
Jet itu pun naik ke udara dengan stabil, Zeldy berjalan dengan hati-hati mendekati Zeiro.
"He-he-he, bagaimana? Keren nggak?" tanya Zeiro tersenyum dengan menaik turunkan alisnya.
"Keren banget," jawab Zeldy mengacungkan jempol dan duduk di sebelah Zeiro.
"Bos sejak kapan bisa mengendarai jet?" tanya Zeldy.
"Sejak tadi," jawab Zeiro tersenyum.
"Mana ada sekali bawa langsung bisa," ucap Zeldy manyun.
Jet pun terang di udara, mereka menikmati pandangan malam itu yang sangat indah, terlihat dari kejauhan lampu-lampu kota yang terang.
"Eh, sudah tengah malam ini, kita pulang saja," ucap Zeiro melihat jam di tangannya dan ia memutar balik jetnya.
Jet pun mendarat di bandaranya sendiri. Zeiro dan Zeldy pun keluar dari jet.
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan kembali pulang.
***
Triring! Triring!
Triring! Triring!
"Siapa sih nelpon pagi-pagi begini." Zeiro meraih ponselnya dalam keadaan mengantuk.
"Halo," jawab Zeiro.
"Tuan, gawat!" jawab Sekretaris Mei panik.
"Coba tenang dulu, bicara pelan-pelan," ucap Zeiro.
"Itu … itu perusahaan kita di hack seseorang membuat data-data menghilang!" jawab sekretaris Mei panik.
"Baiklah aku akan menyelesaikan masalah ini," ucap Zeiro memutuskan panggilannya segera.
"Hey! Bangun! Ambil laptop," ucap Zeiro menekuk bokong Zeldy.
"Apa Bos, aku masih ngantuk," ucap Zeldy menarik selimutnya.
"Cepat ambil laptop atau kau ku pecat," ancam Zeiro.
"Siap Bos," jawab Zeldy yang langsung bangun dan pergi keluar untuk mengambil laptop.
"Ini Bos." Zeldy memberikan laptop kepada Zeiro. "Ada apa Bos, pagi-pagi buka laptop?" tanya Zeldy penasaran.
"Perusahaan kita di hack orang dan datang hilang," jawab Zeiro menghidupkan laptopnya.
"Apa!! Aduh bagaimana donk! Tapi Bos santai aja ke apa nggak panik!" ucap Zeldy mondar mandir.
"Panik nggak menyelesaikan masalah juga, tenang dan selesaikan masalah," ucap Zeiro.
Ia melihat data perusahaan yang sudah sebagian yang hilang. Para karyawan Zeiro juga sedang berusaha untuk memulihkan data tapi hack itu lebih pintar membuat mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
"Lihat saja nanti, jika ketemu, akan ku habisi perusahaan kalian nanti," ucap Zeiro geram.
[Gunakan poin untuk memulihkan data-data yang hilang]
Memuat…
Loading…
Mulai…
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai.
[Sisa Poin Anda 100 poin]
Memuat ulang…
Memulihkan data…
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai.
[Data Anda segera di pulihkan]
Data-data yang tadi hilang akhirnya perlahan-lahan kembali dan itu pun sudah lengkap.
"Bagus, dayaku sudah kembali, aku lebih baik cari siapa yang sudah berani menghack data perusahaan ku," ucap Zeiro.
Gunakan poin untuk mencari lokasi penghack
Memuat…
Loading…
Mulai
10%…
20%…
30%…
40%…
50%…
60%…
70%…
80%…
90%…
100%…
Selesai.
[Poin Anda di potong 10 poin]
[Sisa poin Anda 90 poin]
Zeiro melihat sebuah titik merah di sebuah tempat.
"Ayo kita pergi sekarang," ajak Zeiro mengambil jaketnya.
"Tapi belum mandi Bos," ucap Zeldy.
"Nanti aja mandinya, ada hal yang lebih penting yang harus kita lakukan," ucap Zeiro. Ia berjalan keluar dari kamarnya. Zeldy buru-buru mengikuti Zeiro.
Mereka masuk ke dalam mobil dan Zeiro segera melajukan mobilnya menuju lokasi yang ia dapatkan dari system'.