
Apartemen Damian di Burj Khalifa
Damian menatap MacBooknya yang sedang melakukan panggilan zoom. Eagle tampak sumringah bersama dengan Elane dan putri mereka yang baru saja dilahirkan.
"Akhirnya nongol jugaaa" ucap Nadira, kakak Eagle yang tinggal di Maryland Amerika Serikat.
"Alhamdulillah" senyum Eagle sambil merangkul Elane dan putri mereka.
"Akhirnya keponakan cewek lagi setelah Ashley!" seru Radhi bahagia. "Siapa namanya mas?"
"Elfesya Celmira McCloud. Artinya putri bangsawan yang cantik dan cerdas..." senyum Elane lembut ke arah putrinya yang sedang terlelap. "Panggilannya Fesya."
"Namanya cantik. Semoga tidak macam Bia dan Rania saja" ucap Nadira membuat Blaze cemberut.
"Lagian Rania itu ketularan Bia!" sungut dokter bedah itu ke Nadira.
"No Bee, Rania yang ngajarin Bia..." Nadira menatap tajam ke Blaze membuat Pedro dan Samuel harus menepuk pelan bahu istri masing-masing.
"Ladies, please!" Suara Leia Bianchi Mancini membuat dua saudara sepupu yang dipusingkan dengan kebar-baran putri masing-masing itu terdiam. Meskipun beda negara bagian dan kota, tapi kelakuan Biana Pascal dan Rania Bianchi Prasetyo membuat pusing semua Opa, Oma, Oom dan Tantenya.
"Eagle, Elane, congratulations atas kelahiran putri cantik kalian." Zinnia dan Sean pun bergabung dalam panggilan zoom bersama dengan para anggota generasi keenam. "Normal kan?" tanya Zinnia.
"Alhamdulillah normal mbak" senyum Elane bahagia karena para iparnya sangat memperhatikan dirinya.
"Double R jadi menikah tahun depan?" tanya Sean ke Radhi dan Raine.
"Insyaallah. Barengan saja bang, wong keluarga nya sama juga" kekeh Raine.
"Akhirnya bertemu lagi ya McGregor dan Blair setelah sempat terpisah" senyum Gasendra.
"Akhirnya" jawab Radhi.
"Damian... Untanya sudah ada kan?" tanya Alessandro Moretti yang ikut bergabung bersama Sakura Park.
"Haaaaahhh? Kok malah bahas unta sih?" protes para sepupunya.
"Urusan pekerjaan" jawab pria Italia yang memiliki banyak tattoo itu.
"Nggak dibahas disini juga Ale-ale!" hardik Shinichi, kakak ipar Alessandro.
"Sekalian, mumpung ingat!" balas Alessandro cuek membuat Eagle dan Elane hanya bisa menghela nafas panjang.
"Kerusuhan pun dimulai..." gumam Eagle.
"Sudah aku siapkan kok. Tenang saja..." jawab Damian.
"Good."
"Oke habis duo RB, terus Shinichi dan Kedasih, terus siapa lagi yang melepaskan masa lajang? Dewa? Devan?" tanya Luke ke kedua sepupunya yang masih senang melajang. "Aku nggak akan tanya ke Mamoru, Remy dan Giordano karena masih kuliah."
"Doanya saja bang Luke" jawab Dewa yang sudah memiliki seorang kekasih bernama Alina, seorang guru taman kanak-kanak yang dikenalnya saat gadis itu mengajak murid-muridnya mengenal tentang bank di Bank milik Dewa.
Damian tersenyum melihat bagaimana semua sepupu nya heboh sendiri. Dari acara mengucapkan selamat ke Elane dan Eagle, merembet hingga acara berghibah massal. Bersama dengan keluarganya, membuat mood Damian membaik setelah sebelumnya hanya ada amarah dalam dirinya.
Damian tertawa mendengar keributan antara para sepupu prianya apalagi Bayu yang menjadi bulan-bulanan gara-gara Ajeng memanggil 911 hanya karena Oreo. Semua orang tampaknya bahagia bisa membully calon ayah itu dan Bayu hanya bisa manyun mendengar ejekan sepupunya. Ajeng pun tampaknya kasihan melihat suaminya terpojok, berusaha membela tapi ikutan kena goda para ipar perempuannya.
Keluarga aku tidak sempurna tapi disanalah aku mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan.
