The Power Of The System

The Power Of The System
BAB 57



"Sekretaris Mei dan Zeldy, kalian angkut uang yang ada di mobil!" perintah Zeiro.


"Baik Bos," ucap Zeldy.


"Baik Tuan." angguk sekretaris Mei.


Mereka berdua pun keluar dari perusahaan dan mereka pun menuju mobil Zeiro.


"Ya ampun sebanyak ini uang Bos, di tambah lagi dia punya perusahaan, tambah kaya raya lah nanti dia," ucap Zeldy.


Mereka pun memasukkan uang ke dalam plastik karena tidak punya tas atau pun koper.


Mereka membawanya ke dalam perusahaan.


"Ini uangnya Tuan," ucap Zeldy dan sekretaris Mei.


Mata para karyawan itu menjadi hijau melihat uang yang banyak.


"Berikan catatan berapa gaji mereka yang di tangguhkan," pinta Zeiro.


"Sana ambil," ucap CEO itu kepada sekretarisnya.


Sekretaris itu mengambil laptop lalu memberikan kepada CEO itu.


"Ini lihat saja sendiri," ucap CEO itu memberikan kepada Zeiro. Zeiro melihat CEO itu sedikit curiga, ia meletakkan laptop itu ke atas meja dan melihat catatan berapa pengeluaran yang harus ia keluarkan untuk saham mereka dan bayar gaji para karyawan.


Zeiro terkejut karena pembayaran karyawan tadi ia mendengar jika mereka minta gajinya satu orang 2 bulan, sedangkan tercatat di laptop itu lima bulan.


'Hm … ada yang tidak beres ini,' batin Zeiro.


Gunakan poin untuk menjadi catatan asli


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%…


20%…


30%…


40%…


50%…


60%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


[Poin Anda di potong 5 poin]


[Sisa poin Anda 45 poin]


Laptopnya mendadak berubah sendiri yang ke asli sebelum di manipulasi.


"Oh di sini tercatat jika mereka belum di bayar 2 bulan benar?" tanya Zeiro kepada para pegawai.


"Benar," jawab pegawai itu mengangguk. CEO itu terlihat panik, ia juga tidak bisa memberhentikan Zeiro.


"Untuk saham yang kalian tanam yaitu ada di antara kalian masing-masing 100 juta benar?" tanya Zeiro.


"Iya benar." angguk pemegang saham.


"Astaga! Kenapa mereka bodoh sekali," ucap CEO itu tambah pusing, maksud dan tujuannya adalah, ia sengaja memanipulasikan gaji mereka dari 2 bulan menjadi 5 bulan agar 3 bulannya ia mendapatkannya, di tambah harga perusahaan maka setidaknya uangnya ia bisa menginvestasikan lagi kerja sama dengan perusahaan lain.


"Baiklah, total jumlah semuanya adalah 270 juta, untuk pemegang sahamnya 200 juta, untuk pemegang saham dan 70 untuk bayar karyawan. Untuk gaji kalian 4 juta perbulan kan? Sekretaris Mei dan Zeldy, beri mereka masing 8 juta!" perintah Zeiro.


"Siap Bos." Zeldy mengambil uang dari plastik lalu menghitungnya. Begitu juga dengan sekretaris Mei. Ia menghitung uang untuk pemegang saham tersebut.


Zeldy pun membagikan uang kepada pegawai tersebut.


Beberapa menit kemudian, pembayaran mereka pun selesai. Mereka pun tersenyum senang karena sudah mendapatkan hak mereka.


[Ding Ding]


[Uang Anda di kurang 270.000.000]


[Sisa uang Anda 271.000.000]


"Karena pembayaran mereka selesai, jadi mari kita negosiasi masalah perusahaan ini, aku menginginkan perusahaan ini 250 juta," ucap Zeiro.


"Apa! Kau hanya menginginkan 250 juta saja?" tanya CEO itu kaget setengah mati.


"Yup." angguk Zeiro.


"Coba saja kalian mau menunggu 2 hari lagi, teman ku ingin membeli 1 milyar perusahaan ku ini, kalian bisa mendapatkan bonus juga," ucap CEO itu melihat ke arah karyawannya.


Para karyawan dan pemegang saham itu terlihat tergugah, tapi tentu saja Zeiro tak mau tinggal diam.