The Power Of The System

The Power Of The System
BAB 42



Sebentar-sebentar Zeiro yang di atas, sebentar pria itu yang di atas, temannya yang satu itu binggung mau menangkapnya.


Saat Zeiro ada di atas, temannya itu menangkap Zeiro dari belakang dan terpaksa Zeiro melepaskan pria tadi.


"He-he-he, ketangkap juga kamu," ucap pria itu berdiri di depan Zeiro dan ingin meninju Zeiro. Zeiro langsung menendang perut pria yang di depannya hingga ia mundur beberapa langkah.


Zeiro pun menginjak kaki temannya itu dengan kuat.


"Aaaaaaaa!" teriak pria itu kesakitan sambil memegang kakinya. Supir itu sedikit ada mendengar suara orang teriak, ia pun mengecilkan volume musik di mobilnya dan memastikan lagi suara itu. Ia merasa tidak mendengarnya lagi, ia pun kembali membesarkan volume musik truknya.


Pria yang di hadapan Zeiro, ia menerpa pria itu hingga terjatuh dan ia pun menghajar wajah pria itu dengan kuat, lalu memukul kepalanya dan seketika pria itu pingsan.


Temannya yang satunya lagi, Zeiro mendekatinya lalu menendang perutnya hingga pria itu kesakitan. Jari kaki yang di injak Zeiro tadi itu patah.


Plak! Plak! Plak!


Zeiro menampar wajah pria itu berkali-kali dan membuat pria itu puyeng. Zeiro melihat ada tali di di sana, ia pun mengambilnya lalu mengikat kedua pria itu dengan cara memunggunginya dan mengikat keduanya dengan cara di baringkan agar mereka kesusahan untuk bergerak.


"Oke sudah selesai, aku harus balik," ucap Zeiro setelah memastikan jika ikatannya kuat dan tidak dengan mudah bisa di lepaskan.


Zeiro berdiri di belakang truk itu dan Zeldy pun mendekatkan mobilnya di buntut truk itu. Zeiro pun melompat ke atas badan mobil itu dan perlahan-lahan Zeldy memelankan mobilnya lalu memberhentikan di pinggir jalan.


"Bos baik-baik saja?" tanya Zeldy menongolkan kepalanya dari jendela mobil.


"Iya, aku baik-baik saja." angguk Zeiro. Ia pun turun dari atas mobil dan masuk ke dalam mobil duduk di kursi penumpang. Mobil pun kembali melaju.


[Ding]


[Misi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan sebuah hotel]


[Selamat Anda mendapatkan 10 poin]


Kekuatan [9x]


Perisai [9x]


Pertahanan [9x]


Kelincahan [9x]


Poin [100]


[Uang 110.200.000]


Mereka kembali ke rumah Zeiro.


"Malam ini aku tidur di rumah Bos, mau ngasih tahu dulu sama paman ku dulu," ucap Zeldy mengambil ponselnya dan segera menghubungi pamannya.


Saat sedang mampir di sebuah rumah makan untuk bermalam di sana, supir truk itu pun turun dari mobil dan memeriksa barang bawaannya.


Ia sangat terkejut saat melihat 2 orang pria yang pingsan dan di ikat sedemikian rupa. Dan ia juga melihat barang-barang yang seperti di kumpulkan di dalam dan sudah siap untuk di bawa.


"Jangan-jangan … pria yang ada di mobil tadi ingin memberi tahu jika mobil truk ku kemasukkan bajing lompat kali ya, lalu siapa yang menghajar mereka? Jangan-jangan dia juga?" tanya supir truk itu berpikir.


Ia pun segera langsung menghubungi polisi untuk menangani masalah ini.


"Di mana dia sekarang ya, aku harus berterima kasih padanya. Haishhh, aku malah tidak mendengar ucapannya dan membuat barang-barang ku rugi seperti ini," ucap supir itu menyesal.


Tak lama kemudian, mereka pun Samapi di depan rumah Zeiro, Zaldy langsung memasukkan mobil ke garasi yang terbuka itu.


Mereka pun turun dari mobil dan menutup pintu garasi tersebut.