The Power Of The System

The Power Of The System
BAB 44



Dengan langkah mantap mereka pun keluar dari rumah, Zeldy membuka garasi dan mengeluarkan mobilnya.


Zeldy memberhetikan mobilnya di samping Zeiro. Zeiro pun masuk ke dalam mobil.


Mobil pun melaju di jalanan, Zeiro segera mencari toko di ponselnya untuk menemukan toko yang bagus.


"Zeldy, kamu kan tahu nih jalan di kota, kamu tahu toko ini?" tanya Zeiro menunjukkan ponselnya kepada Zeldy.


Zeldy melihatnya toko itu dan ia mengenalinya.


"Ini biasa toko tempat Tuan membeli pakaian Bos, kita ke sana?" tanya Zeldy.


"Iya." angguk Zeiro.


Zeldy melajukan mobilnya menuju toko tersebut. Beberapa menit kemudian, mereka pun sampai di toko yang menyediakan semua jas di sana, di sampingnya ada toko kaca mata, di sampingnya lagi ada toko sepatu.


Zeldy pun memberhentikan mobilnya di depan toko tersebut. Mereka pun masuk ke dalam toko.


Selamat datang Tuan, mau jas yang seperti apa?" tanya salah satu pegawai menghampiri Zeiro dan Zeldy.


"Lho, Bang Zeldy. Hm ... tumben nggak bersama Tuan Geno?" tanya pegawai itu.


"Aku … sudah berhenti bekerja bersamanya," jawab Zeldy dengan wajah datar.


"Hm? Kenapa?" tanya pegawai itu menekuk alisnya.


"Pokoknya ada sesuatu hal yang tidak bisa aku ceritakan pokoknya lah, aku sekarang bekerja dengan Bos baru, Bos Zeiro," ucap Zeldy menepuk-nepuknya pundak Zeiro.


"Bos? Yakin dia Bos Bang Zeldy, kalian malah terlihat seperti berteman, lagian kalian terlihat akrab, tidak seperti Bos dan bawahannya," ucap pegawai itu lagi.


"Nah, mulai sekarang kamu harus menjaga sikap mu ya Zeldy," ucap Zeiro menatap Zeldy.


"Siap Bos, laksanakan!" jawab Zeldy.


"Laksanakan, cepat sana cari jas yang cocok denganku!" perintah Zeiro.


Zeldy karena terbiasa mencarikan jas untuk Tuannya dulu, ia pun memilih jas untuk Zeiro.


"Bos mau berapa jas?" tanya Zeldy.


"Pilihkan ku 2 jas, dan untukmu satu," jawab Zeiro duduk di sofa tunggu sambil memainkan ponselnya.


[Ding Ding]


[Misi baru]


[Menolong seorang anak kecil yang hampir di tabrak mobil]


[Status misi: Sedang berlangsung]


"Zeldy, kamu pilih saja dulu ya, aku mau pergi sebentar," ucap Zeiro buru-buru.


"Eh Bos mau kemana!" teriak Zeldy sambil memegang jas di tangannya.


Zeiro tidak menjawabnya karena ia keburu lari.


[Klik di sini untuk membuka]


Zeiro melihat di mana tempat lokasi kejadian tersebut.


"Untunglah tidak jauh dari sini," ucap Zeiro yang terus berlari.


Dari kejauhan terlihat seorang anak berumur 3 tahun sedang naik sepeda roda tiga, pintu pagar terbuka dan ia keluar dari pintu tersebut dan terus mendayung sepedanya hingga sampai ke tepi jalan dan berhenti di sana. Zeiro sedikit merasa lega karena anak itu berhenti dan terus pun berlari ke arah anak itu.


Namun, anak itu pun tiba-tiba saja mendayungnya lagi dan ia pun sampai di tengah jalan membuat Zeiro jadi panik.


"Hey! Berhenti!" teriak Zeiro.


Dari arah kiri dan kanan mobil melintas dan beberapa mobil lainnya juga melaju di jalanan.


Mobil pun sudah mendekat, Zeiro mengambil anak itu dan membawanya lari ke tepi jalan, sedangkan sepeda anak itu hancur di lindas mobil.


Anak itu pun langsung menangis karena sepedanya tak bisa di selamatkan.


Mendengar raungan anaknya menangis, seorang ibu keluar dari rumahnya dan melihat anaknya ada di pelukan Zeiro. Ia langsung menyambar anaknya itu dan menatap tajam Zeiro.


"Kamu mau menculik anakku ya!" teriak ibu itu mengendong anaknya.


"Itu sepeda anak ibu di lindas mobil, untung saja anaknya masih bisa aku selamatkan," ucap Zeiro menunjuk ke arah sepeda yang hancur di tengah lalu lalang ramainya kendaraan melintas.


Mata ibu itu tertuju ke arah sepeda anaknya.


"Maksud kamu anak ku hampir di tabrak mobil?" tanya ibu itu.


"Iya, aku tuh menyelamatkan anak ibu, bukan mau menculiknya, ibu itu pikirannya jelek aja sama orang, kalau begitu mana ada yang mau menolong ibu nanti," omel Zeiro.


"Eh iya maaf, maaf, saya nggak tahu jika kamu menyelamatkan anak saya, karena anak saya ada di pelukan kamu saya pikir kamu mau menculik anak ku, maaf ya Dek. Dan terima kasih ya sudah menyelamatkan anak saya. Terima kasih banyak ya," ucap ibu itu menundukkan kepalanya.


"Iya sama-sama, aku pergi dulu," ucap Zeiro manyun dan ia pun meninggalkan ibu itu yang menatapnya dari belakang.


[Ding]


[Misi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan 40 persen saham di perusahan QW ]


[Selamat Anda mendapatkan 20 poin]


[Selamat Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 6.000.000]


[Selamat Anda mendapatkan 70.000.000 dari 40% saham QW grub]


Kekuatan [10x]


Perisai [10x]


Pertahanan [10x]


Kelincahan [10x]


Poin [120]


[Uang 186.200.000]