The Emir and The Ordinary Girl

The Emir and The Ordinary Girl
Damian Miris



Rumah Singgah Milik Duncan Blair di Knightswood Glasgow Skotlandia


Damian menatap Dahir dengan perasaan berkecamuk di dalamnya. Memang dirinya dan Dahir ingin membuat Reema bersama dengan pangeran Kamal dari Oman tapi bukan membuat mereka tidur bersama.


"Kenapa Reema bisa mabuk, Dahir?" tanya Damian yang sebenarnya sangat kasihan mendengar mantan istrinya terkena skandal.


"Nona Reema merasa kesal karena tidak menemukan anda di Catalunya. Dia mengira akan bisa bertemu anda, tuanku, karena anda kan sering menonton perlombaan tuan Radhi."


"Tapi kenapa harus minum alkohol sih?" gerutu Damian.


"Nona Reema memang lebih banyak di bar dan pangeran Kamal yang menemani nya, tuan. Nona Reema memang sempat terlihat ribut dengan nona Raine dan nona Sakura."


Damian tercenung memikirkan nasib Reema. Ada rasa sedih karena bukan ini yang dia maksud di satu sisi. Sisi lain, semoga dengan ini Reema sudah tidak mengganggu hidupnya lagi.


"Ya Allah Dahir... Aku memang ingin terlepas dari Reema tapi tidak dengan cara begini..." Damian mengusap wajahnya.


Dahir yang duduk di depan Damian hanya memegang bahu Emirnya. "Tuanku, jangan terlalu merasa bersalah. Anda belum memulai cara kita jadi semuanya bukan salah anda."


Damian mengangguk karena sebelumnya rencana awal, mereka ingin menjebak Reema makan malam dengan Kamal dan foto - foto serta video itu yang akan menjadi bukti Damian kalau Reema sudah move on dan meminta agar tidak menggangu dirinya.


***


Pagi ini kehebohan terjadi di semua berita baik berita formal ataupun gosip tentang skandal Catalunya Spanyol yang memberitakan tentang hubungan antara putri Reema Al Salman dan pangeran Kamal of Oman yang terpergok satu kamar semalaman.


Salah seorang cleaning service memergoki pasangan itu keluar dari kamar suite pangeran Kamal dan menuju kamar suite putri Reema. Tentu saja menjadi trending topik bahwa akan ada pernikahan kedua putri Reema setelah bercerai dengan Emir Damian Blair.


Betty yang sedang memegang pot, tampak terkejut melihat wajah Damian muncul di layar tv. "Astagaaaa !" serunya hingga pot yang dipegangnya jatuh dan pecah berantakan. "Izzzyyyy !"


"Apa Betty ?" tanya Izzy yang turun sambil membawa sandwich untuk sarapan mereka berdua karena Damian ijin akan datang siangan untuk urus pekerjaan di Dubai.


"Lihatlah !" Betty memperlihatkan berita tentang skandal putri Reema. "Ini mantan Mr Azzam ! Dan Mr Azzam adalah Emir Blair dari Dubai !"


Izzy melongo lalu menonton berita gosip yang sedang ramai tentang Reema Al Salman. "Ternyata mantan istri Damian cantik ya?"


Kali ini Betty yang melongo. "Kamu nggak kaget?"


Izzy menggelengkan kepalanya. "Damian sudah memberi tahu aku, Betty."


"Kenapa kamu nggak cerita?" hardik Betty kesal.


"Karena kamu akan heboh dan rusuh seperti ini ! Jadi Damian hanya bilang padaku dan tetap meminta agar kita tetap seperti ini."


"Tapi Izzy, bagaimana bisa seorang Emir mau bekerja macam kita ini?" Betty menatap Izzy bingung. "Dahir itu..."


"Pengawal Damian jadi Betty, kamu tenang saja. Dahir punya pekerjaan yang tetap kok" senyum Izzy.


"Apa kota kecil ini nggak heboh saat tahu salah satu anggota keluarga terkaya di dunia berada disini macam orang biasa?" gumam Betty.


"Aku yakin heboh pada awalnya tapi mereka pun lama-lama akan terbiasa karena Damian juga selama ini kan juga dekat dengan lingkungan ini..." ucap Izzy.