***
Reema termenung di kamarnya dan dirinya merasa semakin hari Damian semakin jauh darinya. Definisi hanya mendapatkan nama Mrs Blair tanpa mendapatkan Mr Blair nya.
***
Tidak terasa sudah sebulan Damian dan Reema menikah. Selama itu pun Reema berusaha membuat Damian melihatnya namun pria itu tetap bersikap seperti biasanya. Damian tidak menolak makan masakannya tapi hanya sekedar menghormati Reema yang sudah susah payah memasak.
Reema memang dibawa Damian ke beberapa acara resmi tapi hanya sekedar itu saja. Di permukaan publik, pernikahan Damian dan Reema tampak baik-baik saja. Tapi begitu kembali ke apartemen, mereka bagaikan dua orang asing.
Hubungan Reema dan ibu mertuanya Raana juga tidak membaik. Dan bagusnya Raana, wanita anggun itu tidak mengumbar aib menantunya dengan berghibah meskipun dengan keluarga sendiri termasuk Nura yang notabene adalah iparnya yang tinggal di istana yang sama.
Dan kali ini Damian beserta Reema akan menghadiri acara makan malam bersama dengan keluarga McGregor. Ayah Duo C, bernama Cashel McGregor datang bersama sang istri Debbie. Mereka akan mengadakan ramah tamah karena Cashel sangat sibuk mengurus bisnis kilt McGregor yang merupakan usaha turun temurun sejak nenek moyang mereka.
"Apakah semua orang datang, Dam?" tanya Reema sambil memasang anting-anting nya.
"Hanya keluarga inti" jawab Damian pendek.
"Keluarga Al Jordan tidak datang?"
"No. Kan aku sudah bilang, hanya keluarga inti." Damian melirik ke arah Reema yang sudah tampak cantik dengan gaunnya.
"Oh. Oke."
Keduanya pun keluar dari apartemen dan tampak empat pengawal yang mengikuti mereka. Damian menolak ketika Reema merangkul lengannya tapi gadis itu tetap memeluknya.
Damian hanya mengeraskan rahangnya dan wajahnya tampak tidak suka tapi dirinya lebih memilih diam.
***
Istana Al Azzam Dubai UAE
Radhi dan Raine menyambut kedatangan Damian dan Reema dengan sikap sopan. Raine adalah orang yang paling benci Reema setelah gadis itu memaksakan kehendaknya untuk mendapatkan kakak sepupunya.
"Hai, apa kabar?" sapa Reema ramah membuat Raine memutar matanya malas.
"Nggak usah lebay deh!" sungut Raine kesal.
Radhi mengelus punggung adiknya dan memberikan kode ke pasangan itu untuk masuk ke ruang makan dimana semua orang sudah disana.
Charles dan Charlotte menatap pasangan itu sambil tersenyum sopan. Reema pun menyapa semua orang seolah tidak apa-apa termasuk mencium pipi Raana dan Nura. Kedua wanita cantik itu hanya mengangguk anggun agar calon besan tidak berpikir yang tidak-tidak.
Chasel dan Debbie McGregor menyambut Damian dan Reema ramah sangat khas Inggris yang dikenal high manner. Reema merasa bahwa keluarga McGregor lebih bisa menerimanya dibandingkan dengan keluarga Blair.
Acara makan malam pun berlangsung dengan hangat apalagi Direndra dan Alaric yang sama-sama memiliki darah Skotlandia, tampak antusias dengan bisnis kilt yang dimiliki keluarga McGregor.
"Sejujurnya itu bisnis yang paling lama yang dimiliki keluarga kami, kilt. Dan kilt buatan kami sangat terkenal buatannya hingga Burberry pun memakai kain dari kami untuk koleksi terbarunya" ucap Chasel bangga.
"Jadi Opa Mario McGregor tetap mempertahankan usaha kilt keluarga McGregor?" tanya Damin. "Opa Duncan, Oma Kaia dan Opa Aidan tidak pernah bercerita."
"Karena saat itu opa Edward Blair mengembalikan perusahaan keluarga turun temurun itu ke kami, keluarga McGregor. Yang dimerger MB kan hanya bisnis properti dan restauran tapi kilt, tetap milik McGregor."
Damian mengangguk. Diam-diam pria itu ingin terbang ke Skotlandia untuk melihat sendiri perusahaan kilt keluarga jauhnya.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️