The Emir and The Ordinary Girl

The Emir and The Ordinary Girl
Family is Everything



Usai Makan Malam


Direndra, Alaric dan Chasel pun memilih untuk pergi ke ruang tamu informal untuk mengobrol disana sedangkan para istri di ruang tengah. Raana dan Nura ingin mendengarkan sejarah keluarga suami mereka hingga bisa bersaudara angkat dengan keluarga McGregor.


Para anak-anak memilih di area samping dekat kolam renang dan duduk bersama pasangan masing-masing.


"Jadi Mas Shin akan menikah usai kita?" tanya Raine sambil bersandar di dada Charles McGregor.


"Katanya begitu sih Raine. Soalnya kan mas Shin masih harus menyelesaikan kontrak dengan JAXA yang akan selesai besok Mei. Jadi Juni atau Juli mas Shin akan menikah dengan Kedasih" jawab Radhi sambil mengelus bahu Charlotte.


"Yang bilang siapa Rad?" tanya Damian yang duduk sedikit menjauh dari Reema.


"Bang Luke. Lagian mas Shin dan Kedasih juga nggak akan perpanjangan kontrak dengan JAXA karena lebih suka bekerja di Todai. Kedasih malah ingin jadi dosen sekarang" jawab Radhi.


"Mas Shin itu siapa Radhi?" tanya Charlotte sambil mendongakkan wajahnya ke Radhi.


"Shinichi Park, kakaknya Sakura Park Moretti."


"Oooohhh... Dia peneliti?" tanya Charlotte lagi.


"Yup, dia jenius fisika sudah menyelesaikan program magister nya dan katanya usai menikah, mau ambil S3 nya. Hanya saja, kalau kalian bertemu dengannya, tidak akan menyangka dia jenius. Kelakuannya sangat-sangat absurd!" senyum Radhi.


"Kayaknya waktu kita menikah, Shinichi nggak ada ya Dam?" Reema menatap suaminya yang asyik memegang ponsel.


"Nggak. Sibuk di Tokyo" jawab Damian pendek.


"Mas Dam, jadinya pemotretan besok Sabtu buat acara foto prewedding. Bang Ale memang dasar businessman jadi segala sesuatu dibuat bisnis. Sudah kemarin launching produk dengan kita, ini prewedding juga" kekeh Raine.


"Namanya simbiosis mutualisme, sayang. Lagipula kita juga nggak rugi jadi brand ambassador Morr. Buktinya dapat pendapatan tambahan plus menaikkan pamor Morr. Dinikmati saja lah" senyum Charles.


Damian tampak serius membaca pesan di ponselnya sehingga tampak tidak memerhatikan ucapan Raine.


"Mas Dam! Dengar nggak Raine bilang apa!" panggil bungsu Alaric Blair itu.


"Dengar. Ini ada kabar nggak mengenakkan." Damian menatap ke semua adiknya.


"Apaan mas?" tanya Radhi.


"Bang Dante kecelakaan."


Semua orang melongo. "Kok bisa?" tanya Charles yang tahu Dante Mancini adalah pengemudi handal.


"Kurang tahu. Ini mbak Leia masih di rumah sakit. Bang Dante dan pengawalnya Sergio ditabrak truk." Damian menatap cemas ke semua orang.


"Bang Dante naik apa?" tanya Raine panik.


Suara telpon Damian berbunyi. "Ya Bang Antonio." Pria itu lalu mengaktifkan loud speaker ponselnya.


"Dam, minta doanya. Dante dan Sergio dioperasi malam ini" ucap Antonio Bianchi, ipar Dante Mancini.


"Bagaimana kronologis nya bang?" tanya Radhi.


"Kamu sama siapa Dam?" tanya Antonio.


"The Blairs and The McGregors."


"Oh. Begini, jadi sudah dua Minggu ini Dante berseteru dengan pemain baru di dunia wine. Mereka merusak harga pasar wine termasuk punya Mancini dan Bianchi. Aku dan Dante sudah berusaha menstabilkan harga apalagi kami penguasa Turin tapi keluarga baru ini macam kutu kupret! Dan ternyata mulai main kasar. Kemarin mobil Alexis bannya kempes empat - empatnya! Sekarang Dante yang celaka! Jadi Dante baru saja pulang dari kantornya bersama Sergio seperti biasa. Di persimpangan dekat dengan rumahnya, tiba-tiba Bugatti Chiron nya ditabrak truk hingga terpental. Sopir truk melarikan diri, Dante dan Sergio luka parah."


