The Power Of The System

The Power Of The System
BAB 52



Zeiro pun meletakan mayat itu di dekat tidak jauh dari tempat ia menyelamatkan orang-orang tadi.


"Ya ampun Bos, tubuhnya hanya tinggal setengah, jadi dia sungguh tidak bisa di selamatkan lagi," ucap Zeldy.


"Iya, apa yang ada korban jiwa juga?" tanya Zeiro.


"Sepertinya tidak Bos," jawab Zeldy melihat ke kiri dan kanan.


Ambulan pun datang dan langsung mencari warga yang terluka.


"Kalian semua korban kebakaran ini?" tanya salah satu dokter yang datang mendekati mereka.


"Iya, mereka semua korbannya. Dan ini sudah meninggal," ucap Zeiro menunjuk ke arah seorang yang sudah terbakar setengahnya.


Para petugas yang ada di sana membawa mayat yang sudah meninggal itu dan membawanya masuk ke dalam ambulan.


Bagi yang korban masih bisa di selamatkan mereka memberikan pertolongan pertama lalu membawa mereka masuk ke dalam mobil ambulan.


"Kalian juga ayo masuk ambulan," ucap dokter itu kepada Zeiro dan Zeldy.


"Hm? Kami bukan korban kebakaran pak, tadi hanya menolongnya saja tadi," ucap Zeiro.


"Oh begitu ya, terima kasih sudah menolong korban, kalau begitu kami pergi kembali ke rumah sakit," ucap dokter itu.


"Ya Dok." angguk Zeiro.


"Ayo kembali pulang," ajak Zeiro. Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil.


[Ding]


[Misi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan 100 persen saham di perusahan QW ]


[Selamat Anda mendapatkan 70 poin]


[Selamat Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 10.000.000]


[Selamat Anda mendapatkan 400.000.000 dari 100% saham QW grub]


[Selamat Anda menjadi CEO perusahaan QW grub]


Kekuatan [11x]


Perisai [11x]


Pertahanan [11x]


Kelincahan [11x]


Poin [70]


Triring! Triring! Triring!


Ponsel milik Zeiro berbunyi dan Zeiro mengangkatnya.


"Halo," jawab Zeiro.


"Apa ini dengan Tuan Zeiro Alfaro?" tanya seorang wanita lewat telpon.


"Benar," jawab Zeiro.


"Saya adalah sekretaris perusahaan QW grub, Anda di minta untuk datang ke perusahaan untuk tanda tangan kepemilikan perusahaan," ucap sekretaris Mei.


"Oh baiklah, tapi aku harus pulang sebentar untuk mandi dan berganti pakaian," ucap Zeiro.


"Bisa saja sih, tapi pemilik perusahaan lama mau pergi, jadi saat ini dia sedang menunggu Anda," ucap Sekretaris Mei sedikit khawatir.


"Baiklah, baiklah, aku akan ke sana langsung," ucap Zeiro. Panggilannya pun di putuskan.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Zeiro melihat di peta digital di layar hologramnya.


Perusahaan itu ada di sekitar 8 kilo dari hotelnya.


"Zeldy, kita pergi ke perusahaan QW grub, tidak jauh dari hotel ku tadi, ada di jalan botol limun," ucap Zeiro.


"Tapi Bos, bagaimana Bos mau pergi dengan keadaan begini?" tanya Zeldy melihat Zeiro yang comot dengan asap.


"Berhenti di toilet umum dulu," ucap Zeiro. Berjalan beberapa meter dan mereka pun menemukan toilet umum. Zeiro keluar dari mobil dan ia pun membuka bagasi mobil untuk mengambil paper bag yang berisi baju yang ia beli tadi.


Zeiro masuk ke dalam toilet itu dan segera membersihkan diri lalu berganti pakaian. Untung saja ia membelinya beberapa jas tadi.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Zeiro mengambil sejumlah uang dan menyimpannya ke dalam saku celananya.


Saat keluar Zeiro meletakkan 2 lembar uang ke dalam kotak pembayaran.


[Ding Ding]


[Uang Anda di potong 200.000]


[Sisa uang Anda 541.000.000]