mereka yang sedang menyaksikan acara penyataan cinta tersebut.
"Aku setuju asalkan kau bisa menjaga Grizzla dengan baik." tiba-tiba papa Grizzla datang.
"Aku terima," ucap Grizzla dengan wajah memerah.
Terdengar suara sorak gembira terdengar dan mereka pun resmi menjadi kekasih.
Nyatanya perusahaan Zeiro menjadi nomor satu di dunia itu sudah di akui dunia.
TAMAT