"Astaghfirullah... Bang Dante kena apanya bang?" tanya Raine.


"Gegar otak, dislokasi bahu, hatinya luka, kakinya patah. Sergio lebih parah, patah tulang rusuk, patah tangan dan patah kaki karena yang terkena hantaman langsung..."


"Mbak Leia gimana bang?" tanya Radhi yang tahu bagaimana bucinnya pasangan itu.


"Leia nangis terus dan sekarang sedang dihibur Deya dan Veena."


Damian mengusap wajahnya kasar. "Apa perlu aku bantu?"


"Siapa nama keluarga itu?" tanya Charles McGregor.


"Ferrara."


Charles dan Radhi saling berpandangan. "Bukankah driver dari tim Motorsport bernama Angelo Ferrara?" tanya Charles.


"Apakah berhubungan dengan kasus ini?" Radhi tampak berpikir.


"Kalian yang di Dubai tidak usah ke Turin. Biar kami-kami yang di Italia yang mengusut dan mengurus nya. Okay?" pinta Antonio.


"Okay bang."


Antonio mematikan panggilannya meninggalkan The Blairs dan The McGregors saling berpandangan. "Astaghfirullah Al adzim..."


Note.


Perseteruan Keluarga Bianchi dan Mancini dengan keluarga Ferrara akan berlanjut ke anak-anak mereka. Vicenzo Mancini dan Hyde Bianchi akan bertemu musuh yang sama, keluarga Ferrara. Ditunggu novelnya sekitar Juli 2023 Yaaaa.



***


Kejadian yang menimpa Dante Mancini, membuat keluarga besar pun heboh. Direndra dan Alaric sampai ingin menunda acara double wedding duo R tapi Luca dan Joey Bianchi meminta untuk tidak menundanya karena mereka semua bisa menghandle nya.


Operasi Dante dan Sergio berjalan dengan lancar dan sekarang dalam perawatan intensif untuk memulihkan diri pasca operasi. Polizia Italia bersama dengan Antonio Bianchi, Alessandro Moretti dan Michel de Luca berusaha mendapatkan sopir truk yang menabrak Dante. Tapi sayangnya, mereka hanya menemukan mayatnya sedangkan link yang menunjukkan keterlibatan keluarga Ferrara tidak bisa dikaitkan. Semuanya berupa bukti tidak langsung yang tidak kuat sebagai bahan tuntutan.


Steven Hamilton yang menguasai hukum Italia pun tidak bisa berbuat banyak untuk menuntut. Semua rekaman CCTV pun tidak ada yang menunjukkan keterkaitan apalagi truk yang dipakai untuk menabrak Dante, adalah truk curian.


Damian merasa frustasi mengingat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu kakaknya, hanya memanjatkan doa agar Dante segera pulih dan kembali bersama Leia serta Vicenzo.


Reema yang melihat suaminya termenung di depan layar iMac nya pun mencoba mendekati.


"Dam..." Reema menyentuh pundak Damian membuat pria itu terlonjak..


"Apa?" bentak Damian.


"Astaghfirullah... Makan malam dulu."


"Sebentar!" balas Damian sambil memeriksa semua CCTV jalan saat kecelakaan itu terjadi. Entah sudah berapa ratus kali dirinya bersama dengan saudara - saudaranya melihat dan mencari sesuatu yang janggal, tapi belum menemukannya.


"Dam, mau kamu cari tahu, tidak akan ketemu. Lagipula Dante Mancini sudah mulai membaik..."


Damian berbalik lalu berdiri menatap tajam ke Reema. "Kamu tidak tahu ya Reema bagaimana keluarga aku? Barang siapa menyenggol kami padahal kami tidak melakukan apapun, akan kami balas dua kali lipat dari apa yang mereka lakukan! Dan jika kamu berpikir kamu akan diterima di keluarga kami, kamu salah! Karena apa Reema, karena di keluarga kami orang egois tidak mendapatkan tempat! Paham kamu!"


Reema menganga. "Tapi Dam..."


"Tapi apa? Sudah, lebih baik kamu tinggal menghitung hari tinggal disini dan menjadi Mrs Blair. Dan aku adalah orang yang selalu menepati janji. Tiga bulan ya hanya tiga bulan!" Damian mematikan iMac nya lalu berjalan menuju ke pintu.


"Dam! Kamu mau kemana?" panggil Reema.


"Keluar!" Damian membuka pintu lalu keluar apartemen dan menutup nya dengan keras.


Reema hanya menghela nafas panjang. Ya Allah, kerasnya hati Damian.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️