
Akhirnya penyelenggara acara berjalan menuju podium.
"Selamat malam semuanya," ucap penyelenggara acara berbicara lewat mikrofon di depannya.
Para hadirin menjawabnya. "Selamat malam."
"Terima kasih untuk para tamu undangan yang sudah bersedia hadir di acara amal ini. Tentunya setiap pembelian dari barang lelang ini, setengah dari pendapatan pembelian dari barang lelang maka akan di sumbangkan kepada mereka yang membutuhkan seperti di panti-panti dan sekolah-sekolah yang butuh perhatian dan uluran tangan dari kita semua. Baiklah jadi acara ini akan segera kami mulai, dengan pembelian harga tertinggi maka ia mendapatkannya. Acara lelang kita buka dengan tepuk tangan yang meriah!" ucap penyelenggara acara.
Para hadirin semua bertepuk tangan. Salah satu wanita cantik nak s3xsi membawakan sebuah kotak yang tertutup kain dan berdiri di depan para hadirin.
"Baiklah, untuk barang pertama, yaitu ...."
Wanita itu membuat penutup kain tersebut dan terlihatlah barang di dalam kotak tersebut.
"Ini adalah batu adalah batu permata seberat 1200 karat, batu permata berwarna merah darah. Batu ini di temukan di Negara Afrika Utara oleh seroang pengangkat batu di bawah rumput-rumput kering. Batu ini melambangkan cinta sejati yang membara sampai seumur akhir hayatnya. Konon dahulu kala di percaya bahwa apa bila sepasang kekasih memakai permata merah darah ini, mereka akan sehidup semati. Dan juga, salah satu desainer terkenal akan membuatkan batu permata ini untuk di jadikan permata cincin pasangan jika seseorang yang sudah membelinya. Harga di buka 700 juta," ucap pembawa acara.
"Hm? Itu pembawa acara nggak mengada-ada kan supaya permata itu lalu?" bisik Zeiro.
"Hm … kurang tahu juga, biasanya untuk menarik pembeli dengan cara mengatakan sejarahnya, tidak tahu benar atau tidak," jawab Zeldy.
"Ck! Mereka pasti di iming-iming. Mana mungkin bisa sebuah batu membuat mereka mati bersama dala cinta. Kalau mereka di bunuh oleh perampok yang menginginkan pertama itu mungkin aku baru akan percaya," ucap Zeiro meletakkan tangannya di dagu.
"750 juta."
"800 juta."
"900 juta."
"1 M."
"1,5 M."
"20 M."
"50 M."
"100 M."
"300 M."
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Zeiro melihat dari layar hologramnya dan melihat barang apa saja yang mereka lelang. Dan ia pun melihat semua barang-barang yang masih belum di keluarkan.
Ada satu barang yang di incar Zeiro, yaitu batu giok putih yang berbentuk tetesan air. Zeiro pun melihat manfaat dari giok tersebut.
Manfaatnya menjaga tubuh agar tetap stabil dan fit, menghilangkan lelah yang berlebihan. Menjaga tubuh tetap sehat dan melancarkan peredaran darah, dengan begitu ia bisa menyalurkan energi ke dalam tubuhnya dan menyipan kekuatan di dalam tubuhnya.
'Aku mengincar batu giok itu,' batin Zeiro.
"400 M," sahut Zeiro. Sekretaris Mei dan Zeldy sangat terkejut mendengar tawaran
"Tuan, apa Anda yakin membeli permata sebanyak itu?" tanya sekretaris Mei. Karena tadi siang baru saja Zeiro mengakusisi sebuah perusahaan, rasanya tidak mungkin Zeiro punya uang sebanyak itu lagi.
"Ssstttttt, aku punya rencana," bisik Zeiro. Sekretaris Mei terdiam.
"Siapa yang berani melawan ku!" teriak seorang pria gendut marah.
"Heh! Jika kau sanggup tawarlah, kita bebas ingin menawar berapa pun asalkan punya uang," jawab Zeiro melipat tangannya sambil menyengir.