
Hari pun berlalu dan tidak kerasa sudah dua Minggu Dahir menemani Damian di Knightswood. Ada hari-hari dimana Damian tidak bisa ke toko bunga Izzy karena harus mengurus pekerjaan via online termasuk meeting bersama Gasendra dan Direndra, ayahnya.
Dahir melihat bagaimana perubahan Damian menjadi lebih ceria seperti saat di Dubai sebelum menikah. Kedekatan Damian dengan Izzy, Betty dan Jack, membuat Dahir pun menjadi dekat dengan sahabat Izzy itu.
Hingga suatu hari, Dahir mendapatkan telepon dari Raana yang ingin mengetahui bagaimana kabar putranya. Pria itu sedang memancing di danau tanpa Damian yang masih sibuk di depan MacBooknya dalam rumah.
"Assalamualaikum Nyonya Raana."
"Wa'alaikum salam Dahir. Bagaimana Glasgow? Knightswood tepatnya?" tanya Raana lembut seperti biasanya.
"Lebih adem dari Dubai, nyonya."
"Bagaimana Damian dan gadis bernama Izzy itu?" tanya Raana.
"Semakin dekat. Kami, maksud saya, tuanku Emir dan saya dekat dengan nona Izzy dan nona Betty termasuk dengan adik nona Betty, Jack."
"Apakah Izzy baik, Dahir?"
"Nona Izzy dan nona Betty, baik semua. Mereka tidak tahu siapa Tuan Emir dan mereka seperti sahabat yang sudah berteman lama. Dua wanita itu bukan tipe wanita yang suka manipulatif. Mereka apa adanya..." jawab Dahir apa adanya.
"Seperti apa Izzy itu Dahir?"
Dahir tampak menjeda ucapannya. "Maaf Nyonya Raana. Nona Izzy memiliki cacat kaki dan sedikit pincang..."
"Oh? Kenapa?" Nada suara Raana terdengar perhatian. "Apakah kecelakaan?"
"Iya Nyonya. Nona Izzy mengalami kecelakaan saat kuliah. Kata tuan Damian, untuk membuat nona Izzy bisa berjalan normal lagi, harus operasi besar dan membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk proses penyembuhan..."
"Tapi Izzy tidak apa-apa kan?"
"Nona Izzy tampak cuek dan santai. Tetap bekerja seperti biasa dan selalu bersemangat."
"Dahir, bisakah kamu diam-diam merekam seperti apa Izzy dan Betty ? Aku ingin tahu bagaimana mereka."
"Bisa nyonya....Tapi kenapa Nyonya baru memintanya sekarang?"
"Karena aku tidak mendapatkan apapun dari Damian. Duh anak itu terlalu introvert." Raana merasa kesal juga karena Damian sama sekali tidak mau membicarakan soal Izzy maupun Betty. Padahal maksud Raana jika putranya sudah bisa move on, dirinya pun ikut senang.
"Baik nyonya,besok saya rekam kegiatan kami di toko nona Izzy. Hari ini kami di rumah karena tuan Emir sibuk bekerja."
Raana tertawa kecil. "Iya, akhir bulan kan seperti biasa laporan semuanya."
"Benar nyonya."
"Saya tunggu rekamannya ya Dahir. Terimakasih."
"Sama-sama nyonya."
Kok nyonya Raana seolah tidak perduli mendengar kaki nona Izzy cacat?
***
Toko Bunga Milik Izzy
"Haaaaahhh... Mataku butuh vitamin..." keluh Betty sambil meletakkan kepalanya diatas meja.
"Vitamin apa?" tanya Izzy bingung. "Vitamin mata itu bukannya vitamin A ya?"
"Vitamin pemandangan pria tampan dengan brewok dan berkulit Tan, Izzy. Tampaknya aku naksir Dahir ..." ucap Betty dengan nada mendrama.
"Kamu naksir Dahir?" seru Izzy terkejut.
"Why not? Aku janda dia lajang karena batal nikah ... Bukan hal yang dilarang kan?" Betty menatap Izzy bingung.
"Iya bukan sih Betty tapi kamu kan tidak tahu pekerjaan Dahir apa sebenarnya. Kita hanya tahu dia saudara Damian tapi pekerjaannya apa, siapa keluarga nya dan keyakinannya berbeda dengan kita, sudah kamu pikirkan panjang?" Izzy menatap Betty serius.
"Damian sendiri bagaimana? Apa kamu sudah tahu status nya? Lajang kah? Menikah kah? Pekerjaan nya ... Oh aku lupa dia bekerja di perusahaan properti."
"Damian sudah pernah menikah, Betty."
Betty melongo. "Haaaaahhh? Memangnya kenapa? Kenapa bisa bercerai?"
"Mana aku tahu Bet, kan aku tidak mau tahu lebih detail. Biarkan Damian menyimpannya sendiri dan cukup aku tahu saja dia pernah menikah."
"Kamu nggak ingin tahu siapa wanita yang diceraikan oleh Mr Azzam?" Tiba-tiba jiwa kepo Betty berkobar-kobar.
"Nggak Betty. Itu urusan pribadi mereka. Pasti ada alasan yang kuat kenapa mereka bisa bercerai, macam kamu kan Bet?" Izzy tersenyum ke arah sahabatnya.
"Kamu benar. Tidak semua orang mau menceritakan pengalaman hidupnya yang tidak mengenakkan..." gumam Betty.
"Betul."
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa gaaaeeessss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️