The Emir and The Ordinary Girl

The Emir and The Ordinary Girl
Di Ubud Bali



Ubud, Bali Indonesia Dua Minggu Kemudian


Reema merasa bahagia bisa terbang ke Bali terutama ke Ubud karena menurut mata-matanya, Damian berada disana, di sebuah villa yang sudah disewanya dua bulan terakhir ini. Reema sengaja meminta Kamal untuk memesan villa tidak jauh dari villa Damian dengan alasan tempatnya sangat private dan cantik.


Kamal pun melihat foto-foto di web travel dan pangeran Oman itu pun setuju untuk berbulan madu di sana karena memang pemandangan nya sangat cantik dan di Muscat tidak ada.


Dan sekarang Reema tampak senang melihat villa yang dipilih nya berada dekat di villa milik Damian. Jantung Reema terasa berdegup kencang seolah hendak bertemu kembali dengan kekasih yang dicintainya setelah sekian lama mereka tidak bertemu.


Kamal pun setuju dengan keputusan Reema memilih villa itu karena pemandangannya sangatlah indah dan membuat mood nya membaik. Dilihatnya lima pengawalnya sudah berada di villa kecil yang ada di sekitar villa yang disewa nya.


Reema tersenyum melihat pemandangan alam Ubud dan matanya melirik ke arah villa Damian. Besok pagi aku akan jalan-jalan kesana.


Kamal yang melihat istrinya bahagia, ikut senang dan langsung memeluk Reema dari belakang membuat wanita itu terkejut dan sedikit menegang.


"Senang sayang?" tanya Kamal sambil mencium ceruk leher Reema.


"Senang sekali... " jawab Reema dengan nada bahagia membuat Kamal semakin erat memeluk tubuh istrinya.


"Yuk kita ke kamar..." ucap Kamal sambil melepaskan kancing di depan gaun Reema. Wanita itu tidak menolak karena hatinya terlalu bahagia karena mantan suaminya dekat dengan dirinya.


***


Knightswood Glasgow Skotlandia


Hunter sudah kembali ke New York setelah hampir seminggu di Knightswood dan selama itu pengawal Bayu O'Grady banyak berbincang dengan Damian. Pada saat itu Damian tidak memposisikan sebagai adik Bayu tapi sebagai pria yang menyukai adik Hunter. Begitu juga dengan Hunter yang menempatkan diri sebagai kakak Izzy.


Masing-masing pria memberikan argumennya dan Damian pun mendapatkan restu dari Hunter untuk bersama Izzy serta membimbingnya untuk mempelajari keyakinan Emir Blair tersebut. Izzy pun sangat bersyukur Hunter sangat terbuka dan tidak keberatan dirinya bersama Damian.


Dan kini, semuanya kembali seperti semula dan Damian pun tetap membantu Izzy usai menyelesaikan tugas perusahaan yang dikirimkan oleh asistennya.


"Dami, aku sudah bilang sama kak Hunter..."


"Bilang apa?" tanya Damian yang sedang menyiram tanaman.


"Aku mau operasi bulan depan. Kami kemarin sudah berdiskusi dengan dokter ku..."


Damian meletakkan gembornya dan menatap Izzy dengan penuh bahagia. "Serius Izzy?"


"Hu um."


Damian memeluk Izzy. "I'm so glad to hear that ( aku senang mendengarnya ). Sudah pesan rumah sakitnya?"


"Kamu yakin akan membantu tokoku Dami?" Izzy menatap Damian serius.


"Serius. Tenang saja Patek Philippe dan Hublotnya masih ada kalau ada salah perhitungan" jawab Damian.


Izzy tertawa. "Damiiii ... "


Damian mencium kening Izzy. "Tenang saja Izzy. Aku tidak akan membuat tokomu bangkrut."


"Kalau kamu sampai membuat toko bungaku bangkrut, patut dipertanyakan kalau kamu salah satu pengusaha besar di Dubai, Dam."


Damian memajukan bibirnya. "Benar juga..."


Izzy menepuk dada Damian pelan. "Kamu tuh!"


***


Ubud Bali Indonesia


Reema terbangun dengan badan terasa sakit semua dan perutnya terasa kencang. Aku kenapa? Apa mau masa periode nya? Reema menoleh ke arah Kamal yang masih terlelap usai olahraga malam mereka.


"Ya Allah, kenapa ini?" gumam Reema. Wanita itu mendesis kesakitan dan suaranya terdengar di telinga Kamal.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Kamal bingung karena masih belum menyatu.


"Sakit... Kamal... Perutku terasa kencang... " desis Reema dengan bulir keringat bermunculan di dahinya.