***


Menjelang makan siang, Damian dan Dahir tiba di toko Bunga Milik Izzy, yang ternyata lingkungan mereka sudah heboh tahu dirinya salah seorang Emir Dubai. Damian hanya tersenyum saat para warga sekitar antara bersimpati dan meminta dirinya move on. Mereka memang baru mengetahui siapa sebenarnya Damian tapi mereka lebih mengenal Damian Azzam yang tinggal disini hampir tiga bulan sebagai pria yang baik dan ramah.


Joseph McIntyre yang bertemu dengan Damian dan Dahir di jalan, hanya menepuk bahu pria itu.


"Aku hanya merasa kamu bukan orang sembarangan karena sikap dan tindak tanduk kamu tapi tidak menyangka kalau kamu seorang Emir, Damian" kekeh Joseph. "Terimakasih Dam, meskipun kamu seorang bangsawan, tapi bisa membuat Jack bahagia."


"Aku memang seorang Emir tapi di Dubai dan Timur Tengah, disini aku hanya Damian Azzam, pria biasa saja" ucap Damian.


"Damian !"


"Sorry Huxley..." senyum Damian.


"Jadi kamu tahu dia cucu Aidan Blair?" tanya Joseph.


"Yes ! Dia ini cucu Aidan Blair tapi Mr Blair memintaku untuk menyembunyikan identitas sebenarnya tapi aku mengira, cucunya yang di New York karena aksennya sangat Amerika." Huxley tersenyum ke Joseph.


"Damian, kamu santai saja. Kami memang suka heboh, gosip tapi kami sangat welcome padamu dan Dahir. Kalian tahu aturan dan bukan trouble maker jadi kami sangat respek pada kalian seperti kalian menghormati kami." Joseph McIntyre yang merupakan salah satu tetua di Knightswood, menepuk punggung Damian.


***


Damian dan Dahir berjalan ke toko Izzy yang sedang menyiram tanaman, tampak tersenyum melihat kedua pria itu.


"Halo. Sudah selesai kerjanya, Dam?" sapa Izzy.


"Sudah."


"Betty sudah tahu soal kalian. Gara-gara berita skandal mantan istrimu, Dam."


"Tidak apa-apa, bagaimana pun cepat atau lambat status aku akan ketahuan." Damian tersenyum ke arah Izzy. "Yuk makan siang dulu. Aku dan Dahir sudah membuat masakan khas Timur Tengah."


Ketiganya pun masuk ke dalam toko dimana Betty sedang sibuk memindahkan kaktus - kaktus ke dalam pot kecil-kecil yang imut.


"Oh my God ! Tuanku Emir, selamat datang..." sambut Betty sambil membungkuk drama.


"Kamu menyebalkan Betty!" kekeh Damian.


"Aku harus memanggilmu apa, Mr Azzam atau Emir Blair?" goda Betty yang membuat Izzy menepuk jidatnya.


"Seperti biasanya saja Betty. Toh disini aku bukan Emir Blair."


"Dahir, ternyata kamu pengawal Mr Azzam ya ... " Betty mendekati Dahir. "Setidaknya aku sudah tahu kamu siapa dan apa pekerjaan kamu."


"Apakah kamu tidak suka dengan pekerjaan aku?" tanya Dahir.


"Yang penting kamu bukan penjahat saja" jawab Betty santai.


"Yuk kita makan siang dulu. Aku sudah lapar" ajak Damian.


***


Istana Al Azzam Dubai UAE, Ruang Kerja Direndra


Direndra hanya mengehela nafas panjang saat mendengar kabar tentang mantan menantunya yang terlibat skandal. Terlepas dirinya dan Raana tidak suka dengan Reema tapi mendengar anak gadis melakukan one night stand itu membuatnya miris. Bagaimana pun, keluarganya yang memang bobrok hanya Dewa yang mirip dengan ayahnya Bagas.


Tapi Dewa anak laki-laki, tidak bakalan hamil di luar nikah.


"Astaghfirullah Al Adzim..." Direndra beristighfar karena tidak terbayangkan bagaimana perasaan ayah Reema, mengetahui putrinya terlibat skandal yang mencoreng nama baiknya.


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️