
Orang bilang, hujan bisa mengingatkanmu dengan banyak kenangan. terutama, seseorang yang bisa membuat kita tertarik dan menjatuhkan hati padanya.
Naina Claretta Barsha
seorang wanita yang ceria dan selalu jadi kebanggaan kedua orang tuanya. namun, semua berubah ketika ibunya mengalami insiden pembunuhan. dan satu-satunya yang bisa membuatnya tersenyum hanya sentuhan dan guyuran dari hujan.
" heii..siapa yang berani menghalangi air hujanku..!! nada marah naina dengan semburat muka merah.
"huh..? kau lebih suka hujan daripada penyelamat jiwamu..? sejak kapan kau begitu angkuh?"
tiba-tiba rangkulan hangat dan bahu yang luas membuatnya lupa akan rumitnya kehidupan.
Danis Alvarendra Asher
pebisnis sukses yang berambisi menggerakkan pasar ekonomi asia. lelaki yang tegap nan tampan dengan mata sebiru lautan. darah blasteran skandinavia yang dihormati para karyawannya. dan dikejar oleh para wanita.
tetapi senyumannya, senyuman itu..yang paling menakutkan bagi setiap wanita.
akankah wajah dingin direktur berlaku bagi setiap karyawannya tak terkecuali..?
si kacamata yang bersahabat dengan naina sejak bangku SMA. bibir merah peach yang didambakan setiap wanita yang hanya membuatnya semakin iri. dimana ada naina selalu ada navya.
" janji hidung" itulah isyarat janji antar dua sahabat. akankah persahabatan itu bertahan sampai akhir..?
Rayn kalandra Alfaresta
tatapan lembut dengan senyum manisnya, bisa meluluhkan siapapun termasuk wanita sekalipun.
"maaf nona kau menjatuhkan sesuatu.."
"hah..terimakasih tuan atas bantuanya"
ceo muda dengan bakat arsitektur nan tampan. keahlian mengambarnya turun temurun dari ayahnya.
akankah bakatnya menjadi satu-satu nya yang ia andalkan..?
simak awal kisahnya...
Bersambung....