Kamal menyalakan lampu kamar dan melihat ada bercak darah di atas seprai putih. "Astaghfirullah, Reema ! Kamu berdarah !" Pangeran itu langsung menelpon pengawalnya dan meminta dipanggil kan dokter dan Ambulans. Pria itu bergegas mengenakan baju sedangkan Reema, dia pakaikan kaftan yang memang dipaksaknya untuk dibawanya dari Oman.


Karena yang meminta pangeran Oman, ambulans dari RS Ari Canti Ubud pun segera datang dan setengah jam kemudian, Reema dibawa ke rumah sakit.


***


Rumah Sakit Ari Canti Ubud Bali


Kamal tampak cemas melihat bagaimana dokter melalukan tindakan untuk istrinya. Pria itu berjalan mondar mandir dengan pengawalnya berdiri di belakangnya.


Seorang dokter perempuan keluar dari ruang tindakan untuk menemui Pangeran Kamal.


"Yang mulia, perkenalkan nama saya dokter Kadek Ayu. Saya yang menangani putri Reema" ucap Dokter itu.


"Yang mulia, putri Reema sedang dalam keadaan mengandung empat Minggu dan kondisinya tidak begitu baik karena kandungannya lemah."


"Apakah bisa diselamatkan dokter?" harap Kamal yang sejujurnya dia sangat senang mendengar Reema hamil.


"Kita berdoa saja yang mulia. Putri Reema sudah kami berikan obat penguat kandungan dan saya sarankan putri Reema untuk beristirahat total di tempat tidur karena kondisinya sangat rentan."


Kamal mengusap wajahnya dan tampak kegusaran disana. "Pindahkan ke kamar VIP. Biar istri saya dirawat di ruang yang nyaman."


"Baik yang mulia."


Kamal memerintahkan pengawalnya untuk membereskan semua administrasi sedangkan dirinya mengikuti brankar ke kamar VIP.


***


Knightswood Glasgow Skotlandia


Akhirnya Izzy mau melakukan panggilan video bersama Raana setelah cukup lama gadis itu menolak karena merasa tidak percaya diri. Dan salah satu alasannya kenapa dirinya mau melakukan operasi itu karena Izzy mau tampil sempurna saat berjalan bersama Damian meskipun pria tersebut tampak tidak memperdulikan kondisinya.


"Waaaahhhh akhirnya aku bisa melihat yang namanya Izzy. Halo Izzy... Kamu bisa memanggil Tante Raana jika masih bingung" sapa Raana ramah.


"Ba... baik Tante Raana ... " Izzy menoleh ke arah Damian dan menatapnya tajam. "Dami, kamu tidak bilang kalau ibumu cantik sekali ..."


"Lho kan biar kamu tahu sendiri seperti apa mommyku" jawab Damian santai.


"Tapi Dami... "


"Kenapa Izzy. Kamu juga cantik kok dan benar kata Damian, gigi kamu macam kelinci" senyum Raana.


"Saya biasa saja Tante Raana, tidak cantik kok..." jawab Izzy dengan wajah memerah.


"Izzy memang tidak cantik tapi kiyowo" senyum Damian.


"Hah? Apa itu?" tanya Izzy bingung.


"Kiyowo itu artinya cute bahasa Korea" jawab Damian.


"Ah masa sih?"


"Iya Izzy. Kamu itu kiyowo" senyum Raana membuat Izzy semakin memerah pipinya.


***


Rumah Sakit Ari Canti Ubud Bali Indonesia


Reema membuka matanya setelah tadi dirinya diberikan obat penenang karena merasa sakit luar biasa hingga dokter Kadek Ayu harus membuatnya tertidur.


Dilihatnya Kamal meletakkan kepalanya di pinggir tempat tidur dan tangannya menggenggam tangan Reema. Seolah memberikan kekuatan padanya yang membuat Reema bingung.


"Kamal... " panggil Reema pelan.


Kamal pun terbangun dan menatap wajah Reema. "Halo sayang..." sapanya sambil tersenyum lembut.


"Kamal... Aku kenapa?"


Kamal menatapnya dengan raut wajah yang tidak bisa dibaca. "Kamu hamil anakku, sayang."


Reema terkejut. "Ha... hamil... ?"


Kamal mengangguk.


Air mata pun mengalir dari mata coklat Reema. What? Aku tidak mau anak ini !


***


Note


Kiyowo artinya lucu dan imut ini, bersifat informal dan hanya bisa digunakan kepada teman atau orang yang sudah dekat dengan Anda dalam suasana santai. Sehingga penggunaan 귀여워요 (gwiyeowoyo). Bentuk formal kiyowo lainnya adalah gwiyeowoyo yang artinya juga lucu.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️